Maafkan Aku Mencintaimu

Maafkan Aku Mencintaimu
19#


__ADS_3

Arman yang telah berjanji kepada Raisa segera pulang untuk makan malam bersama...


"Sayang kamu sudah pulang..."Raisa melihat Arman memasuki rumah


"Iya kan aku janji sama mama..."ucap Arman sambil melonggarkan dasi


"Ma,siapa orang yang mama maksud datang kerumah kita?.."tanya Arman penasaran.


"Dia ada didapur ngebantu bi Iyem menyediakan makanan..."jawab Raisa


Armanpun ingin melihat kedapur tapi langkahnya dihentikan Raisa.


"Anakku sayang,bersihkan dulu dirimu!setelah itu turun makanlah bersama kami..."perintah Raisa


"Baiklah ma..."Armanpun segera naik kelantai dua menuju kamarnya.


Raisapun kembali kedapur ikut membantu bi Iyem menyediakan makanan.


"Tante kak Arman udah datang ya...?"tanya Qila


"Iya sayang Arman udah pulang tapi masih membersihkan dirinya..."jawab Raisa


"Felisa kemana?..."lanjut tanya Raisa karna tidak melihat keberadaannya.


"Nyonya..nona Felisa lagi duduk dibelakang..."jawab bi Iyem


"Bibi panggilan Felisa untuk makan bersama kami!.."perintah Raisa


"Baik nyonya..."ucap bi Iyem segera melangkah


"Tante aku nggak suka sama gadis itu terlalu sombong..."ucap Qila kesal


"Iya sayang tante paham kok maksud kamu..."ucap Raisa


Tiba-tiba mereka dikagetkan dengan kedatangan Arman..."wah enak semua makanannya..."ucap Arman


"Iya dong,inikan berkat bantuan Qila...."ucap Raisa


"Jadi orang yang mama maksud Qila.."ucap Arman


"Qila apa kabar..?"lanjut tanya Arman


"Baik kak Arman...."jawab Qila


"Mama kan masakin kesukaan kamu sayang..."ucap Raisa


"Ya kalau nanti kamu punya istri,mungkin mama udah jarang masakin kamu..."lanjut Raisa segera melangkah keruang makan diikuti oleh Arman dan Qila


Bi iyempun sampai dibelakang rumah tempatnya kolam renang.."Maaf nona Felisa,anda disuruh nyonya besar untuk makan bersama...."ucap bi Iyem menunduk


"Baiklah bi...."ucap Felisa melangkah pergi


"Aku nggak suka liat wanita itu,terlalu sombong..."gumam bi Iyem segera menyusul Felisa


Felisapun masuk kedalam dan melihat keakraban Qila dan Arman membuatnya emosi.."boleh nggak aku duduk disini?.."tanya Felisa menunjuk kursi yang diduduki Qila karna disamping Arman


"Kan banyak kursi kosong,kenapa harus kursi yang aku duduki kamu pilih?..."tanya balik Qila kesal


"Tante biarkan aku duduk disini ya tante...."ucap Felisa memelas


Arman yang melihat pertengkaran itu hanya berdehem..

__ADS_1


"Qila sayang,kamu duduk disamping tante ya!..."ucap Raisa yang menenangkan suasana.


"Iya tante...."ucap Qila berdiri


"Dasar pengemis...."lanjut gumam Qila yang masih didengar Felisa


Qila pun berpindah duduk disamping Raisa..."tante aku mau makan itu..."ucap Qila menunjuk makanan membuat Felisa kesal


"Yang ini sayang..."ucap Raisa mengambilkan makanan untuk Qila


Merekapun menyantap makanan dengan lahap tanpa ada suara,setelah mereka selesai makan merekapun berkumpul diruang keluarga.


"Bagaimana kuliah kamu Qila?.."tanya Arman


"Kuliahku udah selesai aku sekarang kerja diperusahaan ayah..."ucap Qila


"Bagus dong,biar bisa jadi penerus ayah kamu..."ucap Arman


"Sejujurnya aku nggak ada minat untuk nerusin perusahaan ayah,kan ada kakak aku Rendy yang bisa lakuin itu semua..."ucap Qila


"Iya juga sih..."ucap Arman


"Gimana kabar ayah sama bunda kamu?.."tanya Raisa


"Alhamdulilah mereka baik,tante...."ucap Qila


"Arman anterin aku pulang ya,inikan sudah larut malam..."ucap Felisa memelas


"Aku cape,kamu kan bisa pulang sendiri...."ucap Arman kesal meninggikan suaranya


"Arman,apa kamu tega biarin seorang wanita dari rumah kamu pulang sendirian malam..."Felisa semakin memelas


"Yang Ajakin kamu kerumah aku siapa..?.."tanya Arman


"Tapi tante...."ucapan Felisa terhenti


"Felisa kan tante yang ajakin kamu kerumah tante..."Ucap Raisa


"Iya deh tante..."ucap Felisa kesal


"Ya sudah,ikut tante kedepan!..."Raisa berdiri dan melangkahkan kakinya untuk mencari supir pribadinya.


