Masalah Dengan Idol !

Masalah Dengan Idol !
episode 8


__ADS_3

" Kamu tidak apa-apa kok, semuanya sehat "


" Dokter yakin ?"


" Iya . semuanya tampak baik " Dengan senyum dokter itu mengatakan bahwa Kim Seokjin baik baik saja dan tidak terkena penyakit menular apapun itu .



Setelah selesai periksa Seokjin pulang bersama manager nya yang selalu menemaninya kemana pun Jin pergi.


" Apa semuanya baik baik saja?"


.. " Iya dokter itu bilang aku tidak apa-apa" Jin menyenderkan kepalanya ke kursi penumpang.


" Lalu mengapa wajah gadis itu terus muncul sih ?" Kim Seokjin merasa terganggu karena Mia terus melintasi pikiran nya.


" Hah.. benar benar merepotkan " Manager nya heran siapa yang Seokjin maksud.


" Apa yang sudah kau lakukan padaku !?"


" Apa maksudmu Tuan ?"


" Jawab dengan jujur mengapa wajahmu ini selalu melintasi pikiran ku !"


" Saya tidak mengerti dengan apa yang anda katakan " Keesokan harinya Jin mencari Mia dan menyeret nya ke tempat sepi dan mengintimidasi nya .


" Apa aku laporkan saja ya "


" HAH " kaget Mia


" Aku bertanya sekali lagi apa yang sudah kau perbuat padaku sehingga wajah mu ini terus ada di kepala ku " Seokjin menahan tubuh Mia ke dinding.


" Apa Tuan masih dendam padaku ?"


" Hm ?"


" Mungkin karena Tuan masih dendam makanya ingat saya terus " Mia mulai bicara ngelantur karena takut melihat wajah Jin yang menyeramkan


" Apa benar begitu ?" Jin mulai melonggarkan jarak mereka.


" Iya Tuan pasti begitu kyaaaaaa " Mia langsung berlari meninggalkan Seokjin yang keheranan.


" Untung lah aku selamat " Mia masuk ke dalam toilet dan bersembunyi karena takut berpapasan lagi dengan Seokjin..


" Apa katanya tadi ? aku melakukan sesuatu ? Cih yang benar saja . dasar Idol tampan tapi menyebalkan !" Mia komat Kamit dalam toilet..


" Hah sudah lah aku keluar saja " Lalu terdengar suara panggilan dari radio perusahaan untuk menyuruh Mia pergi membersihkan ruangan ganti BTS !..


" Kepada Celinena Mia di harapkan untuk segera datang ke ruang ganti BTS untuk membersihkan nya . sekali lagi kepada Celinena Mia__"


" Astaga apa lagi ini " Mia lemas seketika karena ruang yang harus ia bersihkan itu adalah ruang ganti BTS. " Gimana kalo dia ada disana " Mia gelisah sekali..


tok tok tok... " Masuk " suara dari dalam menyahut dan menyuruh Mia masuk..


" Saya datang untuk membersihkan ruangan ini " Dengan sopan Mia masuk dan mulai bekerja, ia mulai mengepel mengelap meja dan membersihkan sofa tempat duduk mereka di dalam. Dan mata nya tak sengaja melihat Seokjin yang menatap nya seperti elang kelaparan.


Kemoceng yang Mia pegang jatuh karena terkejut. " celaka !" Mia menggigil ketakutan


" Apa hanya begini cara kerjamu !"


" A Apa ?"


" Aku tanya apa hanya begini caramu bekerja !" ?


" Apa apaan si sialan ini ?!" Mia meremas kemoceng yang sempat ia jatuhkan tadi kelantai.


" Apa Tuan kurang puas dengan cara kinerja saya ?" Sebisa mungkin Mia bersikap sopan pada nya .


" Ini . ini juga kurang bersih dan itu di bawah vas bunga yang besar itu juga tadi aku lihat kau hanya mengelap di pinggirnya saja !" omel Seokjin pada Mia .


Yang lainnya merasa aneh sekali melihat Kim Seokjin yang tiba-tiba merepet pada seorang cleaning servis perusahaan.


