
Saat sedang asik dalam obrolan tiba-tiba datang seseorang dan langsung duduk di sebelah david.
"ngomongin aku ya?" rio langsung menyambar Jus di depan david dan meminumnya.
"itu jusnya david, kalau kau mau bisa minum punya ku" sambil menyodorkan gelas berisi jus yang sama.
"dih ogah, aku enggak mau ketularan penyakit" dengan wajah mengejek rio menolak.
"sembarangan kamu ya! Aku laki-laki paling sehat di kota K asal kau tahu!" sahut arkan dengan mata melotot seperti ingin menelan orang.
"Tiap hari kerjaannya gonta ganti pacar, kau yakin masih sehat?" rio makin mengejek
"Kalo david aku sih percaya dia sehat" senyum rio sambil menepuk bahu david.
"Pacar embah mu! Mereka itu cuma gula-gula tahu tidak!" arkan makin melotot di buatnya.
"Terlalu banyak gula juga tidak baik untuk kesehatan" james ikut menimpali
"Tuh james saja paham, jangan terlalu banyak konsumsi gula dapat menyebabkan diabetes" dengan ekspresi serius rio menatap arkan.
"Cih" arkan masih ingin membalas namun di potong david
"memang seberapa banyak Dia konsumsi gula?" menatap rio dan james di depannya sambil menunjuk ke arah arkan.
__ADS_1
"entahlah, saking banyaknya aku sampai tidak bisa menghitung" jawab james santai sambil menyeruput kopinya.
"Kalian ini apaan sih, begini begini aku juga tahu batasan loh! Aku ini Cowok setia, Hati dan tubuhku hanya untuk Helen seorang" arkan menjawab dengan percaya diri sambil menepuk-nepuk dadanya.
"perasaan ku ini tidak bisa di pahami dengan mudah oleh Para Jomblo! Hahahaha"
kata kata pamungkas yang menjadi kemenangan arkan dalam pertarungan kali ini, puas melihat wajah wajah sahabatnya yang cuma bisa terdiam Pias.
Sementara Arkan masih tersenyum kegirangan melihat wajah wajah pias sahabatnya, Rani datang mengantarkan tiga piring hidangan yang tadi di pesan arkan.
Ingat rani, jangan sampai membuat kesalahan! Satu piring untuk tuan David, satu piring untuk tuan james, satu lagi untuk tuan arkan. Dalam hati rani menyemangati dirinya sendiri.
Belum selesai piring terakhir di letakkan, tangan rio sudah menyambar dengan cepat.
"Sejak pagi aku belum sempat makan, Operasi kali ini cukup panjang dan rumit"
Rio memberikan jawaban yang membuat siapapun yang mendengar merasa kasihan.
"Selamat makan" lanjut rio sambil memasukkan potongan daging ke mulutnya.
Rani yang sedari tadi masih bingung dengan kejadian barusan mulai tersadar dan hendak berbalik badan melanjutkan pekerjaannya.
"pelayan, buatkan satu porsi lagi" arkan memberikan perintah
__ADS_1
"oh iya baik tuan" jawab rani sedikit canggung.
David yang sejak tadi tidak berbicara namun diam diam memperhatikan Pelayan di depannya mulai mengalihkan pandangannya dan menikmati hidangan favoritnya.
James yang sejak tadi memergoki tatapan david hanya tersenyum tipis.
Arkan yang sedang menunggu makanannya, tiba tiba teralihkan oleh kedatangan tiga orang gadis gadis anggun dan cantik sedang dipandu sam menuju meja yang sudah mereka pesan. Selain eve house terkenal karena klub house khusus kalangan elite, eve house juga terkenal karena reputasi restaurant nya yang mewah dan memilikki cita rasa makanan lezat.
Dengan anggun gadis gadis itu duduk di meja mereka sambil tidak henti hentinya melirik Kearah David dan sedikit tertawa kecil kegirangan karena bisa melihat langsung David Narendra dari dekat. Masing masing dari mereka mulai mengeluarkan aura memikat, mereka tidak mau menyianyiakan kesempatan yang mungkin hanya datang sekali dalam hidup mereka.
"Mimpi apa aku semalam, bisa melihat David narendra dari jarak sedekat ini" ucap gadis bergaun hitam
"iya enggak nyangka aslinya lebih ganteng daripada foto di majalah, bagaimana penampilan ku? Sudah oke kan?" gadis dengan gaun beraksen bunga menimpali
"huh jangan mimpi ya, david pasti aku yang mendapatkannya!" sungut gadis bergaun hitam membuat temannya kesal.
"Ini kesempatan emas Girls, dalam satu meja berkumpul semua laki laki Berkuasa dan kaya raya. Tidak dapat david buatku juga tidak masalah asalkan bisa memikat salah satunya" balas gadis Bergaun Coklat dengan sudut mata menunjuk ke meja seberang sana.
"Luar biasa! ada Dr Rio Presdir Medical Grup, ada James atlana Ceo Atlana Corp dan ada juga Arkan Wibawa Pemilik Heaven n paradise Resort!" sahut gadis bergaun bunga sangat antusias
"kecilkan suara mu! Jangan membuat malu kami ya!" gadis bergaun hitam berbisik penuh penekanan.
apa apaan dia! sejak tadi bisanya memarahi ku saja! Tidak sadar dengan dirinya yang seperti gadis murahan Ingin berebut Laki laki dengan ku!
__ADS_1
sementara itu gadis dengan gaun berwarna coklat sama sekali tidak perduli dengan keributan dua temannya, gadis itu hanya fokus membuat tatapan memikat dan memberikan siluet tubuh yang menggoda.