
3 Tahun kemudian..
DiRestoran mentari yang terletak didaerah X terlihatlah wanita cantik yang sedang sibuk dengan pekerjaannya sebagai karyawan direstoran itu.
"Sucy...sini cepat...."ucap Cindy memanggil dengan suara tinggi
"Iya...nona Cindy..."ucap Sucy
"Antarkan makanan ini kejalan Xy nomor 07..."ucap Cindy
"Usahakan cepat sampai tujuan..."lanjut Cindy
"Iya nona Cindy...."
"Ya sudah sana berangkat..."
Sucypun segera mengambil pesanan makanan tersebut dengan mengunakan motor milik Restoran..
"Alamat ini kan perumahan elit,semoga ngak ada kemacetan.."gumam Sucy
Diapun melajukan kendaraannya digang-gang sempit untuk menghindari kemacetan,Setelah beberapa menit sampailah kealamat tersebut dan segera membunyikan bel yang terletak didinding samping pintu gerbang alamat itu.
Tiba-tiba pintu gerbang dibuka oleh salah satu security,yang menjaga rumah itu.
"Maaf anda mencari siapa nona..?tanya Security
"Saya mengantarkan pesanan makanan majikan anda..."jawab Sucy
"Boleh saya periksa dulu makanannya menjaga hal yang tidak diinginkan terjadi...."tanya Security
"Baiklah silahkan..."ucap Sucy segera memberikan bungkusan makanan yang dibawanya.
Securitypun segera memeriksa makanan itu setelah memeriksa merekapun menghubungi majikannya.
"Baik tuan..."ucap Security ditelponnya
"Ini nona,anda bisa langsung membawa kan makanan kemajikan saya langsung..."lanjut Security
"Baik Pak terimakasih..."ucap Sucy segera menuju kerumah tersebut dengan mengunakan motornya karna pintu gerbang dan rumah itu agak berjauhan tapi disepanjang jalan disuguhkan dengan pemandangan indah pohon-pohon dan taman yang terlihat Asri dan bunga-bunga yang indah.
Sampailah Sucy kerumah yang terlihat mewah itu dan segera membunyikan bel rumah,tak lama kemudian Pembantu rumah itu membukakan pintu.
"Silahkan masuk..."ucap Bi Iyem
"Iya Bi terimakasih..."ucap Sucy segera masuk kerumah tersebut
"Waw...rumah ini sangat besar dan megah..."bathin Sucy
"Silahkan duduk nona..."ucap Bi iyem mempersilahkan tamunya itu untuk duduk
Sucypun bingung dan belum duduk dikursi tersebut "maaf bi saya hanya mengantarkan pesanan makanan ini..."ucap Sucy dan memperlihatkan bungkusan tersebut kepada Bi iyem
"Iya nona bibi tau,tapi yang bayar kan majikan bibi..."ucap Bibi sambil tersenyum segera melangkah meninggalkan Sucy naik ketangga menuju kelantai dua untuk memberitahukan majikannya.
Sucy pun menunggu dan duduk dikursi itu.
Tak selang beberapa menit datanglah bi Iyem dengan menuruni tangga dan diikuti oleh seorang pria yang tampan,hidung mancung,mata coklat dan rambut ikal membuat Sucy yang melihat hanya diam.
"Nona kenapa anda diam..."tanya Arman
Sucy yang mendengar suara Armanpun kaget segera berdiri" Em...maaf tuan ini pesanan anda..."ucap Sucy menunduk ada rasa malu dibenaknya.
"Duduklah...."ucap Arman segera duduk dikursi sofa tersebut
"Ba...baik tuan..."ucap Sucy segera duduk
"Bi iyem tolong ambilin piring sama sendok..."ucap Arman
"Baik tuan..."ucap Bi Iyem menuju kedapur
"Sini makanan pesananku..."tanya Arman
"Ini tuan...."ucap Sucy segera memberikan bungkusan tersebut
Tak lama kemudian datanglah bi Iyem membawa piring dan sendok.
"Bi simpan dimeja piring itu...."ucap Arman
"Baik tuan....."ucap bi Iyem segera meletakkan makanan dimeja itu dan segera menuju kedapur
"Kamu letakkan makanan itu kedalam piring..."ucap Arman
"Sa..Saya tuan..."tanya Sucy
__ADS_1
"Iya...kan hanya kamu dan aku disini..."jawab Arman dengan suara tingginya
Sucy yang mendengar suara Armanpun takut segera meletakkan makanan dipiring tersebut.
