
' iya benar, lagu ini lagu yang sama seperti pada kotak musik itu hanya aransemennya saja yang berbeda' batin Alika .
Alika pun terus memandangi sang vokalis band tersebut, sesekali tatapan mereka bertemu, namun saat tatapan mereka sengaja bertemu, mata Raja langsung mengalihkan pandangannya.
'ahhh...mungkin saja ini hanya kebetulan, mana mungkin ia menyanyikan lagu ini kembali hanya untukku, lagi pula benda seperti kotak musik itu pasti tak berharga untuk orang sepertinya' Alika meyakinkan diri dan hatinya sendiri agar ia tak menumbuhkan sebuah harapan atau perasaan yang akan membuatnya patah.
Novita : "Alika lihatlah mereka sudah seperti band sungguhan saja ya... padahal kan cuman berlatih 2 jam saja " sahut Novita walaupun matanya tak lepas melihat ke atas panggung.
Alika : " iya ,, keren banget ya, untung kostumnya pun gue gak salah pilih...". ucap Alika yang telah sadar kembali dari lamunannya.
...****************...
Kini Livy pun sudah berada diantara para penonton . Dalam hatinya ia sangat ingin melihat penampilan Dion sang pujaan hatinya. Walaupun Dion tak pernah peka akan perasaannya. Tapi, bagi Livy untuk saat ini dirinya berada di samping Dion pun sudah lebih dari cukup. Garis besar ya,,, untuk saat ini, namun untuk kedepannya Livy masih belum tahu akan menjadi seperti apa perasaannya.
"aku sangat menyukaimu saat kamu seperti ini, Dion" ucapnya pelan dan dalam matanya hanya ada Dion. Sepertinya anggota lain tak terlihat bagi Livy.
"wah Raja ku seperti vokalis sungguhan mereka tak gugup sama sekali" ucap Della.
"iya ya.... sepertinya mereka akan menjadi juara" jawab Viona.
mata Dea layaknya seperti mata Livy yang hanya memandang satu orang saja. Jika dimata Livy hanya Dion dan Dion, dalam mata Dea hanya ada Raja dan Raja.
'bisakah aku menjadi pemilik hatimu?' batin Dea, untuk cinta padq pandangan pertamanya.
...****************...
Teriakan dan tepuk tangan penonton mengakhiri penampilan band kelompok Dion.
Kini bu Sisil dan pak Ari sudah berada di atas podium kembali, sedangkan 2 orang dewan juri yang lain telah keluar dari aula ini.
" kami selaku guru di sekolah ini sangat bangga kepada kalian semua, kalian mampu membuat kami terkagum-kagum dengan setiap penampilan yang ada, kalian mampu menyelesaikan sebuah tantangan dengan baik" ucap bu Sisil dengan diiringi tepuk tangan dari pak Ari.
"Sesuai yang kami janjikan untuk kelompok yang menjadi juara akan kami berikan hadiah berupa kupon makan di sebuah restoran mewah untuk setiap anggotanya ". tambah pak Ari.
"penampilan kalian semua sangat luar biasa, juara di hati ibu namun kami hanya akan menyebut satu juara saja" gombal bu Sisil.
"baik , langsung saja kami panggilkan juara untuk lomba pentas seni ini dimenangkan oleh kelompooooooooooook............DION" bareng bu Sisil dan Pak Ari.
__ADS_1
semua yang ada di sana pun bertepuk tangan bahkan ada yang bersiul.
Kelompok Dion pun dipersilahkan naik ke atas podium untuk menerima hadiah yang telah dipersiapkan.
Acara MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) pun berakhir dengan cukup berkesan.
...****************...
Kini para siswa pun telah bubar dari dalam aula, ada yang langsung pulang ada yang masih berkerumun dengan sesama teman. Seperti kelompok Dion yang kini berada di halaman sekolah.
Alika : "kalian sangat hebat" pujinya sambil mengacungkan kedua ibu jarinya.
Gilang :" seperti kataku kau harus membawa kertas Alika"
Novita : "kalian seperti band sungguhan"
Alika :" aku gak menyangka kak Dion mau berpartisipasi untuk kelompok ini terimakasih kak" sepertinya Alika tanpa sadar mengucapkannya.
Dion : " selera fashion mu pun bagus Alika" balas Dion ,kembali memuji Alika dengan senyuman.
' yaaa ampun kak Dion tersenyum padaku,,,,,' batin Alika tak menyangka.
membuat anggota yang lain cukup tertegun dengan pertanyaan Raja yang biasanya acuh , apalagi mengenai pendapat orang lain terhadapnya.
Namun kali ini mengapa ia menanyakan pendapat Alika.
Alika :" aaapa,,, suaramu? euum. .. suaramu sangat indah". Alika cukup gugup oleh pertanyaan Raja.
Raja hanya tersenyum kecil kepada Alika. Membuat orang disekitarnya merinding. Dion orangnya memang dingin namun tak sedingin Raja, jika dibandingkan Dion masih sering berbicara kepada orang lain karena jabatan ketua OSIS nya, namun Raja jarang sekali berbicara.
'mimpi apa ya Alika semalem, bisa disenyumin dua orang ganteng' batin Novita.
Aliando : " sekarang,, bagaimana apa yang akan kita lakukan mengenai hadiahnya" ucap Aliando memecahkan kecanggungan yang diciptakan Raja.
Gilang : "kapan kita akan dinner? "
Novita : " sepertinya akan seru"
__ADS_1
Dion : " sorry, untuk minggu ini gue gak bisa"
Raja : " gue juga gak bisa"
Alika : " euummm,,, emang cukup melelahkan juga kalau nanti malem"
Gilang : " ya udah deh, biar gue buat grup chat saja, nanti kita bisa berunding kapan waktunya yang pas gimana kak?"
Dion : " okey.. ini biodata kelompok kita " sambil menyerahkan beberapa lembar kertas kepada Gilang.
Aliando : "sekarang kita boleh langsung pulang kak?"
Dion : " ya sekarang kalian boleh pulang"
Mereka pun pulang.
...****************...
"Alika,,, Alika,,," teriak seseorang kepada Alika yang telah melewati gerbang sekolah.
Alika pun menengok ke belakang.
" hey Dea,,,ada apa?" tanya Alika.
"selamat ya kelompokmu jadi juara" ucap Dea.
"ah iya terimakasih loh,, Dea aku sangat kagum loh ,,kamu ternyata jago ngedance..."
" he...he..he ah kamu bisa aja,,, aku sebenarnya penggemar kpop loh".
jawab Dea.
"pantas saja..." Ucap Alika.
"ya udah gue pulang dulu ya,,, sampai jumpa hari senin,, semoga saja kita satu kelas" harap Dea.
"iya aku pun mengharapkannya" sambung Alika.
__ADS_1
mereka berdua pun berpisah untuk pulang ke rumahnya masing-masing.
Like, comment and vote.....🙏🙏🙏