" Baik Tuan akan saya ulangi lagi " Mia mengulang kembali membersihkan semuanya dan lagi lagi Seokjin terus mencari kesalahan Mia .


Sudah keempat kalinya Seokjin menyuruh Mia mengulangi pekerjaan nya dan tak membiarkan dirinya pergi keluar karena tak di izinkan.


Brak.. Mia akhirnya menggebrak meja karena sudah tak tahan lagi dan membuat kaget member lain .


" Tuan Kim Seokjin yang tampan dan rupawan tapi menyebalkan dan mengesalkan , silahkan, ambil ini dan lakukan sendiri !" Mia menarik tangan Jin dan meletakkan lap meja ke atas nya .


" Hei kau_"


" Apa ?" Mia menatap Jin dengan cara mendongak ke atas karena tubuhnya yang hanya setinggi 150 cm saja.


" Aku hanya menunjukkan bagian yang belum kena lap saja "


" Tapi saya sudah mengelap ini yang keempat kalinya " Mia menghadap kan jari nya ke wajah Jin .


" Ah sudahlah aku mending keluar saja ! bisa bisa aku jadi tambah tua jika lama lama disini " Mia keluar dan meninggal kan peralatan yang ia bawa masuk tadi.


Dua menit kemudian Mia kembali ke atas dan mengambil ember pel nya.


" Maaf saya kelupaan bawa ini " Setelah itu Mia tanpa sadar menutup pintu dengan keras , BRAK ! semua kaget bukan main


" Maaf aku tak sengaja melakukan kok " kepala Mia mengintip masuk ..


" Wah gadis yang menarik " mereka memuji Mia kecuali Seokjin yang masih kesal karena ini pertama nya nya dia di bantah oleh orang lain apalagi ini seorang gadis.



Tapi Seokjin masih kesal kepada Mia dan mulai hari itu ia terus menerus meminta Mia yang membersihkan ruang khusus mereka..



" Apa dia orangnya"


" Iya bener kok dia orangnya"


" CK apa hebatnya sih dia itu? "


" Apa kita kerjai aja ya "


Mia yang selalu keluar masuk ke dalam ruang ganti BTS secara bebas membuat teman sekerjanya merasa iri dan ada yang merencanakan sesuatu untuk mengurung Mia di dalam toilet...


" Loh ! kok gak bisa di buka ? tolong ! siapapun tolong aku terkunci di dalam !" Mia terus berteriak berharap ada yang menolongnya...



Namun karena hari sudah sore dan juga sudah waktunya untuk pulang ,akhirnya Mia terkurung semalaman disana...



" Apa aku akan terus berada disini sampai pagi ? Aku takut gelap " Mia merasa takut dan juga lapar karena belum makan malam..



" Uh ... mana hp ku tinggal lagi " Setiap jam kerja semua nya harap meninggalkan tas bawaan mereka di tempat yang sudah di sediakan oleh perusahaan...


__ADS_1


Mia meringkuk sendiri di dalam toilet perempuan dan menangis karena hari sudah mulai malam dan semuanya pasti sudah pulang termasuk Kim Seokjin ..



" *Loh ..! kenapa aku teringat padanya sih* ?" Mia bangun dan berusaha merusak pintu toilet itu dan keluar dulu.



" Baik aku akan menghancurkan gagang itu dan keluar dulu . sisanya pikirkan besok "



Mungkin karena terlalu sibuk mencari benda yang dapat di gunakan hingga ia tak sadar ada yang masuk ke dalam dan buang air kecil...



Kemudian mereka berdua bertabrakan karena ruangan itu sudah mulai gelap ..



" **KYAAAAA** ...! " Mereka sama sama terkejut dan Mia lebih terkejut lagi karena orang yang masuk ternyata laki laki.



" Siapa kamu ! ini kan toilet perempuan !" Mia memukul dengan cepat membuat yang di pukul mengaduh kesakitan..



" Hei lalu kamu juga ngapain masih disini hah !"



" Tunggu! jangan bilang kamu Kim . Kim Seokjin si sialan itu " Mia menebak berdasarkan mendengar suaranya..



" Apa katamu ? si sialan !"