"Ini orang benar-benar menyebalkan..."bathin Sucy
Arman yang melihat tingkah Sucy hanya bisa menahan tawanya karna berhasil mengerjai sahabatnya itu,betapa culunnya dia dulu.Disaat dia berubah sahabat dekatnya pun tak mengenalnya.
"Temani aku makan..."ucap Arman
"Tapi tuan..."ucap Sucy Ingin menolak
"tidak ada tapi-tapian..."ucap Arman
"Tapi tuan saya ingin segera pulang kerestoran lagi untuk bekerja...."ucap Sucy
"Ya sudah pulanglah..."ucap Arman
"I..iya tuan..."ucap Sucy Segera berdiri melangkahkan kakinya
"Tapi aku akan menyuruh nona Cindy memecatmu..."ucap Arman mengancam.
Sucy yang mendengar ucapan Arman segera menghentikan langkahnya dan berbalik menuju kekursi kembali.
"Tuan biarkan aku pergi dari sini,aku ingin bekerja nanti nona Cindy memecatku apalagi cari kerja sekarang susah tuan..."ucap Sucy memelas sambil menunduk.
Arman yang melihat tingkah sucy merasa sedih dan tidak tega melihat apa yang terjadi disahabatnya itu,ingin dia memeluk dan membantu tanpa harus bekerja seberat itu.
"Hmmmm..."ucap Arman menikmati makanannya
"Tuan...."ucap Sucy
"Biarkan aku menghabiskan dulu makananku,Apa kamu mau aku keselek...?.."ucap Arman yang membuat sucy diam
"Kamu tenang aja,kamu tidak akan dipecat kalaupun kamu dipecat aku yang akan memecat nona Cindy..."ucap Arman
"Maksud tuan...?.."tanya Sucy yang masih belum paham
"Baiklah kamu boleh pergi dan ini tip buat kamu..."ucap Arman memberikan beberapa lembar uang merah.
Sucypun segera mengambil uang tersebut.."Maaf tuan ini terlalu banyak...".
"Kamu mau pergi atau aku tahan lagi disini.?.."tanya Arman
"Ba..baik tuan aku pergi..."ucap Sucy..
Arman yang melihat tingkah Sucy hanya tersenyum karna dia sudah mengetahui sifat sahabatnya itu.
"Terimakasih tuan..."lanjut Sucy segera meninggalkan Rumah mewah itu.
Armanpun segera mengambil handphone dari sakunya dan menelpon Cindy karna yang dia ketahui Cindy adalah Orang yang tegas dan berperilaku kasar kepada karyawannya.
Arman : "Hallo..."
Cindy : "Hallo iya kak Arman,ada apa menelponku.."
Arman : "karyawan kamu bernama sucy angraeny tadi aku menahannya lama karna ada sesuatu yang aku perintahkan dia..."
Cindy : "Iya kak....."
Arman : "Jadi aku minta kamu jangan memarahinya..."
Cindy : "Baik kak...."
Armanpun segera mematikan teleponnya.
"Aku tidak akan memarahinya tapi akan membuat dia semakin sibuk dan lelah,bisanya dia mendapatkan perhatian dari kak Arman.Aku Aja sepupunya tak pernah kak Arman sedikitpun berkata lembut kepadaku,Walaupun sepupu tapi aku sudah menyimpan rasa kepadanya Sedangkan kamu Sucy hanya karyawan yang tak punya apa-apa dibanding aku punya segalanya..."Gumam Cindy dengan emosi.
...----------------...
Armanpun langsung menarik nafasnya dan menarik rambutnya seperti orang Frustasi.
"Maafkan aku Sucy,untuk saat ini aku belum bisa jujur sama kamu kalau aku Arman.."bathin Arman
Tiba-tiba Arman dikagetkan dengan suara seseorang:
"Tuan maaf wanita itu siapa..."tanya bi Iyem
bi Iyem adalah pembantu yang selalu menjaga Arman dari kecil karna kedua orang tuanya selalu sibuk dan tempat Arman berkeluh kesah.
