
Ini hari pertama Sucy masuk kerja diperusahaan AD setelah kemarin melakukan tanda tangan kontrak kerja,semua karyawan diperusahaan AD terlihat sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.Sucypun melangkah kemeja kerjanya,yang berada didepan ruangan CEO,yang masih gugup karna baru pertama kalinya dia bekerja diperusahaan AD dan menjadi sekretaris seorang CEO yang baginya menyebalkan tapi membuat hatinya berdetak.
Dari kejauhan terlihatlah Arman dan Kevin membuatnya semakin gugup..."Selamat pagi tuan Arman dan pak Kevin...."Sucy menyapa kedua orang tersebut
"Pagi nona Sucy,hari ini anda kelihatan semakin cantik..."ucap Kevin memuji ingin memanaskan suasana
Arman yang mendengar pujian Kevin langsung menghentikan langkahnya tanpa berbalik.."Kamu masuk keruang saya sekarang dan kamu asisten Kevin silahkan keruangan kamu...."ucap Arman segera melangkah memasuki ruangannya.
"Baik tuan...."Kevinpun melangkah pergi dan tersenyum kepada Sucy
Sucypun masuk keruang Arman..."Tuan....."ucap Sucy menunduk
"Apa kamu sudah membaca kegiatan untuk hari ini?.."tanya Arman sambil duduk dikursi singgasananya
"Iya tuan....."jawab Sucy yang masih menunduk
"Kenapa kamu menunduk....?"tanya Arman berdiri
"Apa wajah aku terlalu menakutkan hingga kamu menunduk agar tidak melihatku?..."lanjut tanya Arman
"Iya anda kayak singa...."gumam Sucy yang masih didengar Arman
"Iya aku kayak singa sampai ingin menerkammu..."Arman semakin melangkah mendekati Sucy
"Tu....tuan...."ucap Sucy berjalan mundur karna Arman semakin memajukan langkahnya.
Tanpa dia sadari ada kursi sudut dibelakangnya membuatnya terjatuh,dan Arman yang melihat Sucy segera menariknya tetapi diapun ikut terjatuh.
"Tu....tuan...."Sucy kaget karna tubuh Arman berada diatasnya.
Armanpun melihat Sucy dan mata mereka saling melihat,diam beberapa saat tanpa ada suara.
Tiba-tiba Kevin masuk keruangan itu dan kaget melihat tontonan dihadapannya..."Kalian sedang apa,seharusnya kalian tau waktu dan tempat...."ucap Kevin menahan tawanya
Arman yang kaget dengan keberadaan Kevin langsung berdiri,begitupun Sucy yang merasa malu langsung keluar dari ruangan itu.
"Kalau mau masuk ruangan orang biasakan mengetok pintu...."ucap Arman kesal melangkah duduk dikursinya.
"Kalau aku mengetok pintu yang ada aku nggak bakalan nonton tontonan gratis seorang CEO perusahaan AD..."Kevin yang semakin membuat Arman kesal
Arman yang kesal hanya berdehem dan membuka laptopnya.
"Kemungkinan lusa kita akan keluar kota untuk melihat keadaan proyek baru yang dibangun disana...."ucap Kevin serius
"Sudah hampir setengah tahun pembangunan itu tapi belum juga selesai separuh,kemungkinan mereka menggelapkan dana perusahaan..."Lanjut Kevin
"Baiklah kita akan berangkat Lusa..."ucap Arman yang serius mendengarkan perkataan Kevin
"Baik tuan...."Kevin pun melangkah keluar.
Sucy yang masih merasa malu dengan kejadian tadi hanya terdiam dan menunduk.
"Nona Sucy jangan malu seperti itu...."ucap Kevin melangkah kemeja Sucy.
"Ke..kejadian tadi itu tidak sengaja..."Sucy yang semakin salah tingkah.
"Ya walaupun sengaja nggak apa,kan tuan Arman single dan nona Sucypun single..."Kevipun melangkah meninggalkan Sucy.
Telepon yang berada dimeja sucypun berbunyi..."Iya hallo...."ucap Sucy
"Masuk keruangan aku sekarang..."ucap Arman dari balik telepon
"I......"belum sempat Sucy berbicara telepon langsung dimatikan Arman.
Tut...tut....tut..
