
Arman Cowok yang berpenampilan culun,dibalik culunnya dia mempunyai wajah yang tampan.
Sucy gadis yang sangat cantik mempunyai lesung pipi yang membuat dia makin terlihat menawan dan mempunyai sifat baik hati..
DiSekolah SMA Tunas Bangsa yang terletak dikota A terlihat para siswa siswi kelas 3 yang merayakan pelulusan mereka,mereka sangat menikmati acara tersebut dan terlihatlah dua sahabat yang menyendiri dari yang lain duduk dibawah pohon besar yang terletak ditaman sekolah itu.
"Rencananya elu mau lanjut kuliah dimana..."tanya Arman sambil menengok Sucy
"Gue tetap kuliah didaerah ini..."Jawab Sucy tersenyum melihat Arman
"Owh..Gue rencana mau kuliah diparis..."Ucap Arman menunduk
"Bagus dong,kan itu impian lu dari dulu..Apalagi lu bakalan jadi pewaris perusahaan..."Ucap Sucy tersenyum
"Gue...."Ucap Arman terhenti memilih diam
"Lu kenapa kok ngak terusin Omongan lu..."tanya Sucy bingung melihat tingkah Arman yang tiba-tiba diam
("Gimana gue bisa pergi kalau gue berat ninggalin lu..."bathin Arman)
"Ar..kalau lu udah diparis jangan lupain gue sahabat lu ya..."Ucap Sucy sedih
Arman hanya diam dan menunduk..
"Lu juga harus selalu bersiin kaca mata lu kalau kotor,jangan dibiarin kotor yang ada mata lu sakit..kan ngak ada gue yang selalu bersiin.. "Lanjut Sucy
"Gue ngak bakalan lupain lu sahabat baik gue,dan gue janji bakalan selalu bersiin kaca mata gue..."Ucap Arman memaksakan senyumnya dengan memperlihatkan giginya yang putih
Tanpa sadar Arman memegang tangan Sucy,Sucy yang merasa tangannya dipegang oleh Arman hanya diam dan entah mengapa dia tidak menolak pegangan Arman.
Sucypun menyandarkan kepalanya dipundak Arman dengan hati yang sedih karna entah kapan lagi mereka bertemu.
"Cy...makasih ya lu mau berteman ma gue meskipun gue culun selalu dibully.."Ucap Arman
"Sama-sama,gue ngak suka liat orang yang dibulli.tapi karna itu gue bisa kenal ma lu..."Ucap Sucy yang masih tetap menyandarkan kepalanya dipundak Arman.
Flash On..
Sucy yang menuju kekantin tiba-tiba melihat ada sekumpulan teman-temannya dan segera menuju ketempat itu,betapa kagetnya dia melihat seseorang dibulli dan disirami dengan bekas kuah bakso.
"Astaga apa yang udah kalian lakuin..."Ucap Sucy kaget melihat apa yang terjadi dihadapannya.
Teman-temannya yang ngebulli terhenti karna mendengar suara Sucy,
"Ee..Sucy Lu ngak usah ikut campur diurusan gue,pahamkan lu.."Ucap Roy marah
"Emang kenapa..?Lu jangan seenaknya saja mentang-mentang orang tua lu salah satu donatur disekolah ini..."Ucap Sucy tak mau kalah
"Lu itu Cewek berani ya lu ama gue.."Ucap Roy yang makin emosi
"Bro yuk kita pergi..."Ucap Ajis menarik tangan Roy
"Lu kenapa belain tu cewek..?"Ucap Roy Ngebentak
"Gue ngak belain tapi lu jangan berurusan ama tu cewek bisa-bisa lu dikeluarin dari sekolah,karna orang tuanya donatur yang paling nomor satu disekolah ini..."Ajis ikut berbisik
Roy dan Ajis segera meninggalkan tempat itu,Sucy pun segera membantu seseorang yang dibulli tadi berdiri..
__ADS_1
"Lu ngak apa-apa kan..."tanya Sucy sambil mengajak Arman duduk dikursi kantin sekolah
"Iya gak apa-apa,Udah biasa aku dibulli.."jawab Arman sambil berdiri
"Seragam lu kotor..."ucap Sucy
Tiba-tiba sahabat Sucy Datang:
"Kalian kenapa...?"tanya Agnes yang bingung melihat orang yang disamping Sucy kotor
"Dia habis dibulli sama geng Roy yang brengsek itu..."jawab Sucy
"Mereka jahat banget..."ucap Qila
"Seragamnya kotor..."ucap Sucy sedih
"Lu Arman kan kelas 1 IPA..?"tanya Agnes
"Iya..."jawab Arman
"Beli aja seragam dikoperasi sekolah..."ucap Qila
"Owh iya,kalian bisa bantuin gue beliin dia seragam..."ucap Sucy
"Ya udah,sini uang lu..."ucap Qila
Sucy pun memberikan beberapa lembar uang untuk membeli seragam untuk Arman,Arman yang melihat sikap Sucy hanya tersenyum dan merasa kagum.
Sahabat Sucypun telah pergi menuju koperasi sekolah untuk membeli seragam sekolah.
