
Kau dan carlos berada di ruangan yang sangat tidak nyaman bagi mu
Banyak sekali laki laki yang menatap mu dengan tatapan yang mengerikan
Kau tidak ingin jauh jauh dari v
"Tuan apa dia wanita pilihan mu? " Menatap mu
"Jangan menatap nya jika kau tetap ingin mata mu ada " Jawab v membawa mu pergi dari sana
"Dia cantik tuan~ " Teriak laki laki itu
Kau tidak ingin melepas tangan mu dari v kau tidak Ingin jauh dari nya
Kalian menunggu seseorang
Kau sangat gugup dan takut
"Wah~ lihat pilihan tuan kita~ " Duduk di samping mu
"Jangan mengganggu nya! " V menarik mu lebih dekat ke dia
"Haha~ tidak tuan saya hanya ragu dengan pilihan mu~ lihat lh dia begitu lemah dan penakut tidak seperti pilihan mu sebelum nya" Jawab laki laki itu menatap mu
"Aku bisa saja menyuruh nya menembak mu saat ini~ kau mau pergi atau" Mengeluarkan pistol ny
"Maaf tuan saya akan pergi" Menjauh dari tempat kalian
"Jangan lakukan itu" Menyuruh v menaruh kembali senjatanya
Seseorang datang mendekati kalian
Sepertinya tidak asing bagi mu
Yah itulah yang kalian tunggu
Daddy dan kakak mu
"Hai~ tuan bagaimana kabar mu? " Duduk di depan kalian
"Tidak usah basah basi cepat tanda tangan" Jawab v dengan dingin
"Hai~ nak bagai mana kabar mu~ apa kau tidak ingin menyapa daddy di sini~ " Jawab nya tersenyum kearah mu
Kau menyembunyikan wajah mu di balik tubuh v
"Sudah ku katakan! Urusan kita selesaikan di sini! Aku sudah memenuhi syarat nya" Jawab v mulai kesal
"Bagai mana jika aku~ menukarkan dia dengan putri tertua ku~ dia tidak kalah menarik dari nya" Jawab daddy menawarkan untuk bertukar
" dengarkan kakak.. Ini demi kebaikanmu" Jawab hwasa mencoba membujuk mu
Kau menatap v
Memberikan isyarat pada nya untuk tidak menerima itu
"Tidak! Aku hanya akan tetap membawa nya" Jawab v dengan tegas
"Saya tidak bisa menandatangani itu" Jawab daddy
"Baik~ aku tidak butuh izin apa pun aku sudah memenuhi syarat nya! Kau hanya akan mempersulit ini" Jawab v melemparkan semua kertas
"Sayang~ pulang lah kau tidak merindukan kami~ apa kau tidak merindukan adik mu~ " Jawab daddy mencoba meyakinkan mu
"Daddy... " Kau berusa bicara
"Jangan memangil" Menatap mu tajam
" maaf kan kakak.. Pulang lah" Jawab hwasa mebujuk mu
"Ayonak pulang lah bersama daddy.. " Bujuk daddy
"Daddy"
V menutup mulut mu
"Kau tidak mendengar ku honey aku benci ketika kau menangil nya! " Kesal v
"Tolong.. Jangan sakit adik ku" Hwasa mencoba menolong mu
__ADS_1
"Kenapa! Dia memang daddy! Kenapa aku tidak boleh memangilnya apa aku harus menangil mu sama seperti nya kalian sama sama iblis!! " Kau mulai kesal
V menamparmu dan menatap mu tajam
"V!! Jangan lakukan itu" Teriak hwasa
"Apa! Baru sekarang kau merasa kasian pada nya baru sekarang kau menyadari nya" Menarik rambut mu
"Ah~ v maaf kan aku " Mencoba melepaskan tangan v dari rambut mu
"Kita pergi honey apa kau ingin pulang bersama dia? " Jawab v menatap mu
"Aku ingin.. Pulang bersama mu" Jawab mu mencoba tidak menangis
"Baik~ ayo pulang" Menarik tangan mu
Kalian pergi dari tempat itu
\~\~\~
Di perjalanan pulang
Kau menyadari seperti kau sudah membuat nya kesal
Dia terlihat sangat marah saat ini
Kau mengobati luka mu
Dan berusaha tidak menangis
"Maaf kan aku.. Aku tidak bermaksud membuat marah" Kau merasa bersalah
".... " V hanya diam dan tidak mengatakan apa pun
"Daddy.. Apa kata itu" Kau mencoba membujuk nya
".... " Mata v terlihat berkaca kaca
"... Maaf~ apa kau tidak ingin memberitahu ku.. Sebenarnya apa yang salah dengan itu" Menatap nya
