
Mereka semua telah bergabung di ruang tamu sambil nonton tv dan makan cemilan. Andre yang merasa bosan pun mengeluarkan hp nya.
betapa terkejutnya dia melihat wa nya yang sudah banyak di banjiri pesan. Terutama grup Osis.
"astaga, ternyata besok ada acara unjuk bakat ya?." tanya andre sambil melihat kedua sahabat nya yang masih asik dengan nonton tv
"entah." ucap jhonathan cuek sambil mengangkat kedua bahu nya
Sementara Jimy sudah tertidur di sofa dengan pulas.
"woi ******* lo berdua, lo tengok sekarang wa lo berdua!!." bentak andre yang membuat jimy terbangun
"apa sih sensi banget lo hari ini, PMS lo ya?." ucap jimy yang sudah duduk di sebelah Andre
Andre pun menjitak kepala Jimy. "lo ya bisa bisa nya tenang dalam masalah kek gini, lo lihat ni gue udah dari kemarin di chatt sama pak kepala sekolah." ucap andre yang wajah nya sudah ketakutan
"ha srius lo?" tanya Jimy dan Jhonatan barengan
"makannya lo lihat *****!." ucap andre sambil memegang pelipis nya
Jhonathan dan Jimy pun melihat hp mereka. Mereka pun terkejut karena dibanjiri pesan dan ditanya tanya tentang keberadaan mereka yang hilang entah kemana.
"gila bro, banyak kali ni yang ngechatt." ucap jhonathan sambil menunjukan chatt nya sama Andre
"sama gue juga." ucap jimy yang masih mengscrool chatt
"gue mau nanya, kalian kemana waktu rapat OSIS kemarin?" tanya andre sambil menatap tajam ke arah Jhonathan dan Jimy
Jhonathan dan Jimy yang ditanya tentang hal itu pun langsung saling berpandangan. "i-i-itu Ndre." ucap jhonathan yang terbata bata
"itu apa?" tanya andre sambil memincingkan mata nya
"cabut." jawab jimy todepoint
"apa lo bilang cabut!?" tanya andre geram
"habis nya lo gak ada, jadi yaudah kami cabut aja." ucap jimy lagi todepoint tanpa merasa ada salah
"bedebah!." ucap andre geram sambil melemparkan cemilan yang ada dimeja ke wajah mereka
"gue gak mau tau, besok lo berdua datang cepat!" ucap andre lagi dengan geram
"yaudah kami berdua tidur disini aja biar besok kita sama sama datang cepat." ucap jimy lagi
"terserah lo, stres gue mikirin lo berdua." ucap andre sambil pergi meninggalkan Jhonathan dan Jimy yang masih duduk di sofa
"mau kemana lo?" tanya jhonathan saat Andre pergi
"tidur!." ucap andre singkat tanpa menoleh ke arah jhonathan
"sialan ni bocah, lalap tidur terus." ucap jhonathan
"sahabat lo tuh." ucap jimy
"sahabat lo juga keong!." ucap jhonathan sambil melemparkan cemilan ke arah Jimy
***
Cahaya matahari menerobos ke celah jendela kamar membuat sang gadis yang tertidur nyenyak terbangun dari kasur nya.
"hoamm, sudah pagi ternyata." ucap cantika meluruskan kedua tangan nya
__ADS_1
Cantika pun beranjak dari tempat tidur nya dan langsung bergegas menuju kamar mandi. Setelah selesai mandi ia pun memakai seragam sekolah dan langsung bergegas menuju ruang makan.
Ruang makan
"pagi kak." sapa cantika tersenyum sambil menggeser bangku
"pagi juga dek, gimana masih sakit?" tanya kak Harry
"enggak lagi kok kak." ucap cantika tersenyum
"kamu hari ini kesekolah?" tanya kak harry sambil membuat selai ke roti nya dan ke roti Cantika
"iya kak, soalnya aku udah kangen dengan suasana sekolah." ucap cantika tersenyum melihat kelakuan kakak nya yang peduli kepada nya.
"yaudah makan dulu ni." ucap kak harry sambil memberikan roti yang sudah di olesi nya dengan selai
"makasih kakak." ucap Cantika sambil mengunyah roti
Drrrt drrrt drrrt
Dear❤
sayang, hari ini aku gak bisa jemput kamu ya soalnya pagi pagi ini aku harus sudah sampai ke sekolah. Kamu hati hati ya di jalan nanti. I Miss You😊
Cantika
oke sayang, kamu juga hati hati. I Miss You Too😊
Chattan mereka pun berhenti.
"dek, mau berangkat sama kakak, atau sama teman kamu?" tanya kak harry
"sama kakak aja." ucap cantika
Mereka pun sudah pergi meninggalkan rumah.
