
Cuaca di atas langit tiba-tiba di penuhi dengan awan yang gelap bercampur petir, seketika itu Yuji juga sedang menengok ke atas. Terlihat sesuatu yang besar itu tengah muncul, jika dilihat lagi dengan mata sipitnya. Ternyata sebuah Pedang raksasa yang sedang akan menuju dirinya dari atas kepalanya tersebut.
"Hiiiiaaaa, apa kamu bercanda Pak Tua?" Ucap Yuji sambil berteriak dan kaget.
~Hutan Gruts~
Setelah Blast mendapatkan kekuatan Raja Iblis Kuro, tampaknya dia sekarang berbeda dari ras singa lainnya. Dari tubuh fisiknya yang sebelumnya seperti singa pada umumnya, wajahnya sekarang terlihat di penuhi oleh sebuah tato khusus iblis dan tubuhnya terlihat kekar di banding sebelumnya.
[Status Iblis]
Nama : Blast
Ras : Iblis Singa
Gelar : Panglima Iblis
Lv. 400/400
HP : 400000/400000
MP : 550000/550000
Skill : Teleport(SSS), Regeneration(SSS), Claw(SSS), Dark Sword Giant(SSS), Dark Sword(SSS), Evolution(SSS), Dark Sword Rain(SSS), Telekinesis(SS), Evolution(?)
"Ternyata statusku juga berubah drastis ya, dan aku juga mempunyai skill baru." Ucap Blast yang begitu senang.
"Memang kekuatan Rajaku adalah sebuah berkah." Ucap Blast yang memuji Rajanya yang bernama Kuro.
Gluduk, gluduk, gluduk.
Duaar, duaaar.
"Cuaca hari ini tiba-tiba mendung." Ucap Blast sambil menengok ke atas langit.
"Sialan, apa-apaan itu?" Ucap Blast dengan kagetnya melihat sebuah pedang besar akan turun di arena duel Wilayah Bervia.
~Kota Bervia~
Setelah dari Hutan, Blast pun kembali lagi menuju ke Wilayah Bervia dengan skill Teleportnya itu. Tiba-tiba saja Blast menghilang dari tempatnya tersebut dan dia sekarang berada di gang sempit yang berada di tengah Kota. Blast pun menengok ke atas langit lagi, pedang itu makin dekat. Semua warga juga merasa panik dan takut karena skill Kapten Brak tersebut.
~Kerajaan Bervia~
Raja Bart dan sekumpulan orang di sana sedang melihat peristiwa tersebut, mereka semua melongo melihat sihir yang sangat besar itu. Tiba-tiba Assasin dari Raja Bart datang dan memberi kabar di hadapannya.
"Rajaku, sihir besar tersebut sedang menuju ke Arena duel." Ucap Assasin.
"Dasar Brak bodoh, pasti ini ulahnya. Suruh dia untuk menghentikannya, apa dia berencana akan menghancurkan Wilayah Kerajaanku ha?" Ucap Raja Bart sambil berteriak dan tampak kesal.
"Baik Rajaku, saya akan melaksanakan perintah anda." Ucap Assasin.
~Arena Duel~
"Anak muda, kamu tidak akan bisa kabur dari skill ini. Kita akan mati bersama-sama, hahahaha" Ucap Kapten Brak sambil tertawa puas.
"Huaaa, aku belum mau mati, aku belum menikah." Ucap Amelia sambil menangis dan neratapi nasib.
"Pak Tua sialan, dasar bodoh. Apa kamu sudah gila? Mengapa kamu merugikan orang lain hanya untuk pertarungan yang tidak berguna ini." Ucap Yuji sambil berteriak dan sedikit kesal karena tingkah konyol Kapten Brak.
__ADS_1
"Maafkan aku, aku hanya ingin menang darimu anak muda, Huahahahaah." Ucap Kapten Brak sambil tertawa terbahak-bahak.
Wuuuiissshhhh.
Wuuuush.
Pedang raksasa itu pun perlahan makin mendekati Arena Duel dengan suara angin sepoi-sepoi dari langit. Yuji pun mencoba untuk bersikap tenang dan mulai menutup mata, dia sedang memikirkan suatu cara bagaimana dia bisa menggagalkan pedang yang akan jatuh ke tanah itu tersebut.
"Sialan, sialan, sialan. Otakku stuck" Ucap Yuji dalam hati sambil berpikir keras dan sedikit kesal.
"Tunggu, mungkin aku akan menciptakan sihir baru, tetapi apa? Belzebub? Tidak. Jika aku menciptakan sihir itu, yang pasti akan memenuhi ruang dimensi lain dan akan menjadi sampah." Ucap Yuji dalam hati.
"Benar, aku akan memukulnya. Agar pedang tersebut hancur berkeping-keping." Ucap Yuji dalam hati yang sudah menemukan solusinya itu.