"Dasar tuan egois...."Sucy yang merasa kesal melampiaskan amarahnya digagang telepon.
Melihat Sucy yang sudah memasuki ruangannya..."Silahkan duduk...."ucap Arman
"Lusa kemungkinan kita akan berangkat ke kota A untuk melihat perkembangan proyek pembangunan,aku ingin kamu mempersiapkan semuanya!...perintah Arman
"Iya tuan....."ucap Sucy
__ADS_1
"Apa saya ikut tuan kesana?...."lanjut tanya Sucy
"Iya Kamu kan sekretaris aku,dimanapun aku pergi urusan pekerjaan perusahaan AD kamu harus mengikuti...."jawab Arman menjelaskan
"Bacakan kegiatan saya hari ini!..."lanjut Arman
"Jam 10 akan diadakan meeting bersama staf-staf tertinggi,jam 12 anda diundang untuk makan siang bersama nona Felisa dan pak Haris dari perusahaan Elang buana...."ucap Sucy
"Baiklah,kamu boleh pergi...."ucap Arman
"Iya tuan,saya permisi..."Sucy berdiri melangkah keluar
"Jika ada yang ingin masuk keruangan saya,beritahu saya terlebih dahulu...."
Sucypun menghentikan langkahnya dan berbalik.."Iya tuan...."segera membuka pintu dan keluar
"Ini semua dokumen yang harus tuan Arman tanda tangani,segera serahkan kepada tuan Arman!..."Kevin memberikannya kepada Sucy
"Baik pak Kevin...."ucap Sucy langsung berdiri dan melangkah masuk keruangan Arman
"Maaf tuan ini dokumen yang harus anda tanda tangani...."Sucy menyerahkan dokumen itu kepada Arman dan berbalik melangkah keluar
"Tunggu,bantu aku memeriksa semua dokumen ini agar cepat selesai...."Arman pun berdiri dan memindahkan duduknya dikursi sudut.
"Baik tuan...."Sucypun ikut duduk dikursi sudut itu.
Arman selalu mencuri pandang melihat Sucy yang masih fokus membantunya.
"Tuan ini sudah jam 10,mungkin meeting akan segera dilaksanakan..."Sucy yang melihat jam tangannya.
"Baiklah ini juga sudah selesai,kita keruangan rapat sekarang..."Armanpun berdiri dan mencari dokumen yang akan dipakainya untuk meeting.
"Tuan mencari apa?..."Tanya Sucy
"Aku mencari ini...."jawab Arman karna sudah menemukan apa yang dicarinya dan mengusap kepala Sucy.
Sucy yang mendapat perlakuan Arman merasakan jantungnya berdetak kencang.
"Kenapa kamu hanya berdiri disitu,kamu nggak mau ikut meeting?...tanya Arman
"Kamu mau kemana?..."tanya Arman melihat Sucy melewati langkah kakinya.
"Saya mau naik lift karyawan...."jawab Sucy menunjuk lift
"Kamu naik lift ini aja ya..."Arman menarik tangan Sucy membuat karyawan yang lain melihat mereka
"I...iya tuan..."Sucy mengikuti perkataan Arman karna tak enak kalau dia bersikeras yang ada karyawan yang melihat pertengkaran mereka jadi makin salah paham.
Merekapun naik lift tak lama kemudian sampailah mereka diruangan yang akan diadakan meeting bersama dengan staf-staf tertinggi diperusahaan AD,disaat mereka memasuki ruangan meeting semua pasang mata melihat mereka.Terutama para pria hidung belang melihat Sucy dengan pemikiran negatif,tanpa memikirkan ada CEO didekat wanita itu.
Armanpun berdehem dan menatap mereka membuat siapa saja yang melihat merasakan ketakutan,merekapun segera menunduk.
"Nona Sucy,anda boleh keluar dan kembali kemeja kerja anda!..."perintah Arman karna tak suka melihat tatapan para pria hidung belang melihat Sucy.
Kevin yang melihat tingkah Arman hanya tersenyum karna sudah bisa mengetahui apa yang dirasakan temannya itu.
"Baik tuan...."Sucy segera meninggalkan ruang meeting
"Dasar tuan aneh...."gumam Sucy segera melangkah pergi
Armanpun duduk disamping Kevin dan membanting keras dokumen dimeja membuat semua staf kaget dan ketakutan karna ulah mereka tadi.
