Masa SMA

Masa SMA
Episode 19


__ADS_3

Mereka pun telah sampai di depan sekolah


"sore bos." ucap mereka serentak sambil memberikan hormat kepada Andre


"sore." ucap andre singkat


"tugas kalian adalah cari pacar gue yang bernama Cantika." sambung Andre lagi sambil memberi foto cantika


"baik bos segera kami laksanakan." ucap anak buah Andre sambil memberikan hormat dan langsung bergegas pergi


"lo sudah peringatkan mereka kan bahwasannya jangan main senjata di daerah sekolah gue." bisik andre kepada asisten nya


"sudah bos." ucap asisten


"bagus. lo bisa gerak sekarang untuk mencari keberadaan pacar gue." perintah andre


"baik bos." ucap asisten nya dan langsung meninggalkan Andre


"Lisa, Frida mendingan lo berdua di mobil aja ya biar gue, Jhonatan dan Jimy yang mencari keberadaan Cantika." ucap andre


"tapiii..." ucap lisa terputus


"percayakan ini semua sama kami bertiga." ucap andre tegas


"oke. kalau ada apa apa kabari kami berdua y." ucap lisa dan diangguki oleh Andre


Lisa dan Frida pun langsung menuju kedalam mobil


"kalian semua sudah siap?" tanya andre sambil melihat kedua sahabat nya


"siap. kayaknya lebih seru bermain sekarang." ucap jhonathan dan diangguki oleh jimy dengan senyuman kecut


"kalau gitu let's go." ajak Andre dan diangguki oleh Jhontahan dan Jimy


***


Asisten Andre mulai menghidupkan earphone nya


"sekarang titik keberadaan Cantika berada di gudang. segera kalian datang kesini." ucap asisten


"tunggu kami, ambil jarak agak jauh supaya tidak ketahuan." ucap mereka


***


"titik keberadaan Cantika berada di gudang, kita mulai sekarang." ucap Andre lantang dan diangguki oleh Jhonathan dan Jimy


Mereka pun segera menuju ke gudang


"gerakan semua anak buah untuk mengambil posisi." ucap andre di earphone


***


Santi yang takut keberadaan mereka diketahui Andre, langsung mengambil gerakan cepat


"kita harus bawa Cantika ke luar, gue takut Andre akan gerak cepat dari kita." ucap sinta kepada anak buah nya


"oke bos." ucap anak buah nya dan langsung mendekat ke arah cantika dan membopong tubuh Cantika


Sementara Andre sudah sampai di gudang


"permainan dimulai!." teriak andre


Mereka pun langsung keluar dari tempat persembunyian dan langsung mendobrak pintu gudang


"angkat tangan kalian!." bentak Andre sambil mengeluarkan pistol nya


Anak buah Andre pun sudah berada di depan Andre untuk mengantisipasi takut akan terjadi sesuatu


"****** kita, mereka udah gerak cepat." ucap santi ketakutan sambil melihat Andre dan anak buah nya


"gimana ini bos?." tanya anak buah santi yang juga sudah ketakutan. Santi hanya diam aja karena dia pun merasa tidak bisa lagi untuk kabur dari Andre


"ternyata kalian dalang dari semua ini!." bentak andre


Andre yang sudah ingin menghabisi Santi pun menjadi tidak jadi karena melihat Cantika yang sudah terkapar di lantai


"lo urus mereka berdua." ucap Andre kepada asisten nya


Andre langsung berjalan ke arah Cantika. Andre pun mengeluarkan air mata karena melihat Cantika yang sudah terkapar di lantai. Ia pun melepaskan ikatan Cantika dan langsung mengendong cantika yang tidak berdaya lagi


"Jhon, Jim kita bertemu di rumah sakit. lo urus mereka berdua dan jangan buat mereka mati dulu. karena kita akan bersenang senang dulu bersama mereka." ucap Andre sambil melirik Santi dan anak buah nya

__ADS_1


"baik! seperti nya itu lebih menyenangkan." ucap jimy sambil tersenyum


Andre pun langsung meninggalkan mereka semua


***


Sementara Lisa dan Cantika yang berada di mobil tidak bisa tenang. Mereka tetap mengeluarkan air mata dan berdoa kepada Tuhan agar Cantika dapat ditemukan.


"Frid, gue gak bisa kalau di mobil terus. gue harus keluar untuk cari keberadaan Cantika." ucap lisa sambil membuka pintu mobil


"gue juga, ayok kita cari keberadaan Cantika." ucap frida sambil ikut membuka pintu mobil


"ayo kita kerumah sakit." ucap Andre dari belakang


Mereka pun menoleh


"ya Tuhan Cantika." ucap Lisa dan Frida barengan sambil mengeluarkan air mata dan berjalan menuju cantika


"ayo kita kerumah sakit." ucap andre dan diangguki oleh Lisa dan Frida


Mereka pun masuk ke dalam mobil dan langsung bergegas menuju ke rumah sakit


Di dalam mobil


"Can maafin gue, seharusnya gue tadi ikut dengan lo." ucap Lisa sambil menangis


"huhuhu Can bangun." ucap frida sambil memegang tangan Cantika


Andre yang melihat mereka pun merasa hatinya tersentuh. Baru kali ini Ia melihat persahabatan seseorang yang sangat dalam padahal persahabatan mereka baru dimulai. Andre pun sekarang mulai tau bahwa "Sejatinya pertemanan itu tercipta agar kita saling merangkul, melengkapi dan memperbaiki. Bukan seberapa lama mereka telah hadir di hidup kita, tapi seberapa lama mereka membuat hari hari kita menjadi lebih indah."