"dadada...."Qila sengaja membuat Felisa marah


"Awas kamu ya...."Felisa mengancam karna emosi melihat kejahilan Qila


"Nggak nyangka ya kak,kita bisa bertemu karna pertemanan kak Rendy sama kak Arman..."ucap Qila


"Iya...sebenarnya aku sama Rendy satu umur,hanya aku telat masuk sekolah.ya karna waktu kecil aku selalu sakit-sakitan..."ucap Arman


"Makanya waktu aku masuk SD,Rendy kakak kelas yang mau jadi temanku.."Lanjut Arman


"Terus gimana sama Sucy,apa kak Arman udah bertemu dia?.."tanya Qila


"Belum...."


"Oh...."


"Maaf Qila aku nggak bisa jujur kalau aku sudah bertemu Sucy...."bathin Arman


"Kalian obrolin apaan...?tanya Raisa

__ADS_1


"Mama aku mau kekamar dulu...."ucap Arman


"Qila kamu obrol aja sama mama aku ya..."


"Iya siiplah...."ucap Qila


Armanpun segera melangkah naik tangga menuju kamarnya,sesampainya dikamar dia mengambil bingkai foto yang ada dilemarinya.


"Aku sangat merindukanmu.."gumam Arman segera membaringkan tubuhnya ditempat tidur dan memeluk bingkai yang berisi foto Sucy bersamanya waktu SMA.


✨In the kos Sucy✨


"Gue pusing mikirin bayaran untuk semester akhir...."ucap Sucy


"Padahal sebulan lagi wisuda...."lanjut Sucy


"Waktu direstoran kenapa elu nggak minta gaji elu sama nona Cindy?..."tanya Agnes


"Gue udah ikhlas kalau dia nggak mau bayar..."


"Kenapa elu nggak cerita tuan Arman kalau gaji elu belum dikasiin?..."tanya Agnes


"Kalau gue cerita nanti bakalan panjang masalahnya,yang ada tuan Arman bakalan ambil tu restoran,kan kasian nona Cindy...."


"Elu sih kasian sama orang yang nggak pernah kasian ama diri elu sendiri..."


Sucy yang mendengar ucapan Agnes hanya tersenyum.


"Gimana elu sama tuan Arman...?"tanya Agnes


"Gimana apanya?"


"Elu udah jadiankan ama tuan Arman?"tanya Agnes


"Hehehe siapa yang udah jadian ama tuan Arman?"tanya balik Sucy


"Elulah masa gue!"


"Gue nggak bakalan jadian ama tuan Arman,elu tau sendiri gue ama dia terlalu jauh berbeda..."


"Ya namanya cinta nggak perlu mandang status..."


"Gue merasa seperti udah lama kenal tuan Arman..."ucap Sucy


"Setiap kali bersamanya aku merasa nyaman,dan nama mereka itu sama...."lanjut Sucy


Agnes yang sudah mengetahui apa yang dimaksud oleh Sucy hanya diam dan berpura-pura tidur.


"Elu udah tidur..."tanya Sucy


"Gue ngantuk banget,lagian besok pagi gue kan kerja..."jawab Agnes


"Nanti gue pinjemin elu uang buat bayar semester..."lanjut Agnes


"Elu emang sahabat terbaik gue..."ucap Sucy ingin memeluk Agnes


"Udah ah elu jangan peluk gue..."ucap Agnes membuat Sucy menghentikan tangannya dan tertawa


"Sekarang mending tidur,takutnya besok gue nggak bisa bangun pagi..."ucap Agnes segera membelakangi Sucy


"Arman aku sangat merindukanmu teman SMAku..."bathin Sucy tanpa terasa bulir air bening membasahi wajahnya.

__ADS_1


"Maafkan gue Sucy,gue emang sahabat jahat karna gue nggak pernah berkata jujur ama lu..."bathin Agnes sambil menutup matanya untuk tidur


...----------------...


__ADS_2