Love Of Mafia

Love Of Mafia
tidak ada yang benar


__ADS_3

V duduk tanpa mengatakan apa pun


Kau sangat sedih dan tidak tau harus berbuat apa


" V.. Aku tidak akan meninggalkan mu.. " Duduk di depan nya


Kau menatap nya


" Semua akan baik baik saja.. Aku akan membebaskan mu.. Dan kita akan bersama " Senyum mu


Dia hanya diam dan mencoba menahan air mata nya


" Aku sudah berjanji pada mu Kan, aku akan menepati nya, aku tidak akan mengkhianati mu atupun membohongi mu, aku sungguh mencintai mu.. Aku melakukan ini hanya untuk mu " Mengelus kepala nya


V memeluk mu


" Semua akan baik baik saja.. Aku akan selalu bersama mu " Membalas pelukan nya


V menjadi lebih baik


Kau tidur di samping nya


Membuat nya lebih tenang


" Apa bayi mu sudah tumbuh? " Mengelus perut mu perlahan


" Ya.. Kau bisa merasakannya denyut nya di sini " Menaruh tangan v di perut mu


" Ya.. Ada " Senyum nya


Kau melihat perasaan v yang tiba tiba berubah menjadi lebih tenang


" Maaf kan aku.. Kau berulang ulang terluka karena ku.. " Mengelus pipi nya


" Tidak.. " Menatap mu


" Apa aku harus tetap membunuh nya.. " Menatap nya


" Tidak.. Biarkan dia lahir " Tersenyum


" Kau yakin.. Apa itu tidak masalah " Mencoba menyakinkan nya


" Ya.. Aku berubah pikiran.. Ini tidak buruk " Memeluk mu


" Terimakasih.. " Membalas pelukan nya


V tertidur di pelukan mu


Kau tau cepat atau lambat suga akan mencari mu


Kau sudah menulis surat untuk nya


Kalo kau akan tinggal beberapa hari di tempat v


Kau tau mungkin suga akan membawa mu pulang


Tapi suga sudah berjanji pada mu


Untuk tidak ikut campur masalah mu


" Kau akan pergi.. " Sedih nya


" Tidak.. Aku akan di sini beberapa hari bersama mu " Mengelus kepala nya


" ...apa kita juga akan memiliki bayi nanti.. " Menatap mu


" Kau ingin bayi? " Tanya mu


" Ya.. Aku ingin membuat keluarga kecil bersama mu.. " Senyum nya


" Kau benar.. Kita akan memiliki keluarga kecil nanti " Senyum mu


" Bayi ini.. Aku juga akan menerima nya tidak masalah~ di juga akan menjadi anak ku " Senyum nya


Kau hanya bisa tersenyum melihat tingkah v yang seperti anak kecil


" V.. Aku mencintaimu " Mencium nya


" Aku lebih mencintai mu" Memeluk memeluk mu


Kau tau terkadang amarah v

__ADS_1


Mudah di kalahkan


Keesokan pagi nya


Kau merasa semua baik baik saja


V juga terlihat lebih tenang


Kau duduk sambil melihat lihat taman yang sering kau kunjungi


" Aku harus apa.. " Batin mu


Kau sangat bingung bagai mana cara mu menghadapi suga


Dan bagaimana cara mu menyakinkan v


Kau mendengar seseorang datang


" Ini aku " ariela duduk di samping mu


" Kau.. " Menatap nya


" Aku sangat membenci mu.. " Menatap mu


" Aku tau.. " Tersenyum kearah nya


" Semua ini semakin rumit karena mu.. Kakak ku akan mengakhiri hidup nya lagi.. Dan kau hamil sekarang " Tersenyum frustasi


" .... " Kau tidak bisa menjawab apa apa


" Takdir sangat tidak adil pada nya.. " Tiba tiba mengatakan nya


" Apa maksud mu.. " Menatap jennie


" Kakak ku terus menerus menatap kesialan di hidup nya.. Kau tau kenapa kakak ku sangat membenci suga.. " Menatap mu


" Tidak.. " Menatap jennie


" Karena suga adalah pewaris kekuasaan, kakak ku sangat membenci nya.. Ayah nya meninggal karena di hukum mati oleh nya.. Dan bagi nya pemerintah yang di buat itu tidak adil.. Dia sangat membenci nya, bagi nya menghancurkan semua nya dan membuat semua nya sadar akan penting nya keadilan.. " Menceritakan alasan v membenci suga


