
" Kau lihat wanita yang itu ?" Mia mengikuti arah tangan Jin menunjuk.
" Iya Tuan !" sambil mengangguk cepat
" Cepat temui dia dan katakan bahwa kau adalah kekasih ku . paham !"
Mia kaget lagi meski sudah mendengar beberapa kali sambil menunjuk ke dirinya sendiri. " Hah ! saya ?"
" Memangnya disini ada siapa lagi hah! ingat gadis , aku sudah menghabiskan uangku sebanyak lima juta won untuk mengubahmu " Jin mendekatkan wajahnya lagi ke Mia.
" Lalu apa yang harus saya katakan "
" Terserah padamu dan aku menunggu disana " Seokjin meninggalkan Mia dan pergi untuk mengambil tempat duduk tak jauh dari mereka..
Dengan bersusah payah Mia melangkah ke meja tempat wanita cantik yang menunggu kedatangan Kim Seokjin. " Apa anda yang bernama Im ceongha ?" Mia berlagak seperti kekasih yang tak rela jika miliknya di rebut
" Bagus gadis manis !" Jin tersenyum mendengar cara Mia berbicara
Wanita itu menoleh dan melihat siapa yang menegurnya tanpa ada kata permisi dahulu. " Siapa ya ?" tanya nya sbil melepas kacamata hitam nya.
" *Astaga ! mengapa dunia pria itu begitu berbeda dengan ku* !" Mia syok melihat wanita yang bernama Im ceongha itu adalah seorang model sekaligus aktris papan atas juga..
" Apa anda mengenal saya ? atau anda ingin meminta tanda tangan saya ?" Dengan anggun ia melihat kedua kakinya dan juga tangan nya.
" Tidak ! aku datang kesini bukan untuk itu !" Mia langsung duduk tanpa menunggu di persilahkan.
" Lalu " Ceongha tersenyum melihat betapa kakunya orang yang di hadapan nya.
" Tolong jauhi pacar saya dan jangan pernah berharap untuk menemuinya lagi !" Mia berusaha agar tidak meledak karena terlalu senang bertemu dengan orang terkenal..
" Sepertinya ada kesalahpahaman diantara kita Nona !" Ceongha dengan tenang meladeni Mia
( *Apa Nona katanya* !" Mia kegirangan dalam hatinya.
" Lalu siapa kekasih yang nona maksud?" Mia langsung sadar kembali dan menatap Im ceongha dengan lekat.
" Kim seok Jin " Mia merasa kesulitan mengatakan nama itu.
" Ffffftt. hahahaha 🤣 kamu lucu sekali ?" Ceongha tertawa melihat ekspresi wajah Mia
" Baiklah baiklah hahahaha.. sebelum aku mengatakan pendapat ku lebih baik kita makan malam dulu , gimana ?"
__ADS_1
Mia sedikit goyah akan ajakan itu apalagi Melihat makanan enak yang sudah di hidangkan di hadapan mereka.
" *Aduh gimana nih! tolak gak ya , tapi ini kan makanan enak ,dan aku juga belum pernah mencicipi nya* " )
" Gadis sialan ! awas saja jika kamu berani makan dan mengacaukan rencana ku !" Kim Seokjin ngomel dalam hati nya .
" Ayo makan " Ceongha mengbil sendok dan sumpit nya lalu makan kecuali Mia yang masih berpikir makan atau tidak ..
" Aku tahu kamu di bayar !" Deg ! Mia jantungan mendengar bisikan Ceongha
" Kamu pikir aku ini orang bodoh " Sambung ceongha lagi membuat Mia semakin mengecil dan menciut...
" Kamu pilih makan atau aku akan membuat Kim Seokjin itu di kelilingi banyak orang !" Ceongha mengancam Mia membuat Mia makan tanpa pikir panjang lagi..
" Wow..! aku baru pertama kali makan makanan ini !" Mia takjub dengan rasa masakan yang ia makan sekarang ini ..
Kim Seokjin juga kaget melihat Mia makan dengan lahap bahkan dengan orang yang baru pertama nya ia jumpai .
" Aku kan sudah bilang supaya jangan makan apapun yang dia berikan !" Karena tidak tahan lagi Seokjin menghampiri mereka dan menarik tangan Mia..
" Akhirnya keluar juga kamu !" Ceongha menahan wajahnya dengan sebelah tangan nya yang di letakkan di atas meja.