"Terima kasih..."ucap Arman
"Hmm....iya..."ucap Arman singkat
"Mau ngak jadi sahabat gue..."ucap Sucy sambil mengangkat jari kelingkingnya kepada Arman
"Lu kayak anak kecil aja..."ucap Arman sambil katawa kecil
"Ya udah kalau lu ngak mau..."ucap Sucy yang cemberut
"Ya udah gue mau..."ucap Arman sambil mendekatkan jari kelingkingnya kejari kekelingking Sucy.
Sucypun tersenyum dan mata mereka saling menatap,tapi tiba-tiba dikagetkan kedatangan dua sahabatnya itu.
"Nih..gue lupa nanyain ukuran bajunya jadi gue ambil aja,ya semoga cocok..."ucap Agnes segera memberikan bungkusan tersebut kepada Sucy
"Terimakasih samyemg ku yang ku sayang..."ucap Sucy segera berdiri dan memeluk Agnes dan Qila
"Sama-sama samyeng..."ucap Qila dan Agnes sambil membalas pelukan Sucy
"Ekhmmm...."Lirih Arman yang membuat ketiga sahabat itu melihat kepadanya.
"Ops...maaf lu mau pelukan juga..."tanya Sucy bercanda membuat mereka semua tertawa
Sucypun memberikan bungkusan tersebut kepada Arman dan segerapun Arman kekamar mandi sekolah untuk mengganti pakaiannya.
Disitulah awal mula mereka saling mengenal dan bersahabat...
__ADS_1
Flash Off
Tanpa sadar Sucy tertidur dipundak Arman,Arman yang melihat Hanya tersenyum dan memindahkan kepala sucy dipangkuannya.Arman merasa sedih karna akan pergi meninggalkan sahabatnya itu demi cita-cita yang dia impikan,Diapun mengusap rambut Sucy dengan pelan-pelan.
"Ah...kenapa perasaan gue seperti ini,Arman lu ngak pantas ada perasaan kayak gini.Sucy itu sahabat lu,lu ngak boleh punya perasaan sedikitpun"bathin Arman yang tiba-tiba dikagetkan dengan kedatangan seseorang.
"Ternyata kalian disini...."ucap Agnes
"Kita cariin kalian..Ee..ternyata ada disini..."ucap Qila
Arman mengangkat jarinya kebibirnya tanda untuk diam..
"Astaga nih anak ngak pernah berubah tidur mulu,tapi yang gue tau Sucy tuh tidur kalau udah dapat tempat yang nyaman untuk dia tiduri dan dia gak sembarang tidur..."ucap Qila menyelidiki
"Mungkin dia kecapean makanya tertidur..."ucap Arman mengecilkan suaranya.
"Tapi gue kasian liat nih anak punya segalanya tapi gak pernah keliatan elegan..."ucap Qila Sambil ketawa
Sucy yang mendengar suara tawapun bangun,dan pelan-pelan membuka matanya.Diapun kaget karna melihat keatas nampak jelas terlihat wajah Arman,dan merasakan kepalanya berada dipangkuan Arman membuat dia salah tingkah.
Arman yang merasakan gerakan kepala Sucy,Segera melihat kepada Sucy."Lu udah bangun.."ucap Arman tersenyum
Sucypun segera bangun dan memegang dadanya berdegub kencang.
"I...iya...."ucap Sucy
"Jantung lu kenapa..?kok dipegang,kayak orang shock aj...?"ucap Qila bingung melihat tingkah sahabatnya itu
"Ehmm...eee...gpp..."ucap Sucy masih salah tingkah
"Ya udah yuk kita kumpul disana,untuk berjabat tangan dengan guru-guru..."ucap Agnes mengajak
"Kalian duluan aja..."ucap Arman
Sucy dan sahabatnya pun menuju kegedung sekolah yang diadakan acara pelulusan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dear,
Selamat tinggal Sucy,gue yakin suatu saat nanti kita pasti bisa bertemu.Maaf gue pergi tanpa beritahu lu,karna gue ngak mau liat lu sedih.Gue pergi bukan menjauh atau menghilang untuk selamanya tapi gue pergi untuk cita-cita gue,dan merubah seluruh hidup gue yang selalu lu lindungin padahal gue cowok.Suatu saat gue bakalan lindungin lu dan selalu ada buat lu,itu janji gue sama lu dan dari dalam lubuk hati gue..I miss you friend Sucy Angraeni Atmajaya
Arman Syaputra adi diningrat..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah menulis surat tersebut Arman pun menelpon seseorang dan segera meninggalkan sekolah itu,tapi sebelum dia meninggalkan sekolah.Dia menitipkan surat kepada Security sekolah.
"Pak Jhon tolong berikan surat ini kepada Sucy..."ucap Arman menyerahkan surat tersebut
"Baik tuan..."ucap Jhon yang menunduk
"Anda harus memberikan langsung kepada Sucy jangan dititip kepada orang lain,jika tidak sampai surat itu ketangan Sucy maka anda bekerja disini akan digantikan dengan orang lain..."ucap Arman mengancam
"Baik Tuan,Saya berjanji akan memberikannya langsung kepada anak murid yang bernama Sucy..."ucap Jhon yang masih tetap menunduk..
Arman pun segera meninggalkan Sekolah tersebut dan menuju kemobil yang menjemputnya..
__ADS_1
...****************...
Terimakasih sudah membaca jika ada kesalahan dalam penulisan,saya minta maaf..