"Baiklah kita mulai meeting hari ini tentang kinerja kerja diperusahaan AD...."Kevin menjelaskan sambil menahan tawa.
...****************...
"Inikan udah jam 12 waktunya aku istirahat makan,semoga makanan disini murah biar uangku cukup untuk makan...."gumam Sucy yang tiba-tiba dikagetkan suara Arman
"Temenin aku makan bersama bersama orang-orang dari perusahaan Elang Buana...."ucap Arman berdiri disamping meja kerja Sucy
"Tu...tuan sejak kapan ada disini?..."tanya Sucy
"Sejak tadi...."jawab Arman
__ADS_1
"Jadi tuan dengar apa yg aku ucapkan tadi..."tanya Sucy
"Iya..."jawab Arman berbalik pergi
"Kamu mau pergi atau nggak...?.."lanjut tanya Arman berbalik
"Iya tuan...."Sucypun mempercepat langkahnya untuk mensejajarkan dengan langkah Arman
Merekapun sampai direstoran yang dekat dengan perusahaan AD.
"Tuan Arman silahkan duduk!..."Haris mempersilahkan duduk
"Terimakasih pak Haris...."Arman menarik kursi untuk Sucy dan ikut duduk disamping kursi Sucy
"Aku seperti mengenal wanita ini..."Haris mencoba mengingat
"Nona Felisa ada dimana?..."tanya Arman
"Nona Felisa ada kekamar mandi..."jawab Haris
"Oh iya aku ingat anda karyawan direstoran itu yah?.."tanya Haris
"Iya pak,saya pernah bekerja direstoran mentari sebagai pelayan...."jawab Sucy
"Nona Sucy sekarang menjadi sekretaris saya..."ucap Arman dingin.
"Nona Sucy anda semakin cantik...."Haris yang semakin terpesona dengan kecantikan Sucy
"Terimakasih tuan..."ucap Sucy tersenyum
"Arman aku pikir kamu nggak akan terima undanganku..."Felisa yang datang ingin mencium pipi Arman tapi ditolak oleh Arman membuatnya salah tingkah.
"Diakan wanita sombong itu..."bathin Sucy melihat Felisa
"Kenapa belum memesan makanan?..."tanya Felisa yang tiba-tiba tatapannya melihat Sucy
"Kami menunggu nona Felisa...."jawab Haris
"Aku seperti mengenal anda...."Felisa terus menatap Sucy
"Dia sekretaris baru aku namanya Sucy...."ucap Arman
"Diakan wanita miskin yang tak tau malu itu,aku nggak mau ajak dia ribut disini.Yang ada Arman nanti semakin membenci dan menjauh..."bathin Felisa
"Biar nona Sucy yang pilihkan aku makanan..."Arman yang sengaja membuat Felisa sakit hati
Sucypun mengambil buku menu makanan dan memesan makanan,tak lama kemudian datanglah pesanan makanan mereka dan merekapun menikmati makanan yang mereka pesan.
"Tuan Arman kami sangat merasa puas bekerja sama dengan perusahaan anda..."ucap Haris
"Begitupun kami pak Haris,ya semoga kerjasama kita ini berlangsung lama..."Ucap Arman
"Nona Sucy Apa saya boleh meminta nomor telepon anda?..."tanya Haris
"I........"Ucapan Sucy yang dipotong Arman
"Pak Haris kami permisi untuk balik keperusahaan karna jam makan siang sudah selesai...."Arman langsung berdiri dan melangkah keluar diikuti Sucy
"Iya tuan...."Haris yang bingung dengan tingkah Arman
Tidak dengan Felisa yang semakin emosi melihat kedekatan Arman Dan Sucy..
"Nona Sucy saya minta anda jangan memberikan nomor anda keorang yang anda tak kenal,karna saya tidak ingin sesuatu terjadi kepada anda..."ucap Arman membuat Sucy merasa dilindungi Arman
"Iya tuan maafkan saya..."ucap Sucy
...----------------...
Apa yang akan terjadi dipercintaan Arman dan Sucy?Ikuti kelanjutan episodenyaš
Terimakasih untuk para pembaca setia saya
Jangan lupa kritik dan saran anda..
__ADS_1
Serta tinggalkan Like dan Vote andaā¤