
Sucy yang akan melakukan wawancara segera bangun pagi-pagi dan berangkat mengunakan motor Agnes ke Perusahaan AD agar tepat waktu.Sesampainya diperusahaan AD Sucypun bertemu dengan Resepsionis untuk menanyakan tempat berkumpulnya para pelamar kerja yang akan melakukan wawancara.
"Maaf,saya mau bertanya...."ucap Sucy kepada salah satu Resepsionis.
"Iya tanya apa..?..."tanya Sarah salah satu Resepsionis dengan wajah yang ramah
"Dimana ruangan yang akan diadakan wawancara untuk penerimaan karyawan...."tanya balik Sucy
"Dilantai tiga,naik saja lift itu dan anda kekanan pasti akan terlihat orang-orang yang berkumpul untuk melakukan wawancara..."jawab Sarah
"Terimakasih...."Ucap Sucy segera melangkah masuk kelift.
Ketika Sucy telah masuk kelift.
"Nggak salah itu Cewek mau lamar kerja jadi sekretaris,pakaiannya kayak gitu..."ucap Citra salah satu resepsionis
"Emang kenapa?nggak apa-apakan kalau mencoba..."ucap Sarah
"Iya tapikan sekretaris itu harus tampil seksi dan pakaiannya pun harus kelihatan glamor..."ucap Citra
"Hust...diam,tuan Arman sudah datang...."ucap Sarah yang melihat Arman memasuki perusahaan AD bersama dengan Kevin
"Selamat pagi tuan Arman dan Pak Kevin...."ucap Sarah dan Citra bersamaan.
"Pagi...."ucap Kevin menghentikan langkahnya mengikuti Arman.
"Apa hari ini para pelamar kerja sudah berkumpul...?tanya Arman
"Iya Tuan,mereka sudah berkumpul diAula perusahaan AD..."ucap Sarah
"Baiklah..."ucap Arman melangkahkan kakinya menuju lift.
Sucy yang mengikuti petunjuk resepsionis terus melangkah,tak lama kemudian terlihatlah para pelamar kerja seperti dirinya tapi mereka kelihatan begitu cantik,seksi,dan berpakaian sangat rapi layaknya seorang sekretaris tak seperti dirinya tampil hanya biasa saja.
"Mending aku duduk disana..."bathin Sucy melangkah menuju kursi untuk dia duduki.
Tak lama kemudian datanglah Arman dan Kevin yang ikut melakukan wawancara kepada calon-calon yang akan dipilih menjadi sekretaris,para pelamar kerja langsung berkumpul melihat kedatangn Arman dan Kevin yang sangat tampan itu.Sucy yang duduk dipojokan merasa penasaran langsung berdiri dan langkahnya terhenti karna orang-orang ditempat itu berdesakan membuat dia mengurungkan niatnya dan memilih untuk duduk kembali.
Setelah Arman dan Kevin masuk,Ayu HRD datang.
"Kalian isi formulir ini dan kumpul karna kita akan memanggil satu persatu nama kalian,isilah sebenar-benarnya dan ketika didalam kami akan menanyakannya kembali...."ucap Ayu segera membagikan formulir.
Merekapun mengisi formulirnya begitupun dengan Sucy,setelah selesai merekapun mengumpul kembali formulir tersebut.
"Hai..salam kenal ya!nama aku Nurul..."memberikan tangannya untuk berjabat tangan
"Iya...nama aku Sucy...."membalas jabat tangan
"Aku deg-degan,apalagi yang wawancarai CEO perusahaan langsung..."ucap Nurul
"Iya sama,aku juga deg-degan..."ucap Sucy
Tak lama kemudian datanglah salah satu karyawan memanggil satu persatu nama mereka.Setelah beberapa nama dipanggil tibalah nama Sucy disebutkan..
"Doain ya semoga aku berhasil..."ucap Sucy
"Iya...aku doain...."ucap Nurul
Sucypun masuk kedalam dengan sikap yang tenang agar tak gugup ketika ditanyakan nanti,begitu kagetnya dia ketika masuk melihat dua orang yang dia kenal begitupun dengan Arman begitu kaget melihat Sucy.Kevin yang telah mengetahui Sucy melamar kerja,hanya tersenyum melihat tingkah Arman dan Sucy.
