
Adalah sebuah apartemen mewah yang di sebut sebut sebagai apartemen yang paling mahal diantara kota Seoul Korea Selatan.
Bahkan ketika agensi menginformasikan bahwa BTS telah pindah kesana membuat seluruh para penggemar sangat bahagia.
Mereka akan tinggal di apartemen jika tidak ada kegiatan manggung dimana mana dan sesekali datang ke perusahaan yang sudah membesarkan nama mereka hingga mendunia.
" Hyung, apa kau menyukai gadis itu "? Suga menghampiri Jin yang sudah mulai berbaring di atas kasur.
" Siapa yang kau maksud ?" Jin masih belum menyadari nya..
" Siapa lagi ? Namanya Mia kan ?" Ucapan Suga membuka Jin duduk tegak di atas kasur nya .
" Aku tidak mengerti apa maksudmu Suga " Jin kembali berbaring
" Aku bukan orang bodoh Hyung, bahkan orang lain juga bisa menebaknya " Suga juga ikut berbaring di samping Jin ..
" Kembalilah ke kasur mu " Jin menendang Suga hingga terjatuh.
" Hei bukankah kita sekamar ?" Suga mengusap bokongnya yang terasa panas.
" Tapi kasur ini kecil Suga " Jin melebarkan kakinya supaya tidak ada tempat untuk Suga
" Dasar pria tua menyebalkan " Dengan terus mengusap bokong akhirnya Suga kembali ke kasur nya
" Jangan lupa bahwa kau satu tahun di bawahku. ah bukan beberapa bulan saja hanya tahunnya yang berbeda !" timpal Jin membuka Suga tak berkutik
" Dasar pria dingin !" Suga naik ke atas tempat tidur nya
" Tapi semu orang menganggap kau yang dingin bukan aku !" Jin tak habis jawaban
" Dasar bermuka dua "
" Apa katamu ? " tiba tiba Jin sudah di dekat Suga ..
" Aku tak bilang apa apa kok " Suga mengelak ..
" Apa aku benar benar menyukai gadis itu ya ?" Akhirnya Jin yang ikut gabung tidur dengan Suga.
__ADS_1
" Aku tidak tahu dan jangan pedulikan aku !" Suga membelakangi Jin yang terlentang di samping nya.
" Bukankah larangan pacaran untuk kita sudah di tiadakan ya " Suga langsung memutar arah nya menghadap Jin
" Jangan gegabah Hyung. " peringat Suga pada Jin
" Iya aku tahu " Jin menutup mata dan tertidur bersama dengan Suga..
Berbeda dengan Jin , Mia justru sekarang sedang menikmati hidup karena terbebas dari tagihan kost selama dua tahun kedepann.
" Apa Bima yang membayar nya ya ?" Mia pikir Bima yang seorang dokter kandungan itu yang sudah membayar tagihan kost nya.
" Hallo Bima , besok kamu luang kan ? ayo bertemu dengan ku " Mia langsung menghubungi Bima karena besok adalah hari Minggu..
Tengah malam Jin terbangun dan pergi ke ruang studio miliknya dan memainkan piano serta bernyanyi sendirian.
" Apa besok aku temui dia saja ya ?" Jin memeriksa hp nya dan melihat jam yang masih setengah dua dini hari.
...----------------...
" Mia mengapa kamu tumben sekali membayar makanan ku .?" Bima sangat bingung melihat Mia yang tak seperti biasanya..
" Bima , aku mau bilang makasih loh sama kamu " Mia masih cengengesan..
" Kamu kenapa sih ?" Bima menyentuh kening Mia
" Makasih banyak ya Bim, karena kamu sudah membantah aku dalam dua tahun kedepann ini " Bima mengangkat sebelah alisnya karena tak paham.
" Pokoknya makasih banget atas bantuan kamu dalam membayar uang sewa kost aku "
" Oh " baru mengerti dan mata dan mata Bima melirik kearah seseorang yang tak jauh dari mereka duduk..
__ADS_1
" Gak Papa Mia , aku senang jika bisa membantu " Bima merasa puas melihat orang yang di dekat mereka mengepalkan tangannya ...
" Gimana kalo hari ini kita nonton film ?" Mia menawarkan Bima
" Boleh , " Bima juga menyetujui nya.
" yey. akhirnya pak dokter yang super sibuk ini punya waktu luang " Mia gembira sekali dan menarik tangan Bima.
" Ayo lawan kalo kamu bisa ' Bima mengatakan itu dalam gerakan bibir saja kepada orang yang melotot padanya..
" Nah ini tiket nya " Bima membeli camilan ketika Mia pergi membeli tiket untuk dua orang ..
" Sepertinya film ini seru deh " Mia sudah tak sabar untuk masuk ke dalam bioskop.
" Sabar dong kita juga harus menunggu giliran sampai penonton yang didalam habis keluar " Bima menari Mia untuk duduk dan menunggu giliran film yang mereka akan tonton
" Awas saja jika bedebah gila itu berani menyentuh Mia bahkan seujung rambut pun "! Dengan geram dan kesal dia mengikuti Mia dan Bima kemana pun..
Saat ada adegan para pemeran utama ciuman , dengan gerakan gesit dia melompat ke depan dan menghalangi orang yang ingin melakukan hal yang sama bersama kekasih nya.
" Maaf aku salah orang !" dengan rasa malu dan pergi mencari Mia. ternyata orang yang di cari tepat di sampingnya dan mereka sangat terkejut bersamaan.
Mia hendak mengatakan namanya namun mulut nya langsung di tutup dan di tarik menuju kursi belakang.
" Sssttt. jangan membuat orang semua tahu aku ada disini "
" Tapi aku harus menunggu Bima , tadi dia keluar untuk pergi ke toilet " Mia ingin pergi tapi di tahan.
" Apa kalian melihat temanku yang ada disini barusan ?" Bima langsung mencari Mia meski sudah tahu ada dimana.
" Itu Bima " Ketika Mia ingin berteriak lagi lagi mulutnya di bekap .
" Aku sudah bilang diam kan !" suara itu membuat Mia merinding
"
__ADS_1