Magic Of Binary

Magic Of Binary
Episode 14 - Meretas Naga


__ADS_3

~Gua Hutan Gruts~


"Monster Sialan, mengapa tidak mati-mati? Apa aku kurang kuat ya? Huff, haaa, huuff, haa." Ucap Yuji yang terlihat kelelahan melawan monster tersebut.


"Gruuuuuuaaaaaa..." Suara Naga.


"Sialan." Ucap Yuji sambil menghindari serangan dari ekor Naga yang di kibaskan.


"Bagaimana aku bisa tahu letak titik kelemahan Naga sialan ini?" Ucap Yuji dalam hati sambil berguling-guling untuk menghindari serangan.


"Aku harus memikirkan rencana terlebih dahulu" Ucap Yuji.


~Singgasana Raja Bart~


"Salam hormat Rajaku, aku telah datang menghadap anda." Ucap Kapten Brak sambil tunduk.


"Bagus, Apa kamu sukses dengan misi yang aku berikan?" Tanya Raja Bart.


"Saya tidak gagal sedikitpun dalam misi yang anda berikan" Ucap Kapten Brak.


Kapten Brak mulai melirik Asistennya untuk mengisyaratkan dia agar memberikan bingkisan yang di bawanya itu. Asisten Kalten Brak mulai memberikan bingkisan kepada Raja Bart, tentang hasil dari misinya yaitu untuk mencari tahu informasi Wilayah Utara selama dua bulan lamanya.


"Rajaku, ini adalah hasil dari misi kami yang telah kembali untuk meneliti Wilayah Utara." Ucap Cloud Asisten Kaptem Brak.


"Ceritakan kepadaku saja." Ucap Raja Bart.


"Baiklah, setelah kami pergi berkelana di Wilayah Utara dengan banyak pasukan Guild, di sana juga ada sebuah Kerajaan besar." Ucap Cloud.


"Apa? Ke, kerajaan katamu?" Ucap Raja Bart.


"Apa kamu tahu bagaimana Kerajaan itu, apa lebih besar dari Kerjaan Bervia ini?" Tanya Raja Bart.


"Baik, saya akan menjelaskan lagi. Di sana mereka juga mempunyai sebuah pasukan dengan perlengkapan yang luar biasa, yang saya tahu semua pasukan di sana berjumlah lima ratus ribu." Jawab Cloud.


"Ap, apa? Lima ratus ribu? Kamu tidak bercanda kan?" Tanya Raja Bart yang kaget.


"Mohon maaf Rajaku, jika aku bercanda dan berbohong, maka aku telah melanggar sebuah aturan dari kerajaan ini dan aku pantas untuk di hukum pancung." Jawab Cloud yang berani itu.


"Baiklah aku percaya kepadamu." Ucap Raja Bart.


"Hoo, ternyata Wilayah Utara lebih luas dari Wilayah barat ya?" Ucap Raja Bart dalam hati.


"Mungkin aku akan membuat hubungan baik dengan mereka, lalu setelah itu aku akan menguasai mereka hahahahaha." Ucap Raja Bart dalam hati yng mempunyai rencana licik.


"Baiklah, sekarang pergilah kalian." Ucap Raja Bart.


"Mohon maafkan saya Rajaku, apa benar anda telah memanggil tiga pahlawan?" Ucap Kapten Brak.


Semua orang yang ada di sana melongo mendengar ucapan Kapten Brak barusan karena keingin tahuannya tersebut. Sebelumnya tidak ada yang berani bertanya langsung kepada Raja untuk mengenai informasi yang sensitif ini. Ke tujuh prajurit pun mengarahkan pedangnya kepada Kapten Brak dan Asistennya ketika itu juga.


"Tenanglah kalian!" Ucap Raja Bart kepada para prajurit itu.


"Iya benar, aku telah memanggil ketiga pahlawan. Tetapi keduanya mati karena di bunuh oleh salah satu pahlawan ini sendiri, dia sekarang aku suruh untuk pergi ke dungeon agar menjadi lebih kuat." Ucap Raja Bart.


"Terim kasih atas jawaban dari pertanyaan yang tidak sopan ini." Ucap Kapten Brak.


~Gua Hutan Gruts~


[Status Monster]

__ADS_1


Nama : Naga Penghancur


Ras : Monster


Gelar : Petapa


Lv. ???/???


HP : ???/???


MP : ???/???


Skill : Dragon Fire(SSS), Dragon Regenerstion(SSS), Dragon Claw(SSS), Telekinesis(SSS), Heal(SSS)


"Sialan, Aku sudah menyerangnya berkali-kali Naga ini tetaplah kuat. Curang sekali cuih." Ucap Yuji dalam hati dengan kesalnya dan meludah.


Dia seakan menyindir kekuatan lawannya itu, Yuji tidak sadar bahwa dirinya juga mempunyai status yang tidak masuk akal yang setara dengan Monster Naga tersebut.


