Masa SMA

Masa SMA
Band dadakan


__ADS_3

Dion membuka pintu sebuah ruangan, yang di dalamnya terdapat beberapa alat musik seperti drum, gitar, piano, seksopon, dan masih banyak lagi.


Dion : "Kita akan berlatih di sini, di ruangan seni tepatnya studio musik sekolah ini".


Aliando : " tempat yang menarik, dan cocok dengan acaranya"


Gilang : " Yaaa,, ini bagus, yang penting bukan perpustakaan"


Sementara Raja hanya diam saja, masih tetap tanpa ekspresi. Alika dan Novita cukup antusias mereka menghampiri sebuah piaono yang ada di ruangan itu dan mencoba memainkannya.


Namun ternyata nada yang ia tekan tidak enak didengar, Alika dan Novita pun tertawa bersama.


Gilang : " ya ampun... kalian berdua gak bisa main piano?" gilang menghampiri mereka berdua , dan langsung mengambil alih piano itu.


Gilang pun memainkan sebuah lagu yang berjudul Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja dari judika.


Alika : " woooow, gue gak nyangka loe bisa main piano" sangat kagum melihat Gilang.


Novita : " luar biasa" sambil bertepuk tangan


Raja : "Cih... cuman gitu doang " ketus Raja, karena kesal mendengar sanjungan Alika dan Novita pada Gilang.


Gilang : "emang loe bisa" dengan nada yang kesal , karena ia merasa diremehkan oleh Raja.


Dion :" kita di sini untuk bertengkar atau latihan?!" ucap Dion dengan nada yang mampu membuat mereka menutup mulutnya rapat-rapat .


" Okey, gue sebagai mentor kelompok ini, gue mau tanya kita akan menampilkan apa?" tambah Dion.


Novita : "tadi aku lihat , sepertinya kelompok kak Livy akan menampilkan dance deh.."

__ADS_1


Gilang : " apa dance? tapi untuk kelompok kita sepertinya gak mungkin deh, aku ragu Alika bisa menari!" ledeknya pada Alika.


Alika : " hey tuan, jangan salah tentu sajaaaa..... gue gak bisa" dengan senyum canggungnya.


Sebenarnya Alika sedikit tidak nyaman berada dikelompok ini. Pertama ada Raja seseorang dari masa lalunya dan banyak sekali pertanyaan untuknya. Kedua mentor kelompok ini adalah seseorang yang paling populer di sekolah ini, karena Alika orangnya kurang suka terhadap sesuatu yang populer.


Aliando : " eum, kak bagaimana kalau kita tampil sebagai band saja? lagi pula di sini alat musik nya cukup lengkap, aku lumayan bisa memainkan drum" saran Aliando.


Gilang :" Aku bisa memainkan piano ini kak"


Dion : " gue rasa gue cukup mahir bermain gitar, dan kau Raja kau bisa menjadi vokalisnya" tunjuk Dion pada Raja.


Gilang : " ha... ha...ha.. aku ragu tuan muda yang dingin ini punya suara emas"


Novita : " hei siapa tahu"


mereka semua pun melirik kearah Raja ,untuk meminta persetujuan sekaligus memastikan bahwa Raja mampu bernyanyi.


Gilang :" tuh kan sudah gue bilang, tuan muda ini tak bisa bernyanyi"


Alika : " yaah... sayang banget deh kita gak bisa buat grup band.. padahalkan hadiahnya menarik banget, bisa makan di restoran mewah" Alika memasang muka kecewa.


Aliando : " memangnya loe belum pernah makan di sana?" tanya Aliando pada Alika.


Dion : " lagian itu restoran yang biasa saja, gue malah bosen makan di sana" sifat sombongya Dion mulai kambuh.


Alika : " belum pernah lah.."


Novita : " tapi kan ini kesempatan langka makan di sana secara gratis"

__ADS_1


melihat Alika yang cemberut karena tak ada kesempatan untuk memenangkan lomba bakat ini. Entah mengapa tiba-tiba Raja berubah pikiran.


Raja : " baiklah gue akan lakuin apa yang kalian mau"


Alika dan Novita pun "Yeeeeesss" sambil berpelukan layaknya teman yang telah lama kenal.


Raja :" jangan seneng dulu, gue punya syarat!"


Alika : " yaaahhhh... apa syaratnya?"


Raja : " karena anggota bandnya sudah pas jadi kalian berdua gak usah lihat kita latihan" tunjuknya pada Alika dan Novita.


Dion : " itu sih gampang, kalian berdua bisa kan pergi ke sebuah butik yang ada di depan sekolah ini ,lalu kalian bisa pilihkan kostum untuk kami tampil".


lalu Dion mengambil sebuah kartu warna hitam dari dalam saku celananya dan memberikannya pada Alika.


Novita : " emang gak apa-apa kak beli kostum?"


Dion : " walaupun ini acara dadakan ,gue gak mau kita setengah-setengah!" jelas Dion


Alika : " WOW, ini kan kartu tanpa batas" sepertinya baru pertama kalinya Alika melihat kartu jenis itu.


Gilang : " jangan norak deh Alika, dan ya jangan lupa Novita sebaiknya loe yang pilih model bajunya buat kita ya, jangan sampe nona kampung ini".


ledeknya pada Alika.


Alika : " hey tuan, jika kau benar-benar tampan, pakaian apapun , mau kampungan sekalipun akan tetap pantas dipakai!.....


Ayo Novita" jawaban sinis Alika, sambil menarik tangan Novita.

__ADS_1


Sementara Alika dan Novita pergi ke butik yang disebutkan Dion, Dion, Gilang ,Raja dan Aliando pun memulai latihan bandnya.


Like , comment and vote....,


__ADS_2