Mafia Cinta

Mafia Cinta
Eps 4


__ADS_3

Semua murid yang mendengar bahwa Raya berasal dari Inggris pun kaget.. Apa lagi Siska 'Sial.. Kenapa dia bisa mengerjakan soal itu dan hah.? Dia pindahan dari Inggris Itu tidak mungkin.! Paling si cupu itu bohong..' nyinyir Siska dalam hati..



***



Tetttttttttttttttt.. Tettttttttttttttt.. Tetttttttttttttttt..



Bel tanda istirahat sudah berbunyi semua murid senang mendengar hal itu karena berakhirnya penjajahan di dalam kelas.oleh guru killer..



Raya : "Put.. Ayo ke kantin.. Aku lavarrrr sekali.." sambil memegang perut.


Putri : "Ya sudah ayo.."



Mereka berdua berjalan ke kantin dan semua orang yang melihat mereka berjalan bengong bahkan ada yang sampai bertabrakan.. Bagaimana tidak agin yang meniup rambut coklat Raya yang sengaja di curly di bagian bawah dan rambut hitam Putri model layer menjadikan mereka bedua sangat cantik dan manis..



Sesampainya di kantin Putri memesan makanan dan juga minuman.. Putri memesan bakso yang paling enak di kantin itu dan lemon tea manis.. Putri tau Raya bukan pemilih soal makanan..



Putri : "Raya kamu kenapa.?" melihat sahabatnya yang terlihat tidak nyaman..


Raya : "Put.. Kok aku ngerasa banyak mata yang melihat ke arah kita sih.. Aku kan jadi kikuk.." bisik Raya pada Putri..


__ADS_1


Putri pun melihat sekelilingnya, memang benar semua menatap kearah mereka berdua.. Seakan-akan melihat artis yang sedang naik daun datang ke kantin mereka.. Apa lagi berita jika Raya adalah murid baru yang sangat sangat cantik..



Penjual : "Ini neng bakso sama lemon teanya.." sambil menurunkan pesanan mereka berdua..


Raya : "Terima kasih pak.. Berapa.? Sekalian saya bayar.." sambil mengeluarkan uang dari sakunya sebanyak 5 lembar 100.000 ..


Penjual : "Semuanya 30.000 neng.."


Putri : "Punya ku biar aku sendiri yang bayar Ray.." tolak putri


Raya : "Tidak usah Put.. Aku saja.. Kan yang ngajak makan aku.. Oh iyha pak satu lemon tea laginya nanti di bawa ke kelas" sambil menyodorkan uang 100.000 an..


Penjual : "Oke neng gelis.. Sebentar ya.. Kembaliannya.."



***




Brukk..



Suara sesorang bertabrakan..



Raya : "Ahhh.. Sakit.. Kalo jalan jangan nglamun dong.. Jadi basah baju aku.. Kamu liat di depan ada orang ga sih.." omel Raya karena bajunya jadi basah terkena es yang dia bawa..


Rifky : "Heh..! Kamu.?! Kamu kan cewe rese yang nabrak aku di bandara kan.?"

__ADS_1


Raya : "Iyha emang kenapa..?!" sambil melihat wajah laki-laki itu.." Kita impas.. Kemaren aku nabrak kamu dan sekarang kamu nabrak aku.. Puas.?!" berdiri lalu meninggalkan laki-laki itu..


Rifky : "Heh.. Cewe menarik..! Aku Rifky Alfarezi bakal bikin kamu sujud sama aku.." sambil menyeringai yang membuat orang lain merinding..



***



Pelajaran telah usai, Raya dan Putri pulang bersama pak Agus.. Raya masih kesal karena ulah laki-laki tadi yang membuat sragamnya basah.. Raya meminta pak Agus berhenti di toko buku karena dia ingin membeli beberapa buku untuk sekolah..



Raya : "Pak Agus.. Kita jadi ke toko buku langganan saya itu ya pak.." ucapnya sopan


Pak Agus : "Oke nona cantik.. Kita meluncur.." sambil tertawa..



Beberapa menit kemudian Raya dan Putri sampai di toko buku yang di maksud oleh Raya.. Putri menunggu di mobil karena permintaan Raya..



Pelayan toko : "Selamat siang ada yang bisa saya bantu..?" ucap pelayan itu dengan sopan..


Raya : "Saya ingin membeli beberapa buku tulis dan peralatan sekolah.." ucap Raya


Pelayan toko : "Oh.. Silahkan ke bagian sana.. Di sana banyak pilihan.." sambil menunjukkan tempatnya


Raya : "Terima kasih.." berlalu meninggalkan pelayan itu..



Raya masih memilih buku dan berbagai macam peralatan untuk sekolahnya besuk.. Raya menoleh kebelakang tanpa ragu karena dia mendengar sesorang memanggilnya..

__ADS_1


__ADS_2