Maafkan Aku Mencintaimu

Maafkan Aku Mencintaimu
22#


__ADS_3

Sucy yang sibuk diruangan Arman mempersiapkan dokumen-dokumen penting yang akan dibawah besok kekota A tiba-tiba dikagetkan suara hembusan nafas seseorang yang tiba-tiba berbisik kepadanya.."Makan siang yuk..."Ajak Arman


"Tuan jantung aku hampir copot...."ucap Sucy memegang dadanya.


Arman yang berdehem pura-pura tak meladeni Sucy,sambil duduk dikursi sudut yang berada diruangannya.


"Tuan coba anda lihat dokumen ini,beserta laporan bahan-bahan bangunannya yang dibeli..."Sucy memperlihatkan isi dokumen tersebut dan mengikuti Arman duduk dikursi sudut itu.


"Hm...Ngak ada yang aneh dari hasil laporan ini..."Arman yang bingung melihat isi dokumen itu.


"Tuan coba anda lihat bahan bangunan yang dipakai bukan bahan yang berkualitas bagus dan harganya pun sama dengan bahan bangunan yang kualitasnya tinggi..."lanjut Sucy masih menjelaskan


"Dari mana kamu tahu harga setiap bahan itu...?"tanya Arman


"Dari ini.....sekarang banyak orang menjual sistem online sampai dengan bahan bangunan,jadi harganya sudah tertera disitu..."Sucy yang menjelaskan sambil memperlihatkan handphonenya.


"Tuan saran saya!Anda berhentikan dulu pembangunan proyek itu dan segera menyelidiki yang telah terjadi dipembangunan proyek itu..."


"Dengan alasan apa aku berhentikan pembangunan proyek itu..."Arman yang frustasi menunduk memegang rambutnya karna tak menyangka ada karyawannya yang bertindak curang.


"Tuan biar mereka nggak curiga,gimana jika tuan liburkan mereka dalam waktu 3 hari dengan alasan mereka butuh istirahat?.."Sucy yang memegang pundak Arman.


"Baiklah...aku akan hentikan dulu pembangunan proyek itu dan kita berangkat kekota A tanpa harus diketahui mereka ataupun karyawan diperusahaan ini..."ucap Arman


"Kita akan berpura-pura menjadi salah satu pekerja diproyek itu dan mencari tahu siapa yang sudah berani curang membodohi perusahaan AD,jika terbukti mereka bersalah aku akan memasukan mereka kedalam penjara...."Arman yang semakin geram


"Maka dari itu anda harus sabar jangan terlalu emosi menghadapi semua masalah ini...."Sucy yang tersenyum membuat siapa saja yang melihat menjadi tenang.


"Apa semua dokumen yang kita bawah besok sudah kamu sediakan.?.."tanya Arman


Tok Tok Tok..


"Tuan apa boleh saya masuk..?"tanya Kevin


"Silahkan masuk...."jawab Arman


Kevinpun membuka pintu dan masuk keruangan itu.."Apakah saya menganggu..?"tanya Arman


"Pak....."Sucy yang ingin menjawab tapi dipotong oleh Arman


"Besok kita akan berangkat mengunakan pesawat dan jangan sampai ada yang tahu dengan keberangkatan kita ini...."ucap Arman


"Baik tuan...saya akan mengurus tiket pesawat...."ucap Kevin yang berbalik segera meninggalkan Arman yang tahu jika Arman tak ingin diganggu olehnya.


"Apa tuan nggak laper?.."tanya Sucy


"Bukannya tadi tuan mudah ngajakin aku makan siang..?lanjut tanya Sucy


"Tadi aku memang mengajakmu tapi kayaknya aku udah kenyang..."jawab Arman yang ingin menjahili Sucy


"Tapi tuan,anak diperutku ini pada ngamuk...."Sucy yang memelas

__ADS_1


Arman yang mendengar ucapan Sucy sangat kaget..."Ka..kamu hamil?.."tanya Arman tak menduga


"Hooh..hamil anak cacing...."jawab Sucy kesal


"Kirain hamil benaran...."


"Aku kan hanya canda tuan,perut aku udah bunyi dari tadi minta diisiin makanan...."


"Ya udah sekarang kita kerestoran samping perusahaan AD!.."ajak Arman segera berdiri melangkah disusul oleh Sucy.


🌠Restoran🌠


Beberapa menit kemudian merekapun sampai direstoran itu dan memilih tempat duduk dipojokan restoran.


"Tuan dan nona ingin memesan apa?.."tanya pelayan restoran


Sucypun memesan beberapa makanan dan minuman untuk mereka,setelah pelayan mencatat.pelayan itupun segera meninggalkan mereka..


