
"Selamat siang pak". Sapa ayah kepada orang yang berdiri didepannya.
"Selamat siang pak Beno,mari silahkan duduk pak". Jawab bapak-bapak itu.
"Iya pak jadi maksud kedatangan saya kesini untuk mengenalkan eee...anak saya yang mana adalah siswi baru di SMA ini". Kata ayah menjelaskan kepada bapak itu.
"Halloo...saya pak Feri,kepala sekolah di sekolah ini". Kata bapak itu sambil bersalaman denganku.
"Haii juga pak,perkenalkan nama saya Putriana...panggilannya Putri". Jawabku mengenalkan diri.
"Hhmm...iya pak jadi begini,saya kesini mau menyelesaikan administrasi pembayaran sekolah Putri pak". Kata ayah.
"Oohh...iya pak,kalo begitu,mari saya antarkan ke bagian Tata Usaha dan sekalian saya perkenalkan lingkungan sekolah kita kepada nak Putri...mari pak silahkan". Kata pak kepala sekolah.
"Silahkan pak,ini ruang Tata Usahanya". Kata pak kepala sekolah mempersilahkan kami untuk masuk.
"Permisi ibu...". Kata ayah menyapa wanita yang umurnya masih muda.
"Mari silahkan bapak...dengan pak Beno ya?". Jawab wanita itu.
"Iya bu...saya kesini mau meyelesaikan biaya administrasi anak saya". Jelas ayah.
"Baik pak...untuk administrasinya ada pembayaran uang gedung,uang seragam,uang buku,dan uang kegiatan selama 1 tahun...kemudian untuk SPP bisa dibayarkan perbulannya ya pak". Jelas wanita itu.
"Jadi semuanya berapa ya bu...biar saya lunasi sekalian". Kata ayah
"Baik pak untuk uang gedungnya Rp.7.000.000,uang seragamnya Rp.2.500.000,uang bukunya ini setiap tahun ganti ya pak per tahunnya Rp.3.700.000,uang kegiatan per tahunnya Rp.2.000.000,dan untuk SPP perbulannya Rp.500.000". Jelas ibu tadi.
"Jadi total semuanya kecuali SPP Rp.15.200.000". Jawab ibu tadi.
"Bisa lewak M-Banking kan bu?". Tanya ayah.
"Bisa pak untuk M-Banking ini nomer rekening sekolah kita". Jawab ibu tadi sambil memberikan selembar kertas.
"Oke sebentar saya langsung transfer ke nomer ini...okee udah terkirim ya bu". Kata ayah sambil menunjukkan handphone nya kepada ibu TU.
"Okee pak terima kasih...ini anak bapak yang mau sekolah disini ya?". Tanya ibu TU.
"Iya bu...ayo nak kenalan sama ibu TU". Kata ayah.
"Hallo bu...nama saya Putri". Jawabku memperkenalkan diri.
"Haii Putri...nama saya Yola biasa dipanggil miss Yola". Kata ibu TU memperkenalkan dirinya.
"Iya miss". Jawabku.
"Ya sudah kalo begitu bu...kita pamit dulu". Kata ayah.
"Baik pak...terima kasih...Putri,semoga kamu senang ya belajar di SMA ini". Kata miss Yola.
"Iya miss...saya seneng banget kok bisa daftar sekolah disini". Jawabku.
"Okee...". Jawab miss Yola.
"Mari bu". Kata ayah.
"Mari pak". Jawab miss Yola.
"Sudah selesai pak?". Tanya pak Feri (kepala sekolah).
__ADS_1
"Sudah pak". Jawab ayah.
"Kalo begitu,mari saya perkenalkan lingkungan sekolah disini". Kata pak Feri.
"Nah...Putri,nanti kamu akan sekelas sama Leon ya...ini kelasnya kalo mau lihat ke dalem boleh". Kata pak Feri.
"Iya pak...kita lihat ruangan lain aja". Jawabku.
"Ayo kita kesana". Kata pak Feri.
Pak Feri mengajakku dan ayah untuk melihat-lihat semua ruangan di SMA ini.
"Nah...ini kantin sekolah kita,tenang aja...dikantin ini harga makanan dan minumannya terjangkau dan semua makanannya higienis dan sehat". Kata pak Feri.
"Ooo...". Jawab ayah.
"Oh ya...belum ambil seragam kan?". Tanya pak Feri.
"Belum pak". Jawab ayah.
