
Hari ini seperti yg telah dijanjikan farhan pada vanya akan memanggil tukang tato untuk memberi identitas pada para anggota klan deathstalker
Ada 100 kang tato yg dipanggil Farhan dari daerah yg berbeda untuk mempercapat proses penatoan, tinggal seperempat lagi anggota yg di tato termasuk Vanya
" Vanya Luan bg, ngalah nape" ucap vanya menggeser geser tubuh farhan
Farhan mengalah ia harus sabar pada bocil gemoy kesayangan nya, kalau tidak sayang entah sudah farhan apa kan vanya jika berringkah menyebalkan seperti ini
Vanya mendekat ke si tukang tato" Mas vanya bukan di lengan tapi di pundak sebelah kanan" ucap vanya " trus tatonya kalejengking yg mencapit bunga mawar biru mas" ucap vanya menatap kang tato" eh manggil atau mas sih bg Vian" tanya vanya
Kang tato hanya tersenyum melihat tingkah vanya yg bimbing akan sebutan yg ia panggil padahal mau om ataupun mas sama saja pikir kang tato
" apa aja dek asal yg sopan" ucap Vian
Vian juga baeu selesai di tato sama seperti para stalker tapi ia menambahkan bulan sabit diatas kalejengking seolah olah kalejenhking sedang disinari oleh bulan sabit
Sementara farhan menato dirinya dengan gambar kalejengking deathstalker tapi disekitarnya ada seperri darah ibaratkan kalejengking sedang dihujani percikan darah
______________
Vanya saat ini berada di ruang komputer khusus miliknya jari jemari yg halus itu dengan hilai mengetik komputer semantara vanya menatap datar layar komputer
' bergerak perlahan saja Friska Avanya Zanendra lambat tapi pasti' batin vanya dalam hati
Apa maksud vanya perlahan tapi pasti?
__ADS_1
45 menit bergelut dengan komputer hanya suara ketikan dari keyboard dan mouse yg saat ini terdengar di ruangan vanya, ia menatap layar dengan amat serius meniliti setiap kata yg ada si layarnya lalu
" Ha ha ha ha"
Suara tawa vanya menggema keluar dan sidengar oleh para stalker,vian dan farhan
suara tawa yg bukan berasal dari kesenangan ataupun kebahagian, tawa ini berbeda orang yg mendengarnya bergedik ngeri suara yg bikin merinding, tawa yg licik nan menyeramkan
Apa penyebab dari tawa Vanya?
apa yg ia baca di layar monitor komputernya?
' apa yg kamu temukan kali ini dek' batin farhan
' kenapa tawa itu mengerikan, semisterius itukah dirimu dek' batin Vian
' Astaga cuma suara tawa yg terdenger tapi bikin merinding'
' Queen kita ternyata banyak rahasia'
' tawanya saja mengerikan apalagi jika membatai'
begitulah para stalker berkata dalam hati mereka masing masing
kembali hening
__ADS_1
farhan dan vian sebenarnya penasaran namun jika vanya tidak mengajak atau menyuruh mereka masuk ke dalam maka farhan dan vian tidak ada yg berani masuk ke ruangan Vanya melakukan penelitian, pencarian dan tempat vanya mengurung diri ketika hari lahirnya datang
Ceklek
Vanya keluar daei ruangan nya dengan memasang wajah polos dan menggemaskan
melangkahkan kaki mendekat ke arah garhan dan vian yg sedang duduk santai di sofa
" Abg bantuin vanya ya urusin pindah sekolah vanya, Vanya mau sekolah di SMA Swata Sisingamangaraja" ucap Vanya bergelayut manja ke Vian
" Kenapa tiba tiba" farhan yg bertanya bukan vian
" Hmm kenapa ya" ucap vanya terkekeh melihat wajah farhan yg kesal
" mau tau aja apa mau tau banget nih, aaelah asem bener tu muka kek asama lambung" sambung vanya lagi masih terkekeh
" Ck mbohlah" ucap farhan
" mau kapan pindahnya biar abg urus" tanya Vian
" besok boleh bg tapi lusa aja deh" ucap vanya
" oke besok abg ke sekolah vanya ngurusin semua" ucap vian mengacak acak rambut vanya
" ck abg sebel ah ga bg vian, bg farhan suka banget berantakin rambug vanya" ucap vanga sedikit kesal ke vian
__ADS_1
Vanya bangkit dari sofa melangkah ke kamar nya untuk cosplay jadi putri tidur
ia rasa tidurnya akan tenang malam ini