"Tuan boleh saya bertanya..?tanya Sucy


"Kamu mau tanya apa...?tanya balik Arman


"Apa nona Felisa itu direktur perusahaan Elang buana tapi sepertinya nona Felisa kelihatan dekat dengan anda tuan?.."tanya Sucy


"Hmm..kenapa kamu bertanya kepadaku tentang nona Felisa...?"tanya Arman balik yang tak suka dengan pertanyaan Sucy


"Maafkan saya tuan jika saya sudah terlalu lancang..."Sucy yang merasa tak enak hati karna membuat Arman kesal


Para pelayan pun datang membawakan makanan yang mereka pesan..."silahkan dinikmati tuan dan nona..."ucap salah satu pelayan segera meninggalkan mereka


Sucy yang melihat Arman menyantap makanannya hanya diam tanpa melihatnya,merasa semakin tak enak hati.Begitupun makanan yang masuk dimulutnya menjadi merasa hambar,padahal tadi dia merasakan sangat kelaparan.


"Arman....."ucap Felisa segera duduk disamping Arman


Sucy yang dikagetkan dengan kedatangan Felisa hanya terdiam sambil mengaduk-mengaduk makanannya.


"Nona Sucy..apa kabar anda?"tanya Felisa berpura-pura menyapa


Arman yang hanya diam berpura-pura santai menghadapi Felisa,padahal sedari tadi dia merasa kesal karna Sucy menyebut nama Felisa yang membuat dia muak.


"Aku baik,nona Felisa apa kabar?"tanya balik Sucy yang tak mendapat jawaban dari Felisa


"Sayang sepertinya makanan yang kamu makan sangat enak..."ucap Felisa yang tak mempedulikan pertanyaan Sucy


"Sayang aku ingat waktu diparis,kamu selalu menyuapi aku..."lanjut Felisa


Arman hanya berdehem dan diam sambil berpura-pura menikmati makanannya.


"Apa nona Felisa mau saya pesankan makanan...?"tanya Sucy


"Iya..."jawab Felisa

__ADS_1


"Pelayan sini..."ucap Sucy memanggil salah satu pelayan


Sucypun memesan makanan dan tak lama kemudian datanglah pesanannya.


"Sayang,akhirnya kita bisa berdua seperti ini..."ucap Felisa bermanja keArman.


"Tuan aku balik duluan keperusahaan,permisi..."ucap Sucy segera meninggalkan mereka


Sucypun kesal keluar dari restoran itu.."Seenaknya mesraan..."Sucypun melangkah pergi.


Arman yang menahan emosi sedari tadi segera melepaskan tangan Felisa yang sedari tadi bergelut manja..."Ingat kamu hanya masa lalu ku dan jangan pernah kamu berharap kita menjadi seperti dulu karna aku sudah mencintai orang lain..."ucap Arman dengan nada suara tinggi.


"Sayang maafkan aku,aku tahu aku bersalah menghianati kamu tapi aku sangat mencintaimu.."ucap Felisa memelas


"Jaga sikap anda nona Felisa,anda seorang anak direktur...."ucap Arman yang memiringkan senyumnya.


Arman segera melangkah meninggalkan Felisa yang berpura-pura mengeluarkan air mata.


"Arman aku bakalan buat kamu menyesal karna sudah menolakku..."ucap Felisa geram


Armanpun keluar dari restoran itu dan mencari keberadaan Sucy tapi tak juga dia temui.."mungkin dia sudah balik keperusahaan AD..."gumam Arman segera pergi.


🌠Perusahaan AD🌠


Kevin yang melihat Sucy yang kesal melangkah masuk ke perusahaan AD segera bertanya..."nona Sucy bukannya anda tadi bersama tuan mudah Arman..."tanya Arman


Sucypun menghentikan langkahnya.."iya tadi aku bersama tuan Arman tapi tuan sudah menemukan kekasihnya direstoran,makanya aku merasa nggak enak menganggu mereka dan memilih untuk balik keperusahaan AD..."segera melanjutkan langkahnya


Kevin yang mendengar ucapan Sucy hanya tersenyum karna sudah mengetahui tingkah Sucy yang cemburu.


"Apa kamu melihat nona Sucy?.."tanya Arman


"Tuan,nona Sucy barusan masuk ketangga lift..."jawab Kevin menunjuk


lift


Arman pun segera mempercepat langkahnya dan Kevin melihat dua orang yang bertingkah aneh hari ini hanya menggelengkan kepalanya.


Sucypun sampai dimeja kerjanya segera duduk..."Kenapa aku seperti ini?padahal perutku sangatlah lapar.."gumam Sucy memegang perutnya.


"Masuk keruanganku sekarang...."ucap Arman melangkah masuk ruangannya.


"Dasar orang egois...."Sucy yang kesal segera berdiri melangkah masuk keruangan Arman.


...****************...


**BERSAMBUNG


Terimakasih untuk pembaca setia saya,maaf kelamaan update karna author baru saja mengalami kedukaan😊🙏


mohon kritik dan saran

__ADS_1


Jangan lupa like..Vote anda..


🌻**


__ADS_2