"Bi dia sahabatku waktu SMA yang selalu aku ceritain..."ucap Arman
"Oh jadi Nona Sucy..?.wanita itu cantik dan sopan..."ucap Bi iyem
__ADS_1
"Tapi kenapa dia tidak mengenali tuan..."tanya Bi iyem
"Penampilan culunku waktu SMA membuat dia tidak mengenaliku bi..."jawab Arman
"Kenapa tuan tidak jujur kalau anda sahabatnya SMA..."tanya Bi iyem.
"Untuk saat ini aku tidak ingin memberitahukannya bi..."jawab Arman
"Bibi paham maksud tuan,saran bibi kejar dia tuan karna dia wanita baik..."ucap Bi Iyem
"Bi..aku mau istirahat..."ucap Arman segera berdiri dan meninggalkan pembantunya itu.
Flash On
Dibandara paris diruang FIF..
"Tuan kita akan segera berangkat..."ucap kevin sekretaris Arman
"Bagaimana apa sudah mendapat informasi tentang wanita itu?"tanya Arman
"Iya tuan dia sekarang kerja disebuah restoran yang ternyata milik anda,dan kuliah semester terakhir di Universitas Darma bakti.."ucap kevin menjelaskan
"Restoran milik aku...?.."tanya Arman
"Iya tuan dia kerja direstoran mentari didaerah X yang dijalankan oleh sepupu anda Cindy.."jawab Kevin
"Baiklah sesampainya kita ke indonesia telpon segera Cindy pesankan makanan dan harus wanita itu yang mengantarkan makanan kerumahku..."ucap Arman
"Baik tuan...."ucap Kevin
"Aku akan bertemu denganmu Sucy..."bathin Arman
Setelah beberapa menit pesawat penerbangan keindonesia telah berangkat,beberapa jam mereka sampailah kebandara jakarta.
Armanpun turun dari pesawat tersebut dan segera menuju kemobil yang menjemputnya,30 menit kemudian sampailah Arman kerumah mewahnya itu.
"Selamat datang tuan..."ucap Bi iyem segera memeluk Majikan yang sudah dianggapnya seperti anak sendiri.
"Iya bi aku Rindu dengan suasana rumah ini..."ucap Arman membalas pelukan pembantunya yang seperti ibunya sendiri.
"Tuan sudah 3 tahun kepergian anda rumah ini begitu sunyi..."ucap Bi iyem melepaskan pelukan
"Iya bi..bagaimana kamarku apa selalu dibersihkan?.."tanya Arman bercanda
"Iya tuan setiap hari selalu bibi bersihin..."ucap Bi iyem segera menaiki tangga kedua menuju kamar Arman
"Kan ada pembantu lainnya bibi bisa menyuruh mereka..."ucap Arman mengikuti langkah pembantunya itu.
"Bi tidak ingin orang lain membersihkan kamar anda..."ucap Bi iyem sambil membuka pintu kamar Arman.
Arman segera masuk kekamarnya dan menjatuhkan dirinya ketempat tidur yang 3 tahun dia tinggalkan.
"Aku lelah bi...."ucap Arman
"Ya sudah tuan bibi mau masak kesukaan tuan..."ucap Bi Iyem
"Bi tidak perlu masak sekarang soalnya aku memerintahkan Kevin untuk memesan makanan..."ucap Arman
"Baik tuan,bibi tinggal dlu..."ucap Bi Iyem langsung keluar dari kamar itu.
Arman pun bangun dan membuka laci yang berada dilemari kecil samping tempat tidurnya itu dan mengambil sebuah bingkai foto.
"Ternyata dulunya aku culun sampai rambutku aneh.."gumam Arman
"Sucy kamu cantik,kenapa bisa kita berteman padahal aku sangat culun..."lanjut arman
Tok Tok Tok
"Maaf tuan dibawah ada wanita pengantar pesanan makanan.."ucap bi Iyem dari balik pintu
"Iya bi..biar aku yang temui dia..."ucap Arman membuka pintu
"Baik tuan..."ucap bi Iyem segera berbalik dan meninggalkan tuannya itu.
"Akhirnya kita bisa bertemu walaupun kamu tidak mengenaliku.."gumam arman merasa senang.
Armanpun segera menuruni tangga untuk menemui Sucy..
Flash Off
...****************...
Terimakasih sudah membaca jika ada kesalahan dalam penulisan thor mohon maaf..
__ADS_1
Mohon kritik dan saran😊
Jangan lupa,Like,komen dan Vote..