Mobil pun telah sampai di rumah sakit. Andre pun langsung membuka pintu dan langsung mengendong Cantika. Ia pun berlari sambil mengendong Cantika dan disusuli oleh Lisa dan Frida


"susterrrrr!." teriak andre kencang sehingga membuat semua orang menoleh kepada nya. Suster yang melihat Andre sedang mengendong Cantika yang tidak berdaya itu langsung menghampiri nya sambil membawa ranjang. Suster pun langsung membawa Cantika sambil berlari menuju ruangan UGD


"Lis, lo tolong lunasin administrasi nya ya, biar gue yang jagain Cantika." ucap Andre dan diangguki oleh Lisa


Lisa pun segera menuju ruang Administrasi


Mereka pun telah sampai di ruangan UGD


"tolong tunggu diluar." ucap suster sambil memberhentikan langka nya


"tolong berikan yang terbaik buat nya." ucap andre


Andre pun hanya menunggu diluar dengan perasaan khawatir sambil mengeluarkan air mata


"mengapa bukan gue yang berada di ranjang itu, kenapa mesti orang yang gue sayangi." ucap andre sambil melihat ruangan Cantika sambil menangis


Frida yang melihat kak Andre menangis pun langsung menyentuh pundak kak Andre


"kak Ndre harus sabar ya, kita sekarang harus banyak berdoa supaya Cantika baik baik saja." ucap frida memenangkan Andre. Andre pun hanya diam aja


"Cantika masih di dalam?" tanya lisa yang baru saja datang. Frida pun hanya menganggum


Kini mereka bertiga pun sudah duduk sambil menunggu dokter


***


Asisten Andre, dan sahabat Andre membawa Santi di ruangan yang gelap yang biasa dibuat untuk penyekapan orang yang sudah berani menganggu hidup mereka


"gue gak nyangka si lo berbuat senekat ini sama Cantika." ucap jhonathan sambil menatap jijik ke arah Santi


"itu gue lakuin karena gue benci lihat Cantika! dia sudah berani melawan gue dan mengambil Andre dari gue!." teriak santi sambil memberontak untuk dilepaskan


"ha mengambil Andre? cuihhhh! sejarah nya Andre tidak pernah dekat dengan lo, apalagi pacaran dengan lo." ucap jhontahan ketus


"lagian lo itu udah selalu ditolak, tapi tetap aja ngejar Andre. murahan banget si lo." ucap jimy to de point


"iya gue murahan! apa salahnya gue memperjuangkan orang yang gue cintai ha?." ucap santi sambil mengeluarkan air mata


"lo gak salah memperjuangkan cinta lo, tapi cara lo itu salah! dan satu lagi ingat, sampai mati pun Andre tidak akan pernah membuka hati nya untuk lo. seharusnya lo tau itu." ucap jimy lagi dengan penuh penakanan


"gue gak peduli, selagi gue masih hidup gue akan terus membuat Andre mencintai gue." ucap santi lagi sambil melototkan mata nya


"wah kuat juga hati lo ya. meskipun udah di tolak, tetap aja bangkit! salut gue sama lo." ucap jhonathan


"seharusnya lo ingat, mau seberapa usaha lo untuk mendapatkan seseorang kalau memang seseorang itu tidak cinta dengan lo, lo tetap gak akan bisa mendapatkannya. karena sejatinya Cinta itu tidak bisa di paksakan." ucap jhonathan


Jlebbb. Perkataan itu membuat hati Santi tersakiti serasa ada yang menancapkan pisau di hati nya


"apa gue sudah salah memaksakan seseorang untuk mencintai gue?." ucap santi dalam hati nya sambil memikirkan ucapan jhonathan

__ADS_1


"masih banyak cowo di luar sana yang bisa mencintai mu. Jangan lo paksakan untuk membuat seseorang untuk mencintai mu karena itu nanti nya akan menyakiti mu." ucap jhonatan lagi


"Sakit? ya rasanya sakit mendengar kata kata itu. Ternyata benar yang di bilang Jhonathan aturannya gue mikir seberapa besar pun usaha gue untuk menyingkirkan Cantika dari kehidupan Andre, Andre tetap mencari nya dan akan mencintai nya." ucap sinta dari dalam hati