[Status Player]


Nama : Yuji


Umur : 18 tahun


Ras : Manusia


Gelar : Petualang Support


Lv. 10/10


HP : •/•


Skill : M∆g|c 0f B|n∆r√(???)


"Apa monster ini merupakan musuh alami ku ya?" Ucap Yuji dalam hati.


"Tunggu, mengapa setiap aku serang berkali-kali statusnya juga seakan tampak error atau glitch. Apa benar, ini seperti semacam bug pada sebuah sistem game? Jika begitu, aku akan menambal bug tersebut seperti layaknya sebuah program komputer." Ucap Yuji dalam hati.


"Yah benar, aku bisa menyerangnya dari dalam. Aku akan mencoba meretas status dari monster tersebut." Ucap Yuji dalam hati dan mulai melakukan peretasan.


"Sistem, gunakan skill Magic Of Binary" Ucap Yuji dalam hati.


[Sistem Dunia]


01000100 01100101 01110011 01110100 01110010 01101111 01111001 01100101 01110010 00100000 01000110 01101001 01110010 01100101 00101000 01010011


Status Monster berhasil di ubah.


[Status Monster]


Nama : Naga Penghancur


Ras : Monster


Gelar : Petapa


Lv. 500/500


HP : 500000/500000

__ADS_1


MP : 502000/502000


Skill : Dragon Fire(SSS), Dragon Regenerstion(SSS), Dragon Claw(SSS), Telekinesis(SSS), Heal(SSS)


"Yosh berhasil." Ucap Yuji dalam hati.


"Kali ini aku akan menggunakan pukulan mawut ku. Terimalah pukulan amarahku ini Naga sialan..." Ucap Yuji yang sudah sangat kesal untuk melampiaskan amarahnya.


Wushh.


Daaaaasshhh.


Bruaaaaaakk.


"Akhirnya kekesalanku sudah terbayarkan." Ucap Yuji yang setelah melompat dan memukul kepala naga itu dari atas.


Cling.


Pyaar.


Naga itu pun menghilang setelah di kalahkan Yuji, Naga tersebut juga telah meninggalkan beberapa item sebagai hadiah yang sudah mengalahkannya. Terlihat banyak emas yang berserakan dan beberapa kostum dari bahan sisik Naga.


"Wahhh, ternyata aku mendapatkan emas sebanyak ini huahahahahaha." Ucap Yuji sambil kegirangan dan berenang di antara emas-emas tersebut.


~Wilayah Bervia~


Blast tampaknya sudah berada di tengah kota bervia, sepertinya dia menuju Guild para petualang. Dia pun memasukin Guild tersebut, di dalam ruangan itu tampaknya dia sedang waspada karena takut identitasnya ketahuan.


"Selamat datang Tuan, apa anda baru datang ke Guild ini?" Tanya Amelia.


"A, aah, Sepertinya aku mau mendaftarkan diri sebagai seorang petualang." Ucap Blast yang terlihat bercucuran kringat.


"Maaf Tuan, apa anda bisa mengatakan nama anda dan kelasnya terlebih dahulu?" Tanya Amelia.


"Ba, baiklah, namaku Blast. Aku akan memilih fighter untuk kelas petualangku." Jawab Blast.


"Tunggu sebentar ya Tuan Blast." Ucap Amelia.


"Ekhem." Ucap Blast.


"Semua para petualang di sini tidak menaruh kecurigaan sedikitpun tentangku. Apa kali ini aku berhasil ya menyembunyikan identitasku ini?" Ucap Blast dalam hati sambil melirik sekitar.


"Tuan, tuan. Ini kartu tanda pengenal petualang anda." Ucap Amelia.


"A, ahh, terima kasih." Ucap Blast.


"Sama-sama Tuan Blast, jika anda ingin menerima quest anda bisa menuju di papan quest yang kami sediakan di sana." Ucap Amelia sambil menunjukknya.


"Baiklah, aku mengerti." Ucap Blast.


Setelah mendaftarkan diri sebagai seorang petualang. Sang panglima Raja Iblis Kuro itu pergi dan berjalan ke luar, di tengah perjalanan Blast tidak sengaja bertemu dengan Yuji. Tetapi mereka berdua mengabaikan satu sama lain. Yuji pun terlihat sedang menuju Guild para petualang untuk melakukan konfirmasi yang telah menyelesaikan kelima questnya tersebut.


"Tuan Yuji, apa kamu baik-baik saja?" Tanya Amelia dengan cerianya.


"Aku baik-baik saja dan telah menyelesaikan kelima quest ini." Jawab Yuji.


Yuji pun mengeluarkan semua bukti-bukti dari kantung inventorynya tersebut. Dan barang-barang yang keluar itu terlihat seperti core monster, sebagian tubuh monster yang dia bunuh, dll.


"Ehh, tunggu. Sebanyak ini? Uweeeehhh." Tanya Amelia yang terkejut.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2