"Kok dia ada disini...."gumam Sucy
"Selamat Siang Sucy Angraeny,silahkan duduk..."ucap Ayu HRD
"Selamat siang juga,terimakasih bu...."ucap Sucy segera duduk
"Sucy kenalkan saya Ayu HRD diperusahaan AD,disamping kanan saya tuan Arman CEO diperusahaan AD dan disamping kiri saya Pak Kevin Asisten Tuan Arman..."ucap Ayu menjelaskan
"Anda tau kami mencari sekretaris tapi anda belum tau sekretaris untuk siapa?...."lanjut tanya Ayu
"Iya bu...."jawab Sucy
"Jika nanti anda terpilih menjadi sekretaris maka anda akan menjadi sekretaris tuan Arman..."ucap Ayu
Sucy yang mendengar ucapan Ayu terbelalak kaget,karna dia tidak menyangka akan menjadi sekretaris tuan yang sangat egois itu.Tapi dibalik itu semua dia membutuhkan pekerjaan untuk meneruskan kehidupannya,hanya pekerjaan itu yang sesuai dengan kemampuannya.
__ADS_1
"Apa anda sudah paham?..."tanya Ayu
"Iya Bu saya paham...."jawab Sucy
Merekapun memberikan pertanyaan kepada Sucy,dan semua pertanyaan bisa dijawab oleh Sucy membuat mereka tersenyum puas.
"Baiklah anda bisa keluar,dan kami akan menghubungi anda lagi jika anda terpilih menjadi sekretaris...."ucap Ayu berdiri dan memberikan tangan untuk berjabat tangan
Sucypun berdiri dan berjabat tangan dengan mereka..."Terimakasih...."ucap Sucy segera melangkah keluar dari ruangan Aula itu.
"Kenapa nggak bilang kalau dia ikut melamar kerja disini...."tanya Arman sambil berbisik
"Tuan kan tidak bertanya..."jawab Kevin balik berbisik.
"Bagaimana tuan kita lanjut lagi..."tanya Ayu
"Iya kita lanjut...."jawab Arman
Merekapun melakukan wawancara dengan pelamar kerja yang lainnya.
Sucy yang sudah melangkah keluar dari perusahaan AD menuju keparkiran,tiba-tiba menabrak seorang wanita diparkiran membuat mereka terjatuh.
"Au...sakit..."ucap Felisa
"Maaf saya tidak sengaja..."ucap Sucy segera berdiri dan membantu Felisa berdiri
"Aku bisa berdiri sendiri,jangan sampai tangan kamu menyentuh kulitku.aku jijik...."ucap Felisa berdiri
"Maafkan saya tidak sengaja..."ucap Sucy
"Kamu pikir kata maaf bisa menghilangkan rasa sakitku..."ucap Felisa angkuh
"Itu liat handphone mahal aku dan baju mahal ku rusak,kamu tidak akan bisa mengantinya"lanjut Felisa
Raisa yang melihat kegaduhan diparkiran segera melangkah untuk melihat..."Ada apa ini?..."tanyanya.
"Tante Raisa...."ucap Felisa kaget
"Inikan yang pernah pacaran sama anakku..."bathin Raisa melihat Felisa dan melihat Seorang gadis yang tak dikenalnya menunduk karna takut.
"Maafkan saya nyonya,tadi saya sudah meminta maaf kepadanya..."Ucap Sucy yang masih menunduk.
"Sudah-sudah kalian tidak malu ribut disini dilihat sama begitu banyak orang..."ucap Raisa
"Tapi tante...."ucap Felisa
"Nanti masalah handphone dan baju kamu biar tante yang ganti,temenin tante belanja..."ucap Raisa karna tak tega melihat keadaan gadis tersebut
"Iya tante baiklah aku akan memaafkan dia..."ucap Felisa segera meninggalkan mereka.
"Terimakasih nyonya..."Ucap Sucy menunduk.
Tiba-tiba handphone Raisa berbunyi,segera mengangkatnya dan melangkah jauh dari Sucy.Sucy yang melihat Raisa melangkah pergi,segera mengambil motor dan mengendarainya.
Raisa yang telah selesai menelepon segera berbalik dan melihat sudah tak ada keberadaan Sucy.
"Aku seperti pernah melihat gadis itu,tapi dimana ya.ya sudahlah...."gumam Raisa segera melangkah masuk keperusahaan AD.
Sesampainya didalam Raisapun langsung melangkah kemeja resepsionis.