"Sistem, ciptakan sihir baru." Ucap Yuji dalam hati.
[Sistem Dunia]
01000100 01100101 01110011 01110100 01110010 01101111 01111001 01100101 01110010 00100000 01000110 01101001 01110010 01100101 00101000 01010011
Sihir Particle Punch telah di ciptakan.
[Penjelasan Skill]
Particle Punch, skill ini bisa mengurai benda-benda sekitar seperti partikel hanya dengan memukulnya.
[Status Player]
Nama : Yuji
Umur : 18 tahun
Ras : Manusia
Gelar : Petualang Support
HP : •/•
MP : •/•
Skill : M∆g|c 0f B|n∆r√(???), Block Dimensional (?), Dimensional Punch(SSS), Particle Punch(?)
"Lagi-lagi aku menciptakan skill tanpa rank? Ahh, abaikan masalah ini terlebih dahulu." Ucap Yuji dalam hati yang terkejut.
Wuuuushhhh.
Duum, duum, dumm.
Sriiiiiingg.
Pedang itupun menuju arena duel dan tepat berada di posisi Yuji. Yuji pun bersiap untuk menggunakan skill yang baru di ciptakannya tersebut. Tangannya terlihat menggenggam sangat kuat, seketika itu dia juga mengayunkan pukulan tersebut ke ujung pedang raksasa itu.
Wuuushh.
Duaaaarrr.
Zzzt, zzzzt, zzzt.
__ADS_1
"Sialan, rasakan pukulanku ini. Skill Particle Punch." Ucap Yuji dengan semangatnya sambil mengayunkan pukulannnya itu.
"Huaaaaaaaaaaa..." Ucap Yuji sambil berteriak menahan pedang tersebut dengan pukulannya.
Duuum, duum, duum.
Zzzzt, zzztt.
Duaaar, duaar.
Duel adu kekuatan itu terjadi dengan di iringi suara petir yang bergemuruh. Dalam dirinya dia berani mempertaruhkan semua ini kepada takdir, untuk menghancurkan pedang raksasa tersebut apakah berhasil atau tidaknya.
"Hiks hiks" Ucap amelia yang masih menangis.
Semua orang pun di buat melongo melihat kedua kekuatan yang besar itu, perasaan semua warga juga tercampur aduk antara takut, khawatir. Assasin Raja Bart juga melihat Yuji yang sedang menahan pedang raksasa itu dari kejauhan. Blast juga masih berjalan menuju Arena duel untuk melihat mereka berdua.
Kratak, takkk, kratak.
Pyaaaaaar.
Pedang raksasa itu pun perlahan retak dan tiba-tiba hancur seketika itu menjadi partikel-partikel kecil yang mengurai. Yuji pun berhasil menghancurkan pedang raksasa tersebut, semua orang yang melihat di buat terkejut dan terharu. Rasa khawatir dan takut sebelumnya juga mulai pudar dalam sekejap.
"Huuuff, dasar Pak Tua bodoh. Mengapa kamu melakukan ini ha?" Ucap Yuji sambil berteriak dan kesal.
"Anak muda, aku hanya mengujimu kamu tahu. Huahahahaah" Ucap Kapten Brak dengan santainya dan mengkorek kotoran telinga sambil tertawa.
"Amelia, ameliaaaa.." Ucap Kalten Brak sambil berteriak.
"Hueee, maafkan aku Kapten." Ucap Amelia yang masih melongo dan tidak sadarkan diri karena melihat peristiwa barusan.
"Tolong kamu umumkan siapa pemenangnya." Ucap Kapten Brak.
"Ba, ba, baiklah Kapten. Pemenang duel ini adalah Tuan Yuji." Ucap Amelia yang terbata-bata.
"Mungkin hari ini aku akan dipanggil Raja, anak muda jaga diri baik-baik. Setelah ini kita akan bertarung lagi." Ucap Kapten Brak dengan santainya.
"Pak Tua sialan, aku tidak mau lagi bertarung denganmu." Ucap Yuji dengan nada kesal.
Setelah 10 menit kemudian, Blast pun akhirnya sampai di arena duel. Pada akhirnya dia terlambat untuk melihatya, Blast dalam pintu masuk arena duel tersebut bertemu Yuji. Mereka berdua melihat satu sama lain. Blast pun diam-diam menganalisis Yuji.
[Status Player]
Nama : Yuji
Umur : 18 tahun
Ras : Manusia
Gelar : Petualang Support
HP : •/•
MP : •/•
Skill : M∆g|c 0f B|n∆r√(???), Block Dimensional (?), Dimensional Punch(SSS), Particle Punch(?)
"Hem, ternyata petualang pemula." Ucap Blast dalam hati sambil melihat status Yuji hanya dengan sekilas.
__ADS_1
Bersambung...