"Kalo gitu mari saya antar ke koperasi sekolah kita". Kata pak Feri.
DI KOPERASI SEKOLAH...
"Nah perkenalkan,ini namanya miss Jeni.Miss Jeni ini adalah bendahara koperasi". Kata pak Feri.
"Hallo miss...nama saya Putri saya siswi baru disini". Kataku memperkenalkan diri.
"Haii Putri...saya miss Jeni.Oh ya...kita coba cari seragam yang ukurannya pas ya buat kamu...yuk sayang". Kata miss Jeni mengajakku ke kamar pas.
"Berarti nanti kamu berhijab ya". Kata miss Jeni.
"Iya miss". Jawab ku.
"Kalo gitu coba yang ukuran ini deh". Jawab miss Jeni.
"Pas nih miss ukurannya". Ucapku.
"Kalo gitu sekarang kita coba seragam batiknya ya". Kata miss Jeni.
"Iya miss". Jawabku.
15 MENIT KEMUDIAN...
"Ayahh...". Ucapku kepada ayah sambil membawa 5 setel seragam.
"Udah sayang...". kata ayah.
"Udah yah". Jawabku.
"Udah bener-bener pas kan ukuranya?". Kata pak Feri.
"Udah pak". Jawabku.
"Oke jadi mulai besok senin kamu udah bisa masuk dan perkenalan sama teman-teman baru kamu". Kata pak Feri.
"Iya pak". Jawabku.
"Ya sudah pak kalo begitu...kami pamit dulu". Kata ayah.
__ADS_1
"Silahkan pak...terima kasih udah mau mampir ke sekolah kami". Jawab pak Feri.
"Iya pak...mari pak...miss". Kata ayah.
SAAT DIMOBIL...
"Widihhh...yang udah resmi jadi siswi di SMA MELATI PURNA....". Kata Leon.
"Iya dong...". Jawabku sambil meletakkan seragam.
"Terus kamu besok mau berhijab atau gimana?". Tanya bunda.
"Iya bun tapi sayangnya belum punya jilbabnya". Kataku.
"Ya udah biar nanti bunda pesenin di olshop aja ya". Kata bunda.
"Iya bun". Jawabku.
SAAT SAMPAI DI RUMAH...
"Oma kita pulang". Kata Leon menyapa oma yang sedang duduk di ruang tamu.
"Iyaaa". Jawab oma cuek.
"Oh iya...Leon,kamu nggak lupa kan kalo nanti malem kamu akan diner berdua sama Sita". Kata oma.
"Diner???". Kata ayah.
"Iya jadi...kemarin itu Sita WA oma katanya dia pengen diner malam ini sama Leon". Kata oma menjelaskan.
"Ya udah kalo gitu Putri ikut aja biar kenal sama Sita". Kata bunda.
"Oh enggak...nggak boleh ikut,ini khusus buat Leon sama Sita aja BERDUA". Jelas oma.
"Tapi Leon nggak mau ma". Kata Leon.
"Harus mau pokoknya". Kata oma sambil meninggalkan kami semua.
"Gini nih...sifatnya oma kalo udah ada kemauan harus diturutin". Kata Leon.
"Ya udah lah turutin aja...apa salahnya coba toh juga kamu cuma temenan kan sama yang namanya Sita itu". Jawabku.
"Iya tapi kann...". Ucapan Leon ku potong.
"Sssuuuttt...turutin aja". Kataku.
"Hhhhh...". Leon menyerah.
"Ya udah deh kalo kamu maksa". kata Leon sambil meninggalkan aku,ayah dan bunda dengan muka kecewa.
"Heemm...bun,sebenernya Sita itu siapa sih?". Tanyaku kepada bunda.
"Oohh...Sita itu temen sekelasnya Leon dia deketttt banget sama oma sampe-sampe...mereka berdua itu mau di jodohin sama oma,padahal kan mereka masih kecil". Jelas bunda.
Setelah mendengar penjelasan bunda,aku ngerasa lemes banget,gimana kalo mereka sampe jadian karena dijodohin sama oma?.
Aku berjalan ke kamar dengan muka sedih.
"Mau kemana Put?". Tanya ayah.
__ADS_1
"Putri kekamar dulu yah...capek". Jelasku kemudian melanjutkan berjalan.
Sebel deh...kenapa sih,harus ada yang namanya Sita itu apalagi dia temen sekelasnya Leon yang nantinya akan jadi temen aku juga....huuhhh...