LOVE ON STAGE

LOVE ON STAGE
EPISODE 9


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 18.48.Rasanya nggak sabar mau ngasihin jam ini ke Leon.Apa aku kasih malam ini aja ya?.


Le,aku tunggu kamu malam ini di taman belakang jam 8 malam ya...


Karena aku agak nggak pede untuk bilang langsung ke Leon,akhirnya aku tulis surat aja ke dia.


Ku selipkan selembar kertas kecil itu di bawah pintu Leon.Semoga aja Leon baca surat itu.


PUKUL 20.00 SAAT DI TAMAN BELAKANG RUMAH...


Aku duduk di salah satu anak tangga.Ku pandangi taman dan kolam renang besar yang ada dihadapanku sekarang.Banyak bintang-bintang di langit yang berkelap-kelip.Saat aku menatap benda langit itu,tiba-tiba ada seseorang yang menutup kedua mataku dari belakang.


"Siapa sih...ini pasti Leon deh". Ucapku sambil memegang tangan orang itu.


"Yahh...ketebak deh". Kata orang itu sambil membuka mataku kemudian duduk di sampingku.Benar saja,ternyata itu adalah Leon.


"Ada apa sih,tumben kamu ngajakin aku ke sini". Tanya Leon penasaran.


"Jadi aku tuh mau cerita-cerita sama kamu". Jawabku.


"Cerita apaan?". Tanya Leon sambil mengerutkan alis.


"Aku ini fans berat kamu loh,dan aku nggak nyangka banget akhirnya bisa ketemu langsung sama kamu". Jawabku.


"Ahhh...masa sih?". Jawab Leon.


"Iya...dulu waktu dikampung,aku suka senyum-senyum sendiri kalo lihat kamu di TV". Jelasku kepada Leon.


"Berarti kamu suka ya sama aku...ngaku aja deh". Tanya Leon yang membuatku malu sendiri.


"Iihh...apaan sih,ya enggak lah...aku tu kagum sama kamu tu cuma karena kamu anaknya tuh baik,terus pinter nyanyi,suaranya bagus...gituuu...". Jelasku kepada Leon.


"Oowwhh...coba kamu nyanyi dikit lagu aku yang kamu hafal". Jawab Leon.


Kemudian aku menyanyikan bagian reff lagu Leon yang berjudul "SENYUMAN".


"Suara kamu bagus banget". Puji Leon.


"Ahh...masa sih?". Tanyaku.


"Iya...kayak ada ciri khas nya gitu loh.Kapan-kapan duet yuk di channel YT ku...mau gak?". Tanya Leon menawariku untuk bernyanyi bersamanya.


"Yaa...boleh-boleh aja sih...Ohh...ya,kamu merem dulu deh". Ucapku kepada Leon.


"Kenapa harus merem?". Tanya Leon.


"Udah...merem dulu". Ucapku kepada Leon.Setelah Leon menutup kedua matanya,aku mengeluarkan jam cople dari saku dasterku.


"Okee...ready...hitungan ke 3 buka matanya ya...one...two...three...taraaaa". Ucapku sambil memegang jam cople.


"Woww...jam cople?". Kata Leon sambil membuka matanya.


"Yess...satu buat kamu,dan satunya lagi buat aku...you're like it?". Jawabku kepada Leon.

__ADS_1


"Ya suka lah...apa lagi warna jam nya blue...aku kan suka banget warna blue". Jawab Leon.


"Syukurlah kalo kamu suka...nih pake sendiri". Ucapku sambil memberikan jam yang size nya besar.


"Tungu...tunggu...rasanya nggak afdol dong kalo dipake sendiri-sendiri....". Kata Leon.


"Terus...???". Jawabku bingung.


"Kamu pakein punya ku...aku pakein punya mu...gimana?". Tanya Leon.


"Bolehh...". Jawabku.


"Sini aku pakein punya kamu dulu". Kata Leon sambil mengambil jam kecil dari tanganku dan memakaikannya ke pergelangan tangan kananku.


Hatiku terasa berbunga-bunga saat ku tatap wajah Leon yang sedang memakaikan jam dipergelangan tanganku.Senang rasanya bisa dekat dengan Leon.Mungkin aku adalah salah satu fans berat Leon yang sangat beruntung.Ingin rasanya ku ungkapkan isi hatiku kepada Leon,tapi kayaknya nggak mungkin Leon mau nerima aku menjadi pasangan hidupnya.


"Tuhh kan bagus banget jamnya di tangan kamu". Kata Leon.


Aku terus memandangi wajahnya,sampai- sampai Leon bicara aja aku nggak dengar karena ada bermacam-macam khayalan yang ada dipikiranku,khayalan bagaimana jika aku jadian sama Leon,khayalan bagaimana jika aku duet sama dia dan hal-hal romantis lainnya.