" Apa v balas dendam akan kematian ayah nya? " Menyadari sesuatu


" Ya... Sejak kecil Ayah nya memberitahu v akan buruknya pemerintahan saat ini, sejak kecil kakak ku sangat membenci Keluarga suga, aku tau cara kakak ku memang tidak benar.. Tapi kita tidak pernah bisa merasakan betapa sakitnya nya menjadi nya " Menangis


" Takdir sangat tidak adil pada nya..  bawa kakak ku kembali dia seakan sudah tidak di sini lagi.. " Memohon pada mu


" Aku mengerti.. " Memeluk ariela


Kau kembali ke kamar mu kau melihat v sedang mengobati luka nya


" Sini aku bantu " Mengambil salab


" Kau dari mana? " Tanya nya


" Aku dari taman.. " Mengoleskan salab


" Kau selalu ke sana " Menahan perih


" Ya.. Aku lebih tenang di sana.. " Jawab mu


"Oh.. " Kesakitan


" V.. Apa kau tau siapa ibu mu" Tanya mu


" Tidak aku tidak pernah melihat nya.. Bahkan mengetahui dia siapa " Jawab nya


" Kenapa kau tidak mencoba mencari nya? " Tanya mu


" Kau tau.. Ayah ku bilang dia membuang ku dan mengusir ayah ku.. Dia tidak menginginkan ku ada " Jawab nya sedikit sedih


" Apa kau yakin akan hal itu.. " Tanya mu


" Kenapa? Kau tiba tiba menanyakan itu " Bingung nya menatap mu


" Tidak.. Kau tau mungkin saja dia mencari mu juga.. " Jawab mu sedikit ragu


" Tidak.. Aku tidak butuh dia, dia kan tidak mengharapkan ku" Tidak begitu menganggap serius


" Sudah selesai... " Menaruh obat ketempat semula


" Kau sudah makan? " Tanya nya

__ADS_1


Kau duduk di pangkuan nya


Dia memeluk mu


" Apa aku berat? " Tanya mu


" Tidak kenapa? " Tanya nya


" Karena bayi ini juga di sini " Tersenyum


V tersenyum ke arah mu


Dia mengelus lembut perut mu


" V kau mau ke sana.. " Menatap nya


" Kemana? " Tanya nya


" Kerumah anak ini bersama ku.. " Bujuk mu


" ... " Hanya diam


" Percaya pada ku.. Semua ini akan baik baik saja.. " Menatap nya


" Tidak.. " Menolak nya


" Apa kau berpikir aku akan menjebak mu.. " Tanya mu


" Ya.. " Jawab nya


" Aku tidak akan melakukan itu.. Percaya pada ku " Menyakinkan nya


" aku tidak mau ketempat itu.. " Memeluk mu


" Kau takut.. " Membalas pelukan nya


" Tidak " Jawab nya


V sangat tidak ingin


Pergi ke sana lagi


Kau tidak bisa memaksa nya


Malam hari


" Sakit? " Tanya mu mengelus Lembut punggung nya


Kondisi v semakin tidak baik


Kau sangat khawatir akan kesehata nya


" Kita kerumah sakit.. " Membujuk nya


Kau menyuruh relin membantu mu membawa v pergi kerumah sakit


Di rumah sakit


" Nyonya kita bicara sebentar " Dokter Memangil mu


"Biak " Kalian bicara


" Ada pendarahan hebat di dalam tubuh nya, kalian membawa nya kemari sedikit terlambat.. Tuan v dalam keadaan yang tidak baik " Dokter mencoba menjelaskan


" Saya mengerti.. " Sedih mu


Kau terus memikirkan kepada yang tidak juga membaik


Kau sudah sadar dia sudah tidak baik sejak kau terakhir kali meninggalkan nya


V memilki kebiasaan melukai diri nya untuk membuat nya lebih tenang


Kau menunggu sampai v bisa Sadar


" Pulang saja kau sedang hamil tidak baik menunggu di sini " Relin menasehati mu


" Aku akan menunggu nya sebentar lagi " Senyum mu


" Jangan egois pikiran bayi mu, aku di sini aku akan menjaga tuan ku dengan baik " Menyakinkan mu


" Baik aku akan pergi.. " Jawab mu

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2