Mafia Girl Deathstalker

Mafia Girl Deathstalker
Nongki With bg Farhan dan Vian


__ADS_3

Vanya sudah pulang dari sekolah, sepulang sekolah ia langsung ngebut dengan motornya menuju markas deathstalker


sesampai nya di markas


" Sore Queen" ucap paea stalker


" Sore semuanya" ucap Vanya tersenyum lebar


" Abg... yu... hu Friska Avanya Zanendra yg paling cantik imut ga ketolongan pinternya kebangetan plus baik hati dan dermawan pulang" teriak Vanya menuju tempat pelatihan stalker


" astaga anak ini, jgn teriak teriak dek nanti tengorakan nya sakit baru tau rasa" ucap Farhan


" ihs abg ga seru" ucap Vanya kesal


" Abg... nanti malam kita nongki di cafe biasa yuk" ajak vanya mengeluarkan jurus jitunya ya apa lagi kalau bukan puppy eyes nya maka farhan tidak akan menolak jika jurus ini sudah keluar


Farhan hanya berdehem ke vanya sebagai jawaban


" janji" ucap vanya menyodorkan kelingkingnya ke arah farhan


lagi lagi farhan hanya berdehem sebagai jawaban


Vanya menarik nafas " ck sudah la yg penring nongki tak tung tuang" ucap vanya manari nari tak jelas berjalan menuju kamarnya yg ada di markas


" Bg Vian adikmu lapar" teriak vanya didepan pintu kamarnya


" jadi adik abg mau di buatin apa" tanya Vian


" ehmm semur ayam oke abg" ucap vanya


"sangat oke, abg maauk dulu ya" ucap Vian berlalu pergi menuju dapur


Alvian sama seperti farhan kisah mereka hampir sama namun vian dapat merasakan sebentar cinta ibunya, Vanya bertemu vian 3 tahun yg lalu dengan kondisi akh sudah lah sangat mirislah pastinya


tak berapa lama makanan sudah jadi


" Friska semurnya udah jadi" ucap Vian berada di depan pintu kamar vanya lalu berlalu ke meja makan


" uwaa semur kesukaan Vanya


terima kasih abg Vian" ucap vanya senang, ia memakan makanan nya drngan lahap


" abg nanti malam mau ikut nongki di cafe biasa ga sama bg farhan juga" tanya vanya


" hmm boleh udah lama kita ga nongki kan" ucap Vian


" ye...jam 8 kita berangkat, nah sekarang waktunya jadi putri tidur" ucap vanya berlalu pergi menuju kamarnya


" Dasar si putri tidur" ucap Vian


tak terasa waktu berlalu cepat dan sekarang jam menjukkan pukul 20.00

__ADS_1


tok


tok


tok


farhan berdiri didepan kamar vanya


" putri tidur bangun


Friska Avanya Zanendra jadi nongki ga kalau ga jadi abg masuk lab nih" teriak Farhan


si empu yg tadi bobok cantik jasi gelegapan


" eh... eh jadi dong bg bentar vanya mandi" teriak vanya menuju kamar mandi


'kenapa sih bisa nya ngancam dikit dikit ngancam dikit dikit ih.. nyebelin' gumam vanya di dalam kamar mandi


setelah selesai vanya keluar kamar


" ayo let's go abg farhan abg vian" ucap vanya


mereka naik mobil menuju cafe tempat biasa mereka nongki di cafe itu ada live music nya dan makanan nya juga enak enak


Vanya, farhan, vian naik ke atas rooftop cefe yg telah banyak pengunjung itu


mereka duduk dimeja dekat live musicnya


farhan, Vian memasan makanan Vanya sibuk selfie


Vanya mengangkat tangannya


" boleh sini maju" kata someone


" mau bawain lagu apa dek" kata someone


" hanya rindu bg" ucap Vanya duduk di bangku Live music tsb


gitar dipetik


Saat ku sendiri, kulihat foto dan vidio


bersamamu yg tlah lam ku simpan


hancur hati ini melihat semua gambar ini


yg tak bisa ku ulang kembali


ku ingin saat ini engkau ada disini


tertawa bersamaku seperti dulu lagi

__ADS_1


walau hanya sebentar tuhan... tolong kabunkanlah bukannya diri ini tak teeima kenyataan hati ini hanya rindu


Vanya berusaha agar air matanya tak jatuh namun sayang usaha nya sia sia


setetes air mata vanya luruh juga membasahi pipi


Segala cara telah ku coba agar ku bisa


tanpa dirimu ow hooo


namun semua berbeda sulitku menghapus kenangan bersamamu


R )ku ingin saat ini engkau ada disini e


E) tertawa bersamaku seperti dulu lagi


E) walau hanya sebentar tuhan tolong


F) kabulkanlah bukannya diri ini tak terima * kenyataan hati ini hanya rindu


hoooo.. hooo


back to reef


Farhan dan vian meneteskan air mata


prok


prok


nyanyain Vanya berakhir riuh karena tepuk tangan penonton


'Merdu banget suaranya eyy'


'1 lagi dong dek'


' kok air mata gue keluar ya'


' ya ampun cil melow gue


' suaranya cakep, senyumnya cakep busetlah cakep semua'


begitu suara suara penonton yg terdengar


Vanya turun dari panggung live music


melangkah menuju meja milik mereka


" dih cengeng" ledek Vanya ke arah vian


" ga kok abg kelilipan tadi" ucap Vian

__ADS_1


" ae la bisa aja ngeles nya" ucap Vian


farhan hanya memperhatikan interaksi Vanya dan Vian


__ADS_2