"Put?". Ucap Leon.


"Ehh...iya,kenapa Le?". Tanyaku kaget.


"Yeee...malah bengong...tuh lihat bagus kan jamnya". Kata Leon sambil menunjuk jam tangan yang sudah terpasang di pergelangan tangan kananku.


"Iya bagus banget ya...nggak sia-sia aku beliin buat kamu...gantian aku pakein punya kamu". Ucapku sambil mengambil jam tangan Leon dan mengenakannya di pergelangan tangan kanannya.


"Cocok juga tuh dipake sama kamu". Ucapku.


"Put...kamu cantik". Leon berkata dengan lembut sambil tersenyum manis.


"Makasih...kamu juga ganteng". Jawabku.


"Tapii booonggg....hahahaha". Jawab Leon sambil tertawa jahil.


"Iiihh...apaan sih jail banget deh...males ah sama Leon". Jawabku ngambek.


"Bercanda Put...maaf...maaf...". Kata Leon.


"Nggak ah...males temenan sama orang yang suka PHP". Jawabku.


"Ya udah maaf laahh...aku kan cuma bercanda Put...oke gini deh...aku harus ngapain biar kamu bisa maafin aku?". Tanya Leon yang terus membujukku.


"Hhmmmm...ngapain ya?". Jawabku.


"Ngapain aja deh biar kamu maafin aku...mau diner?lunch?atauu apa deh". Kata Leon terus membujuk.


"Okee...permintaanku simple kok...mulai saat inii kitaaaa...". Jawabku.


"Kita apa?". Tanya Leon.


"Kita sahabatan...gimana mau nggak?". Jawabku.

__ADS_1


"Oke mulai saat ini kita sahabatan...deal". Jawab Leon sambil mengacungkan jari kelingkingnya untuk tanda persahabatan kita.


"Deal...". Jawabku sambil membalas jari kelingking Leon dan sekarang jari kita berdua terlilit satu sama lain.


"Jadi...kamu maafin aku kan?". Tanya Leon.


"Iyaaa aku maafiinnn". Jawabku.


"Ya udah yuk...masuk udah ngantuk nih". Kata Leon.


"Yukkk...". Jawabku.


Kita berdua masuk ke rumah dan saat menuju ke tangga,tiba-tiba oma datang dan memanggil Leon.


"Leon...Leon...". Oma memanggil Leon.


"Iya oma ada apa?". Tanya Leon.


"Ini barusan Sita WA oma,katanya besok dia pengen diner berdua sama kamu". Kata oma gembira.


"Diner?emang ada acara apa oma?". Tanya Leon penasaran.


"Yaa nggak ada acara apa-apa sih...katanya dia pengen aja diner berdua sama kamu...nggak papa lah Le,dari pada kamu main sama anak kampungan ini,lebih baik kamu main sama Sita". Kata oma kembali menyindirku.


"Maaff...oma,Le...aku ke kamar dulu ya,udah ngantuk nih". Ucapku menghindar dari mereka berdua.


"Putt...". Leon mencoba memanggilku tapi tak ku hiraukan.


DIDALAM KAMAR...


Sebenarnya siapa sih Sita itu?apa dia temen sekelas Leon atau temen deketnya?Jadi penasaran...tapi kalo Sita itu temen deketnya Leon,kenapa Leon nggak pernah cerita sama aku?Besok mereka diner berdua lagi...Kenapa aku jadi cemburu ya kalo Leon mau diner sama cewek?Besok aku tanya bunda atau ayah deh...BTW kok aku nggak lihat ayah ya?Apa ayah belum pulang?Coba aku lihat di kamar bunda deh...


SAAT DIDEPAN PINTU KAMAR BUNDA...


"Bun..". Ucapku sambil mengetuk pintu kamar bunda.


Tak lama kemudian bunda membukakan pintu.


"Ada apa Put?". Tanya bunda.


"Ayah belum pulang ya bun?". Tanyaku kepada ayah.


"Belum...mungkin sebentar lagi". Jawab bunda.


"Ayah kerjanya ngapain sih bun?sampe harus pulang malem?". Tanyaku sedih.


"Biasanya ayah suka ada meeting mendadak di kantornya". Jelas bunda.


"Kamu tidur gih...udah malem nih,bunda mau lihat Caca dulu dikamarnya". Kata bunda.


"Oke...good night bun I LOVE YOU". Ucapku kepada bunda.


"LOVE YOU TOO sayang". Jawab bunda.

__ADS_1


Kasihan ayah jam segini belum pulang,pasti dia ngantuk dan capek banget kalo seharian kerja dikantor.Ayah udah mati-matian kerja dan rela nggak tidur demi istri dan anak-anaknya.


__ADS_2