Sesampainya di sekolah
"baik baik ya belajar nya." ucap kak harry sambil mengelus rambut Cantika
"siap bos." ucap cantika sambil memberikan hormat
Kak Harry hanya tersenyum melihat kelakuan adik tersayang nya yang masih kecil itu. Meskipun Cantika selalu bilang dia sudah remaja, tapi kakak nya selalu bilang dia masih adik kecil yang sangat di sayangi nya. "yaudah kakak ke kantor ya, bye." ucap kak harry sambil melambaikan tangannya. Cantika pun membalas lambaian kak harry
Dikelas
"hallo guyss." teriak cantika menggema di ruangan kelas nya
"cantikaaaaa!." ucap semua anak perempuan sambil mendekat dan langsung memeluk tubuh Cantika.
Cantika tubuhnya yang sudah di peluk oleh banyak orang dikelas nya, ia pun langsung batuk batuk. "uhukk uhukk." bukannya mereka berhenti, malah mengeratkan pelukan mereka. "sesak gue woiii!." teriak cantika kencang sehingga membuat semua orang melepaskan pelukan mereka
"lo udah baikan?" tanya fiya si cewe buntel
"udah." ucap cantika tersenyum
"bagus deh." ucap mereka semua.
"maaf ya kami gak bisa datang ke rumah sakit." ucap surya si ketua kelas yang suka cari ribut di Genk mereka
"gak papa kok, tapi makasih ya kalian sudah peduli dengan gue." ucap cantika tersenyum
__ADS_1
"sama." ucap mereka tersenyum
Cantika pun berjalan ke arah meja nya. Dilihatnya di sampingnya dan di belakang nya belum ada orang. Ia pun mengeluarkan Hp nya dan langsung mengetikan pesan.
"woii lo berdua dimana? gue udah di kelas ni."
"ha? lo datang ke sekolah? srius lo kan?" tanya lisa kegirangan
"iyaa bawel. buruan deh lo berdua kesini, percuma gue datang cepat cepat tapi lo berdua gak ada."
"sabar honey." kini frida yang membalas pesan
Cantika tidak menjawab pesan nya lagi, Ia pun lebih memilih melihat suasana yang ada di luar kaca jendela. Hingga 20 menit suasana yang tadinya belum terlalu ribut, kini sudah ribut dan langsung gempar.
"cantikaaaa!." teriak lisa kencang yang membuat satu kelas menutup kuping mereka
"woi berisik banget lo!." bentak surya yang masih menutup kuping nya
Lisa tidak membalas ucapan surya, Ia malah berlari ke meja Cantika. "akhirnya kamu datang juga beb." ucap lisa memeluk Cantika dengan erat.
"Cantika sayangg!." teriak frida lagi yang tiba tiba muncul dengan suara yang cempreng yang membuat semua orang untuk menutup kuping dengan erat.
"astaga, trio Kwek kwek kalau udah bersatu pasti gini!." celutuk anak murid
Frida berlari ke meja Cantika dan langsung ikut ikutan memeluk Cantika. Kini mereka bertiga berpelukan.
"astagaa lo berdua macam gak pernah jumpa setahun aja." ucap cantika sambil menggeleng gelengkan kepala nya
Lisa dan Frida mengiraukan ucapan Cantika, mereka mengeratkan pelukan nya kepada Cantika yang membuat Cantika makin sulit bernafas.
"woi engap we, lepas." ucap cantika sambil melepaskan pelukan mereka
"hehehe sorry sorry beb." ucap mereka cengengesan
"lo berdua ya, bukannya di sambut dengan pelukan hangat, ini malah di sambut dengan pelukan mematikan." ucap cantika sambil menghela nafas
"kan itu udah di sanggup dengan pelukan hangat Can, tapi kalau memang mau lebih hangat lagi obat nya kak Andre. hahaha." ucap lisa tertawa
"iya tuh benar, kan nanti nyaakin hangat jadinya hehehe." ucap frida yang ikut ikutan sambil tertawa cengengesan
Pletakkk
Cantika pun menyentil jdat mereka.
"sakit can." rengek lisa sambil memegang jidat mereka
"astaga Can, jahat banget sih sama sahabat nya." ucap frida sambil memegang jidat nya
"makannya, kalau ngomong tuh jangan asal ceplas ceplos." ucap cantika sambil menatap tajam ke arah Lisa dan Frida. Mereka yang mendapat tatapan tajam dari Cantika menunduk.
"kalian ngapain nunduk gitu? emang aku ada di lantai ya." ucap frida lagi dengan nadas ketus.
Mereka pun langsung menegakkan kepala nya dan langsung menatap Cantika
"sorry ya Can." lirih lisa. Sementara frida masih menunduk sambil memegang jidat nya yang kesakitan
"yaudah gak papa, lagian gue yang seharusnya minta maaf karena sudah menyentil jidat kalian. tapi gue puas kok hahaha." ucap Cantika sambil berlari
Mereka semua pun menatap Cantika yang sudah berlari meninggalkan mereka. "Cantikaaaa!." teriak Lisa dan Frida sambil pergi mengejar Cantika
"astaga ni bocah bertiga, kalau udah bersatu pasti ribut." ucap anak murid sambil menggeleng gelengkan kepala
__ADS_1
***
Jangan lupa beri like, vote dan dukungan nya supaya author makin semangat. Terima kasih😊❤