Mafia Cinta

Mafia Cinta
Eps 6


__ADS_3

Raya : "Gila.. Abang-abang ku.. Bisa tau aja kalo adeknya lagi terluka.. Hahaha.. Dasar konyol.." Raya tertawa melihat kedua pesan ini karena memang mereka bertiga tidak pernah terpisah sejak kecil..



Raya pun membalas pesan dari kedua kakaknya itu..


To : My Older Brother El



Hmm.. Aku memang sedang terluka.. Apakah kakak akan datang dan meninggalkan pekerjaan mu itu..?? Kurasa tidak..



To : My Older Brother Evan



Yahh.. Aku memang tidak bisa menyembunyikan apapun dari mu kak.. Lalu apakah kamu berencana kesini dan melihat luka ku..?? Kurasa kamu sibuk kak..



Raya cekikikan ketika mengetik pesan itu dan mengirimkannya pada kedua kakak tersayannya itu..



@Di Inggris



Raffael sedang mempimpin rapat memgenai saham perusahaan yang ia dirikan sendiri.. Walapun belum sebesar milik ayahnya tetapi perusahaannya cukup ternama..



Mendengar ada suara notif sepesial yang berasal dari ponsel miliknya El pun segera meraih ponsel miliknya.. Sekertaris pribadi El tau betul siapa yang bisa membuat El mengacuhkan rapat dan tersenyum manis seperti sekarang yang tidak lain adalah adik kesayangannya..


__ADS_1


From : My Dear Raya



Hmm.. Aku memang sedang terluka.. Apakah kakak akan datang dan meninggalkan pekerjaan mu itu..?? Kurasa tidak..



El hanya tertawa saat melihat isi pesan tanpa membalasnya.. Semua orang yang berada di dalam ruangan itu hanya diam ketika melihat momen langka dalam hidupnya yaitu melihat El tertawa.. Karena El terkenal sangat dingin dan juga menyeramkan..



Di tempat lain Evan sedang meeting dengan orang yang menjalin kerja sama sengan perusahaannya.. Nada dering istimewa yang hanya untuk bidadari kecilnya yang ada di Indonesia..



From : Bidadari ku



Yahh.. Aku memang tidak bisa menyembunyikan apapun dari mu kak.. Lalu apakah kamu berencana kesini dan melihat luka ku..?? Kurasa kamu sibuk kak..




***



Pagi harinya Raya tetap ngotot ingin pergi ke sekolah padahal Putri sudah melarangnya.. Raya turun dengan menggunakan jaket pemberian kakaknya yang berharga jutaan, Raya memakainya hanya untuk menyembunyikan lukanya..



Seperti biasanya Raya sarapan dulu sebelum berangkat ke sekolahnya.. Karena tangan kirinya yang terluka maka dia masih bisa menyembunyikan lukanya itu di saku jaket yang besar..


__ADS_1


***



Sesampainya di sekolah semua orang menatap Raya seperti seorang putri sedang lewat di depan mereka.. Berita bahwa ada murid pindahan yang sangat sangat sangat cantik dan juga pintar pun menyebar dengan sangat cepat..



Raya : "Put.. Kok perasaan ku mereka semua ngeliatin kita ya.. Emng ada yang salah ya sama penampilan ku..?" tanya Raya


Putri : "Ray.. Kamu percaya kan sama omongan aku..?" tanya balik Putri..


Raya : "Iyha.. Aku percaya sama kamu Put.. Emng kamu mau ngomong apa..?" jawab Raya..


Putri : "Semua orang itu lagi liatin kamu Ray.." balas Putri sambil tersenyum..


Raya : "Emng kenapa..?" Raya bingung dengan jawaban Putri..



Putri hanya diam tidak menjawab pertanyaan dari Raya.. Siapa juga yang mau berpaling dari Raya..? Hari ini dia sangat sangat sangat cantik.. Dia memakai jaket denim berwarna abu-abu, sragam osis seperti siswa lainnya, rambut yang di kepang miring ke kiri dan menyisakan sedikit di bagian kanan..



Tampilan sederhana tetapi sangat memukau mata.. Raya dan Putri berjalan ke arah kelas mereka dengan mengabaikan semua orang yang melihat mereka..



Sesampainya di depan kelas Raya dan Putri melihat seorang laki-laki yang di kerubungi oleh banyak wanita..



Raya : "Siapa tu cowo.? Narsis amat.?" tanya Raya dengan kesal..


Putri : "Hehhe.. Kenapa sih kamu Ray.? Jangan-jangan kamu suka ya sama dia..??" jawab Putri sambil menyenggol tubuh Raya dengan sikutnya..


Raya : "Apa sih.. Kenal aja engga." jawab Raya dengan bete..

__ADS_1


Putri : "Dia itu kakak kelas kita Ray.. Dia itu ya ganteng, tinggi, putih, kaya raya, pinter bela diri cuman.. Dia itu dingin, nyeremin dan juga ga ramah deh.." ucap Putri menjelaskan..


__ADS_2