" Bukan urusanmu dan jangan pernah muncul lagi di hadapan ku !" Jin menarik tangan Mia dan hendak pergi keluar namun ceongha menahan mereka
" Apa maksud dari ucapan mu itu ?" Jin menoleh ke arah ceongha
" Yah seperti yang kamu dengar. aku juga tak tertarik dengan perjodohan ini ! apalagi karir ku sedang naik naik nya " Seokjin tampak berpikir sejenak
" *Betul juga* !" dalam hati Jin.
" Lalu apa rencana mu ?" Tanya Jin dan langsung duduk di hadapan Ceongha tanpa memedulikan Mia lagi...
" Aku akan bicara pada kedua orang tua ku dan mengatakan hal yang sama seperti yang kamu dengar. " IM ceongha minum jus yang tidak membuat gemuk ..
" Baik . jika sudah seperti itu maka urusan kita selesai sampai disini " Seokjin bangkit dari duduknya dan berbalik untuk mengajak Mia pulang.
" Dan terimakasih " Seokjin mengucapkan itu kepada ceongha lalu mereka berdua menghilang dari hadapan IM ceongha.
Setelah keluar dari kafe Blind Spot yang menjadi tempat kencan buta Kim Seokjin, Mia dan Jin berjalan beriringan di tengah kota..
" Mengapa kamu langsung makan begitu dia menawarkan nya ?" Jin bertanya pada Mia
__ADS_1
" Karena dia sudah tahu bahwa aku di bayar " Jawab Mia
" Semudah itu kamu ketahuan ?" Heran Jin
" Hei Tuan . aku ini hanya lah orang kecil " protes Mia
" Tapi kamu kan bisa mengelak " Ungkap Jin lagi yang membuat Mia kesal
" Ah sudahlah! yang penting kan sudah beres. lalu mana bayaran ku !" Mia menjulurkan tangannya kepada Jin untuk menagih upah nya..
" Tidak jadi di bayar ! karena kamu sudah gagal !" Jin mendorong badan Mia untuk masuk ke dalam mobil dan mengantarnya pulang. " Apa ?! gak dibayar !" kaget Mia
" Hm !"
" Tapi aku kan sudah melakukan seperti yang Tuan suruh !" Mia ngegas
" Bukankah semua yang melekat pada tubuhmu itu aku yang beli ? jadi anggap saja itu adalah bayaran nya ?" Jin menahan senyum nya melihat Mia komat Kamit mengatai dirinya pelit..
Brak... Mia dengan kuat menutup pintu mobil Jin " Tidak ada kata terimakasih gitu ?" Kata Jin pada Mia
" Tidak !" Mia terus berjalan masuk hingga tak kelihatan bayangan nya lagi..
" Dasar gadis aneh. jika kamu tahu , kamu akan kaget sekali " Seokjin pergi dari sana lalu kembali ke apartemen dimana semua para member BTS tinggal bersama.
"Dasar Idol pelit! perhitungan ! padahal kan uangnya banyak " Mia masih kesal
" Ah. aku punya ide " Dia mengutak-atik hp nya dan memotret semua yang Jin berikan padanya...
" Kena kau ! setelah ini semua terjual aku akan kaya " Mia terus menunggu pembeli dengan sabar.
Ting.ting Ting Ting Ting Ting Ting Suara notifikasi itu berlomba-lomba untuk membeli barang yang Mia jual.
" Wow. semuanya tampak tertarik " Mia bahagia melihat penawaran yang berderet di layar hp nya.
" Siapa ini ? apa dia sudah gila ? mahal sekali yang dia tawarkan " Tanpa pikir dua kali Mia langsung membungkus barang tersebut dan mengirim kan nya pada alamat yang sudah di terima nya..
Setelah itu dia langsung menginformasikan bahwa semua itu sudah terjual pada orang yang beruntung.
" Hem aku kaya !" Mia kegirangan melihat nominal yang masuk ke akun rekening nya.
" Huh ! Lihat saja nanti jika Kim Seokjin itu bertanya tentang semua barang itu maka aku akan katakan padanya bahwa semua itu sudah habis ku buang ! hehehehe....."
__ADS_1
" Loh .. aku kan belum bayar Bu? mengapa ibu bilang sudah di bayar? siapa yang membayar nya ?"