
Setelah selang beberapa hari Sucy sudah bisa melakukan aktifitasnya seperti biasa,tapi dia harus mencari pekerjan karna kejadian kemarin membuat dia mengundurkan diri dari restoran.Sudah beberapa surat kabar dia baca dan mencari disosial media tapi tak ada satupun pekerjaan yang cocok dengannya,serta sudah banyak permohonan kerja telah dia sebarkan dibeberapa perusahaan tapi belum juga ada yang meneleponnya.
"Elu kenapa keluar dari restoran itu,kan lu bisa cari dulu pekerjaan kalau udah dapat baru mengundurkan diri..."Agnes memberikan semangkok mie instan kepada Sucy.
"Kejadian itu membuat gue udah nggak ingin masuk kerja direstoran itu,lagian kalau gue disitu yang ada nona Cindy makin nggak suka...."Sucy memakan mie instan yang diberikan Agnes,karena demi mencari pekerjaan diapun melupakan jika dia belum pernah makan.
"Gue cari beras didalam nggak ada,malah gue dapat mie ya udah gue masak aja.Gue nggak sanggup liat lu mati kelaparan..."
"Hehehe..makasih elu emang sahabat gue yang paling the best deh..."
"Maaf ya berapa hari ini gue sibuk makanya hanya nyuruh tukang urut kesini nggak bisa jenguk lu sakit..."
"Iya...gue ngerti kok,beberapa hari ini gue sakit tuan Arman pesenin gue makanan lewat online.Tapi semenjak gue sembuh,gue nolak makanan pesanannya.ya..gue nggak mau kasih beban orang,elu tau sendiri gue gimanakan?...
"Iya gue tau elu orangnya gimana tapi kadang elu begok..."Agnes tertawa melihat sahabatnya itu.
"Gue begok gimana sih?...."
"Begok soal perhatian seseorang...."
"Ah...gue makin nggak paham maksud loh..."
"Udah nanti juga elu paham,gue itu sebenarnya ya kalau liat nona Cindy inginnya gue jambak rambutnya biar tau rasa..."
"Elu jangan kayak gitu,biar gimana nona Cindy itu bos elu..."
"Sifat baik elu kadang buat orang seenaknya sama elu..."
"Gue masih mikir dari mana Tuan Arman tau gue diapertemen nona Cindy...."
"Gue yang kasih tau,Oke gue cerita...."Agnes pun menceritakan kejadian malam itu
Flash On
Setelah mereka menelepon Sucy dan Agnes tapi tak ada jawaban,Armanpun gelisah memikirkan Sucy memerintahkan Kevin untuk mengantarnya kekosan Sucy tapi orang yang dicarinya tak berada dikos,Kevin pun menuju kosan Agnes yang tak jauh dengan kosan Sucy.
Mobilpun menuju kos agnes tapi sebelum sampai dikos Agnes,mereka melihat Agnes yang mengendarai motor segera mencegatnya dengan mobil.
"Ah...sialan,elu mau cari mati..."teriak Agnes penuh kekesalan
"tapi mobilnya kayak gue kenal tapi dimana ya..."gumam Agnes yang melihat seseorang yang dikenalnya turun dari mobil dan menemuinya.
__ADS_1
"Maaf nona...."ucap Kevin yang melihat kekesalan Agnes
"Pak Kevin kenapa cegat kayak gitu saya?..."Agnes yang bingung dengan ulah Kevin
"Sekali lagi maafkan saya,saya hanya ingin menanyakan dimana keberadaan Sucy..."ucap Kevin rasa bersalah
"Kan pak Kevin bisa meneleponnya atau menelepon saya..."
"Saya sudah menelpon anda tapi tak mau dijawab dan nona Sucy juga ditelepon tapi nomornya nggak aktif...."
Agnespun membuka tas dan melihat kalau ada panggilan tak terjawab.."Maaf saya nggak jawab soalnya saya nggak dengar..."Agnespun salah tingkah.
"Iya sudah nggak apa-apa nona Agnes...."
"Sucy tadi saya anterin keapertemen nona Cindy karna nona Cindy akan mengadakan acara bersama teman-temannya jadi Sucy disuruh bantu-bantu..."
"Terimakasih informasinya nona Agnes..."ucap Kevin bergegas meninggalkannya.
"Malah langsung pergi,dasar orang aneh..."gumam Agnes yang masih bisa didengar oleh Kevin
Kevinpun berbalik kepada Agnes dan memainkan matanya membuat Agnes terdiam.
"Orang Aneh..."Agnespun mengendarai motornya dan meninggalkan mereka.