"maafin gue. gue sudah dibutuhkan dengan cinta." ucap santi tiba tiba


Mereka semua pun terkejut dengan ucapan Santi


"gak usah minta maaf kalau lo nanti nya ngulangin lagi." ucap jhonatahan


"beri gue kesempatan 1 kali lagi. gue janji gue akan merubah sifat gue." ucap santi lagi dengan serius


"kesempatan? apa kesempatan itu pantas diberikan untuk wanita licik seperti lo?." tanya jimy sambil menatap Santi dengan sinis


"apa seseorang tidak bisa di beri kesempatan? sedangkan Maha pencipta aja pemaaf." ucap santi lagi yang membuat Jhonathan dan Jimy terdiam


"sekali lagi maafin gue. Gue janji akan berubah, kalau gue melanggar perjanjian itu gue siap dibunuh." ucap santi dengan lantang yang tanpa di sadari nya percakapan nya dari awal sudah direkam oleh asisten Andre


"gue tidak bisa mengambil keputusan, karena yang lo sakiti disini adalah Cantika. hanya Cantika yang bisa mengambil keputusan buat maafin lo atau tidak." ucap jhonatahan


"gue harap omongan lo bisa di pegang." ucap jimy datar


"tentu." ucap santi


"tolong jaga dia karena kami mau kerumah sakit." ucap jhonatahan kepada asisten Andre dan semua anak buah Andre


"baik." ucap mereka semua


"ayok Jim." ajak jhonatan smabil bergegas pergi dan diikuti Jimy


Mereka pun bergegas pergi dari ruangan itu dan langsung mengambil mobil dan melaju ke rumah sakit yang sudah dikabari oleh Andre


***


sudah 1 jam mereka menunggu. Dokter pun sudah keluar dari ruangan


"saudara pasien?." tanya dokter


"kami dok." ucap Andre beranjak dari kursi nya dan langsung berjalan ke arah dokter diikuti oleh Lisa dan Frida


"bagaimana dok keadaan nya?." tanya Andre khawatir


"dia baik baik saja. untung kalian cepat membawa dia kesini, karena luka yang ada di wajah nya dan di kepala nya hampir membuat dia koma." ucap dokter


Mereka pun yang mendengar kata koma dari dokter langsung kaget. tapi untung Tuhan masih memberi kesempatan untuk Cantika, sehingga mereka bisa melihat Cantika lagi.


"makasih dok. apa pasien sudah bisa dilihat?." tanya andre yang sudah ingin menemui Cantika


"sudah bisa, tapi kalau nanti dia sudah siuman jangan terlalu banyak di ajak ngobrol." ucap dokter


"baik dok." ucap andre


Dokter pun bergegas pergi. Mereka pun langsung masuk ke ruangan


Betapa hancur nya hati mereka semua melihat Cantika yang terbaring di ranjang. Mereka pun mengeluarkan air mata sambil berjalan mendekat ke arah Cantika


"sayang maafin aku." ucap andre duduk di samping ranjang Cantika sambil mengenggam tangan Cantika


"huhuhu Can maafin gue." ucap lisa menangis melihat kondisi Cantika


"Can, gue tau lo kuat! lo harus bangun." ucap frida sambil mengeluarkan air mata


Jhonathan dan Jimy pun telah sampai di rumah sakit. Mereka pun segera berjalan mencari ruangan Cantika yang sudah dikabari oleh Andre. Saat mereka sudah menemukan ruangan Cantika, mereka langsung membuka pintu. Ketika mereka membuka pintu, pandangan mereka pun langsung menuju ke Cantika yang terbaring lemah dan juga ke semua orang yang ada disitu yang sedang menangis. Tidak bisa dikatakan lagi, mereka pun juga mengeluarkan air mata sambil berjalan mendekat ke arah ranjang Cantika


"kalian udah datang?" tanya andre sambil menoleh kearah kedua sahabat nya. Mereka pun hanya mengangguk sambil tetap mengeluarkan air mata


Andre tetap memegangg tangan Cantika, dan mencium kepala cantika. Ketika Andre sedang mengenggam tangan Cantika sambil menunduk nangis, jemari Cantika bergerak gerak


"Ndre, jemari Cantika bergerak." ucap jhonatahan kuat sehingga membuat mereka semua menoleh


Andre pun langsung memanggil dokter. Dokter pun datang dan langsung memeriksa keadaan Cantika.


"sebentar lagi dia akan mulai siuman." ucap dokter tersenyum


Mereka pun senang mendengar kabar dokter


"makasih dok." ucap Andre senang sambil mengelap air mata nya. Dokter pun hanya mengangguk dan langsung bergegas pergi


"makasih Tuhan buat kesempatan mu." ucap andre dalam hati sambil tetap memegangg tangan Cantika dan tersenyum


***

__ADS_1


Hallo readers, akhirnya keinginan kalian terkabulkan juga. Sekarang Cantika sudah ditemukan😊


Jangan lupa beri like, vote dan dukungan nya supaya author makin semangat. Terima kasih😊❤


__ADS_2