"Apa tuan Arman ada diruangannya..."tanya Raisa
"Maaf nyonya besar,tuan Arman sedang melakukan wawancara terhadap para pelamar kerja..."jawab Sarah
"Oh...ya sudah..kalau tuan Arman sudah selesai sampaikan kepadanya kalau aku kesini..."ucap Raisa
"Baik...nyonya besar...."ucap Sarah
Sucy yang mengendarai motor melaju dengan kecepatan rendah menuju kerestoran mentari,beberapa menit kemudian Sucypun sampai direstoran mentari dan segera memarkirkan motornya.Setelah itu diapun mengambil handphonenya untuk mengirim pesan kepada Agnes agar segera keluar,Agnes yang menerima pesan segera keluar menemui Sucy.
"Elu udah selesai wawancaranya..?..."tanya Agnes
"Iya udah..."jawab Sucy
"Gimana hasil wawancaranya..."tanya Agnes
__ADS_1
"Hanya nunggu aja telepon dari mereka..."jawab Sucy
"Elu kelihatan nggak semangat..."ucap Agnes melihat tingkah Sucy
"Gue nggak nyangka aja kalau perusahaan AD CEOnya tuan Arman..."ucap Sucy
"Apa...?..."tanya Agnes berpura-pura kaget
"Iya...gue pikir itu bukan perusahaan dia.."jawab Sucy
"Udah,soal itu jangan dipikirkan lagi!yang penting elu bisa kerja nggak nganggur lagi..."ucap Agnes
"Iya..gue mau pulang kekos.thanks ya,elu mau minjemin motor..."ucap Sucy
"Sama-sama,itulah gunanya sahabat.ya udah gue mau masuk nanti nona Cindy lihat pasti marah lagi..."ucap Agnes tersenyum segera melangkah meninggalkan Sucy.
✨Perusahaan AD✨
"Hari ini sangat melelahkan..."ucap Arman segera duduk dikursi kekuasaannya.
"Saya sudah memesan makanan..."ucap Kevin ikut duduk dikursi sudut yang ada diruangan itu.
"Baguslah...."
"Ternyata nona Sucy sangat pintar..."
"Apa kamu menyukainya...?
"Mana mungkin aku menyukai wanita yang disukai temanku,ya kecuali temanku tidak sukai bisalah untuk jadi kekasihku..."
"Baguslah,jangan sampai kamu menjadi seperti Bram.."
"Bagaimana apa anda akan memilih nona Sucy..."
"Biarkan Ibu Ayu HRD yang memilih,aku nggak mau nanti Sucy berpikir dia dipilih karna aku mengenalnya.Aku akan terima apapun keputusan Ibu Ayu dan beritahukan kepadanya besok dia sudah harus memilih salah satu mereka serta segera menelepon yang terpilih agar segera mulai masuk kerja dan menanda tangani kontrak kerja.."ucap Arman
"Baiklah,akan saya sampaikan kepada Ibu Ayu..."ucap Kevin segera berdiri dan melangkah keluar dari ruangan.
Tok...Tok...Tok..
"Masuk...."ucap Arman
"Maaf tuan tadi ada nyonya Raisa...."ucap Sarah
"Terus apa katanya.?..."tanya Arman
"Dia hanya menyuruh agar saya menyampaikan kepada tuan kedatangannya..."jawab Sarah
"Ya sudah,kamu boleh keluar..."ucap Arman
"Baik tuan..."ucap Sarah segera melangkah keluar dari ruangan.
"Mama mau apa kesini tanpa menungguku..."gumam Arman bingung segera mengambil handphonenya dan menelepon Raisa.
📲Pembicaraan ditelepon
Arman : "Hallo ma...."
Raisa : "Iya sayang,ada apa menelepon mama..?"
Arman : "Kata resepsionis mama datang keperusahaan.."
Raisa : "Iya,mama keperusahaan karna ingin melihat kamu.Beberapa hari ini kamu seperti menghindari mama..."
Arman : "Mama bukan menghindari...."
Raisa : "Jika kamu ingin menghindari mama,baiklah mama akan pergi keparis...."
Arman : "Mama bukan seperti itu,baiklah aku akan secepatnya pulang..."
Raisa : "Iya mama akan masak kesukaan kamu dan mama lagi bersama seseorang yang kamu kenal..."(langsung mematikan telepon)
📲Selesai📱
"Yang aku kenal siapa..mama ada-ada saja..."gumam Arman.
__ADS_1
...----------------...