"Nona Sucy ada diapertemen nona Cindy..."Kevin masuk kemobil dan duduk dimuka kemudi
"Apertemen..?Arman yang merasa bingung
"Nona Cindy mengadakan acara bersama teman-temannya,makanya dia meminta nona Sucy Membantunya...."ucap Kevin menjelaskan
"Kamu telepon Security yang menjaga diapertemen itu,jika dia tak ingin memberitahu maka siap-siap aku akan memecatnya dan mengantikannya dengan orang lain...."Arman yang bingung apa yang dilakukan Cindy.
Apertemen itu didirikan Orang tua Arman,karna Arman anak satu-satunya mereka maka Apertemen itu diberikan kepada Arman untuk dikelolah.banyak yang membeli dan menyewa apertemen itu dari keluarga besar Arman dan orang-orang terkenal lainnya karna terbilang mewah dan tempat berdirinya efisien ditengah perkotaan yang bisa dijadikan investasi.
"Iya...."Kevin segera mengambil handphonenya dan menelepon Security.
"Kata Security yang masuk diapertemen itu ada enam orang,tiga wanita salah satunya nona Cindy dan tiga pria,Security juga melihat daftar tamu mereka bernama Riana,Santi,Bram,Seno dan Dino..."lanjut Kevin menjelaskan
"Hanya enam orang tapi minta bantuan nona Sucy..."ucap Arman mencurigai
"Ini Security kirimkan foto CCTV kelima teman nona Cindy..."Kevin menyerahkan handphonenya.
__ADS_1
Armanpun mengambil handphone Kevin dan melihat kelima orang tersebut betapa kagetnya dia ternyata mengenal salah satu mereka.
"Segera telepon bodyguard untuk berkumpul diapertemen itu..."Ucap Arman dipenuhi emosi yang membuat Kevin segera menelepon bodyguard,Setelah menelepon Kevinpun melajukan mobilnya.
"Apa tuan mengenal salah satu mereka?"tanya Kevin yang penasaran dengan sikap Arman yang tiba-tiba emosi.
"Santi itu penjual obat perangsang yang terkenal dimedia sosial,aku tak mau mereka mengerjai Sucy...."Ucap Arman langsung memegang kepalanya.
"Kenapa anda berpikiran seperti itu mungkin mereka hanya ingin mengadakan acara....."
"Perasaanku nggak enak,aku tak ingin ada yang terjadi dengan Sucy..."
Mobil yang mereka kendaraipun sampai diapertemen,begitupun para bodyguard itu sudah terlebih dahulu sampai keapertemen itu.Kevin mengambil handphonenya lalu menelepon salah satu bodyguard untuk menemuinya didalam mobil,tak lama kemudian bodyguard pun datang dan masuk kemobil mereka dan menyusun rencana,Setelah selesai menyusun rencana tiba-tiba mereka melihat ketiga wanita itu keluar dari gedung apertemen meninggalkan Sucy diapertemen itu hanya seorang diri bersama dengan tiga pria membuat Arman semakin memanas.setelah ketiga wanita itu tak terlihat lagi merekapun bergegas masuk keapertemen dan menemui security yang menjaga diapartemen itu.
"Selamat malam tuan Arman dan pak Kevin..."ucap Security menyapa mereka
"Masih ada tiga pria didalam apertemen itu...?tanya Kevin
"Iya Pak,hanya tiga wanita tadi yang keluar dan masih ada satu wanita juga didalam apertemen itu...."jawab Security
"Baik kami akan menuju keapertemen nona Cindy,jika tiga wanita itu datang.anda berpura-puralah seperti tidak ada yang terjadi..."ucap Kevin segera melangkah kedalam apertemen disusul dengan Arman dan keempat bodyguard.
Sampailah dilorong apertemen Cindy.."Hindari CCTV karna disetiap apertemen mempunyai masing-masing CCTV..."ucap Arman
"Baik tuan,Tuan mudah bersama pak Kevin tungguilah disini bersama kedua teman saya.Jika pintunya sudah terbuka baru anda bisa menyusul...."ucap salah satu bodyguard dan melangkah menuju apartemen Cindy,sesampainya dipintu apartemen Cindy bodyguard itupun menekan bel dan menghindari CCTV.
Ting Tong..
Ting Tong..
Ting Tong..
Setelah beberapa kali membunyikan bel pintupun terbuka dan kedua bodyguard itu masuk disusul dengan bodyguard yang lainnya,
Kevin dan Armanpun ikut masuk,betapa kagetnya mereka melihat Sucy yang tak sadarkan diri tertidur di lantai apartemen.
Flash Off
...----------------...
Terimakasih untuk para pembaca😊
__ADS_1
Mohon kritik dan saran
Jangan lupa komen,like dan Vote