"Aku akan mencari tau apa yang sebenarnya terjadi" Batiin
Kalian sampai di rumah
"Baik tuan" Jawab nya
V pergi meninggalkan kalian
"Ada apa kenapa wajah mu merah begini! " Panik pelayanan itu
"Moster itu yang melakukan nya" Jawab mu
"Nyonya kau tidak boleh mengangkat itu bagai mana jika tuan mendengar nya" Menasehati mu
"Dia tidak akan dengar.. Sukurlah kau tidak apa apa..Aku lupa nama mu... Nama mu siapa? " Tanya mu
"Yorin kau bisa memangilku begitu~ " Jawab nya
"Yorin~ ah iya aku ingat sekarang, apa kau tidak apa? Apa moster itu menyakiti mu" Tanya mu
"Tidak.. Mereka hanya mengurungku, sekarang aku sudah tidak apa apa " Jawab nya
"Bagus lah~ " Senyum mu
Kalian pergi ke kamar dan
Mengobati memar di pipi mu
" Kenapa bisa sampai memar begini " Yorin kawatir
"Aku membuat nya marah.. Kau tau sesuatu tidak.. Kenapa dia sangat marah ketika aku menyebutkan kata daddy" Tanya mu
"Itu.. Berjanjilah pada ku untuk tidak memberi tau siapa pun akan ini.. Karena aku bisa dalam masalah besar" Jawab yorin sedikit ragu
"Apa? " Kau penasar
Yorin duduk di samping mu
"Kau tau.. Tuan yang sekarang kita lihat.. Dulunya dia tidak seperti yang kita lihat sekarang.. Tuan sangat penuh semangat dan hangat.. Sejak kematian ister nya dan puteri kesayangan nya semua mengubah diri nya.. Dia menjadi sangat dingin dan tidak bisa mengontrol emosi nya" Yorin mulai menceritakan nya
__ADS_1
"Dia sudah menikah? " Tanya mu
"Ya~ dia sudah menikah.. Dan memiliki puteri yang cantik~ saat kelahiran puteri nya tuan sangat bersemangat dia bahkan membuat perayaannya untuk kelahiran anak pertama nya dia sangat senang.. Hanya saat anak nya lahir istri nya meningan dunia hal yang membuat kebahagiaan tuan menjadi memudar... Tuan membesarkan anak nya seorang, dia ayah yang sangat baik dia tulus memberikan cinta kepada puteri kecil nya. Dan itu terjadi pembunuhan itu terjadi lagi puteri tuan tidak bisa di selamatkan dan hal itu membuat tuan sangat marah dan tidak terkendali.. Dia benar benar kehilangan " Melihat mu yang tidak bisa menahan air mata mu
".. Apa cerita itu benar" Kau menghapus air mata mu
"Ya~ kau tau.. Kami yang sudah lama bekerja di sini juga Kaget melihat perubahan nya sejak saat itu" Jawab Yorin
Cerita yang kau dengar dari Yorin
Membuatmu tau akan kelaman nya masa lalu v
Dia kehilangan ke2 orang yang dia cintai dan kau sangat
Tau perasaan nya..
Itu sangat berat untuk dilupakan
\~\~\~\~
Kau sudah tertidur
V juga sudah tertidur di samping mu
Kau mendengar sesuatu
V seperti nya sedang menangis
" Tuan kau tidak apa? " Bangun
V mengigau
Dia terus menanggil seseorang
"Tuan aku di sini~ buka mata mu" Mencoba membangunkan v
V berkeringat dingin
Bahkan dia terlihat sangat panik
Kau berusaha membangunkan nya
"Sayang~ " V terbangun
"Kau tidak apa~ " Tidak bisa menahan air mata mu
"Kenapa kau menangis" Mulai Sadar
"Aku sangat takut~ apa tuan tidak apa apa" Menghapus air mata mu
"Ya~ " Memeluk mu
Kau membalas pelukan v
Seperti keadaan sudah semakin membaik
"Ada apa~ apa yang tuan mimpikan" Bertanya pada nya
"Tidak apa~ kau tidak perlu khawatir" Menghapus air mata mu
"Kau sungguh tidak apa~ " Kau sangat kahwatir
"Ya~ " Menarik selimut
Kalian tertidur lagi
V tertidur di pelukan mu
Dia tidak ingin melepaskan pelukan nya sama sekali dari mu
Keesokan pagi nya
"honye buka mata mu~ " V mengelus kepala mu
"Kau sudah bagun" Membuka mata mu
"Ya~ ayo bangun aku harus pergi pagi ini " Mencium pipi mu
"Apa tidur mu nyenyak" Tanya mu bangun
__ADS_1
"Ya karena kau" Tersenyum
Bersambung....