Masa SMA

Masa SMA
Episode 23


__ADS_3

Andre memberhentikan kursi roda Cantika di taman rumah sakit.


"bagaimana, enggak suntuk lagi kan?." tanya andre sambil memandang Cantika


"tidak." ucap cantika tersenyum sambil memandang taman


"Ndre aku mau nanya sama kamu." ucap cantika tiba tiba serius sambil melihat Andre


"tanya apa sayang?." ucap andre sambil melihat Cantika


"kamu kenapa bisa suka dan cinta sama aku?." tanya cantika sambil melihat Andre


Andre pun memandang wajah Cantika sambil menghela nafas


"aku nggak tau kapan rasa suka ini ada samamu tapi yang jelas aku nyaman dekat denganmu. dan soal cinta? Bagiku mencintai itu tidak perlu alasan can, karena kalau aku punya alasan mencintai mu, maka cinta aku ke kamu itu nggak tulus ." ucap andre sambil mengelus pipi Cantika


Cantika pun tersenyum melihat jawaban dari Andre.


"apakah kau tau, aku sangat mencintai mu." ucap andre sambil menatap lembut mata Cantika


"benarkah?"tanya cantika yang ikut menatap mata Andre untuk memastikan apakah itu hanya omong kosong. Namun nihil, seperti tidak ada kebohongan di mata Andre


"tentu." ucap andre sambil mencium kening Cantika


"untuk itu jangan pernah hianatin aku dan jangan pernah pergi dari hidupku karena kamu hanya milikku." ucap andre lagi sambil memeluk Cantika


"enggak akan, dan nggak akan pernah." ucap cantika sambil membalas pelukan Andre


"kamu tau gak?" tanya cantika sambil melepas pelukan Andre


"enggak, soalnya kamu kan belum cerita." ucap andre


"isss makannya itu dengerin dulu." ucap cantika sambil memanyunkan bibirnya


"ada hal di hidup ini yang tidak bisa kembali yaitu:


1.Waktu


Kita tidak dapat memutar kembali waktu yang kita punya, tetapi kita bisa menciptakan kenangan yang berarti.


2.Perkataan


Semua perkataan yang kita ucapkan tidak akan pernah bisa di tarik kembali.

__ADS_1


3.Kesempatan


Kita tidak bisa mendapatkan kembali peluang dan kesempatan yang telah lewat. Namun, satu hal yang pasti kita bisa menciptakan peluang dan kesempatan dalam hidup.


"Aku berharap suatu saat kita tidak pernah menyia nyiakan ke tiga ini di dalam hidup kita." ucap cantika tersenyum


"siap." ucap andre sambil memberi hormat dan tersenyum kearah Cantika


***


Lisa, Frida dan Santi sudah sampai di rumah sakit. Kini mereka sudah berjalan menuju ruangan Cantika. Ketika sampai di ruangan Cantika, mereka terkejut melihat ruangan itu yang sama sekali tidak ada orang. Mereka pun panik dan segera menghubungi Andre


"kak Ndre Cantika samamu gak?" tanya lisa khawatir sambil berjalan mondar mandir


"ada kok." ucap andre di sebrang telpon sana


"astaga gue kira dia hilang. yaudah kak, buruan datang kesini soalnya kami ada di ruangan Cantika." ucap lisa


"baik." ucap andre sambil menutup telpon nya


***


Cantika masih terus memandang taman yang indah itu. Tetapi karena bunyi nya telpon dari kekasih nya itu, Ia pun menatap kekasih nya.


"siapa?" tanya cantika


"oh yaudah ayo kita kesana." ajak cantika


Andre pun mendorong kursi roda Cantika ke ruangan Cantika. Setelah sampai di ruangan ia tersenyum melihat semua orang yang berada di ruangan itu


"hallo." ucap cantika tersenyum


"astaga can, gue udah khawatir sama lo. gue kira lo hilang." ucap lisa sambil mengehela nafas dengan kasar


"iya can kami khawatir banget sama lo tadi, tapi untung lo sama kak Andre." sambung frida lagi


"hehehe sorry, gue bosan di ruangan terus jadi gue pergi sama kak Andre ke taman." ucap cantika menjelaskan yang sebenarnya.


"yaudah gak papa, yang penting kamu baik baik aja." kini Santi yang berbicara membuat semua orang menoleh kepada nya.


"eh gue salah berbicara ya?" tanya santi sambil menggaruk garukan kepala nya yang tidak gatal


Cantika hanya tertawa

__ADS_1


"hahaha tidak kok." ucap cantika tersenyum


"ufff, gue kira salah bicara." ucap santi sambil menghela kan nafas nya


Kini mereka semua bergabung di sofa yang ada di ruangan Cantika sambil berbicara dan tertawa. kecuali Andre memilih kursi yang ada di dekat ranjang Cantika sambil memainkan Hp nya.


Andre yang melihat cuman dia cowo, Ia pun memilih menelpon sahabat sahabat nya untuk datang kerumah sakit.


Setelah 1 jam akhirnya sahabat Andre pun datang.


"pantesan ya lo suruh kami datang karena cuman lo ternyata yang cowo." ledek jhonathan sambil tertawa


"masih jadi cowo atau udah jadi cewe sekarang?." ledek jimy lagi


"******* lo berdua." ucap andre sambil melemparkan bantal yang ada di ranjang Cantika ke wajah Jhonathan dan Jimy


"ih babang Andre kasar banget iuuu." ucap jhonathan dengan membuat suara manja nya


"kakak Andre kok kasar banget si, udah gak sayang lagi ni sama dedek?." goda jimy ikut ikutan


"jijik gue nengok lo berdua." ucap andre kesal


Hahahaha


Tawa semua perempuan yang ada di ruangan itu.


"kalian lucu banget sih." ucap cantika sambil menunjuk Jhonatahan dan Jimy


"sayang Cantika kok ketawa sih, aturannya bela ini abang jhonathan dong." ucap jhonatahan manas manasi Andre


"Jhonathan!." teriak andre sambil memasang wajah marah dan mendekat kedekat kearah jhonathan


"kaburrr." teriak jhonatahan sambil berlari dari ruangan itu


"hahaha." tawa mereka semua


"mereka sangat dekat ya." ucap santi masih tetap melihat Andre yang kejar kejaran di daerah rumah sakit


"ya gitulah, persahabatan mereka unik." ucap Cantika tersenyum sambil tetap memandang Andre yang kejar kejaran dengan Jhonathan


"kadang mereka selalu berantam dan selalu berbeda pendapat, tapi mereka saling menyayangi dan saling peduli." sambung cantika lagi yang membuat Santi menoleh kepada nya dan menganggukan kepala nya


"Menurut mu apa yang kamu ketahui tentang sahabat?" tanya cantika yang kini sudah menatap Santi

__ADS_1


"menurut ku sahabat itu orang yang selalu ada buat kita dan selalu mengerti tentang keadaan kita." ucap santi sambil menatap Cantika. "kalau menurut mu?." kini Santi yang bertanya kepada Cantika


"Bagiku sahabat itu seperti bintang. Dia memang tidak selalu terlihat, Tapi dia selalu ada untuk mu." ucap cantika sambil memandang Lisa dan Frida yang sudah tertidur di sofa


__ADS_2