" Hep aku minta maaf " Mia tanpa sadar mengatai Jin si sialan karena selalu di permainkan soal kebersihan..



" Oh jangan jangan kamu di bully ya ?"



" Cih gak mungkin lah , aku kan tidak pernah mengganggu siapa pun "



" Coba bayangkan . Kamu setiap hari keluar masuk dengan bebas ke dalam ruangan kami apa kamu pikir dirimu tak di target dalam bullying? sepertinya ini juga termasuk deh " Seokjin mulai menakuti Mia



" Apa benar begitu ?" Mia juga mulai merinding membayangkan besok gimana reaksi orang di sekitar..



" Ya sudahlah aku keluar dulu , kalau kamu mau terus disini biar aku kunci kembali "



" Eeh tidak ! jangan dong " Mia lari mengejar Seokjin dan mereka berjalan berdampingan karena sama sama mau keluar




" Apa menurut mu kami senang"



" Tiap hari begini. pagi datang dan sore pulang "



" Sudah sudah kita ini kan bekerja jangan sungut sungut "



" Aku pulang duluan deh kan sebentar lagi sore "



" Kita ikut . Hyung apa kamu masih betah disini ?"



" Kalian duluan saja aku mau istirahat sebentar lalu pulang " Semua member BTS pulang dari agency mereka kecuali Seokjin yang tertidur di dalam ruangan dan bangun karena sudah merasa malam.



Namun tiba-tiba ia merasa sesak dan berlari mencari toilet dan ia dengan sengaja masuk kedalam toilet perempuan.



" Tsk.. sudah lah ini kan sudah malam siapa juga yang akan melihat nya ?" Jin cepat cepat membuka pintu yang terkunci dari luar dan ia pun mulai membuang air kecil.



Namun siapa sangka ia malah bertemu dengan tukang bersih-bersih yang membuat nya sakit kepala akhir akhir ini..



" Anu , terimakasih sudah menolong saya "



" Hm .!"



" Kalau begitu saya kearah sana dah " Mia pergi ke halte bus menuju tempat tinggalnya dan Seokjin sudah berada di hadapannya menggunakan mobil.



" Naik " Jin menyuruh Mia naik



" Tidak Tuan terimakasih " Mia menolak



" Sepertinya kamu lebih memilih untuk di seret " Karena taku beneran di seret Mia akhirnya naik ke mobil Seokjin.


__ADS_1


Ketika Mia mau membuka pintu belakang Seokjin marah padanya dan meminta nya duduk di kursi penumpang di sampingnya.



" Apa kamu pikir aku ini sopir pribadi mu ? duduk di depan !"



Mia menurut dan selama perjalanan ia merasa jantungnya berdegup dengan kencang. Duh, saya jadi pengen bertemu dengan Jin juga deh hehehe..



" Sudah berapa lama kamu bekerja di sana ?" Jin berusaha membuat suasana agar tidak canggung.



" Sekilas satu tahun setengah " Mia juga dengan santai menjawabnya.



" Mengapa kamu memilih bekerja sebagai cleaning servis? bukan yang lain ?"



" Kamu pikir aku ini sama dengan mu ? kerja begini aja aku sudah sangat bahagia "



" Oh..?"



" **Apa apaan pria ini** ? " Mia berharap segera sampai dan langsung masuk kerumah untuk beristirahat..



Mobil Seokjin berhenti dan Mia heran mengapa mobilnya berhenti padahal belum sampai ?



" Jangan pasang wajah seperti itu . Aku lapar makanya berhenti disini , setelah selesai makan aku antar kamu pulang " Jin melepaskan \*\*\*\* belt nya dan mengajak Mia makan bersama.



" Ayo turun "



" Ah apa aku juga ?" Mia merasa tak enak



" Tenanglah disini aman dan kita tidak akan ketahuan oleh siapapun " Seokjin tersenyum pada Mia .



" Oh baik " mereka akhirnya duduk berhadapan di dalam tenda jualan .



" Seperti biasa ya buk , dan untuk dia orang " Seokjin sepertinya sudah sering makan disini..



" Nah ini dia , astaga apa dia kekasih mu ?" Ibu penjual langsung mengantar makanan pesanan Jin setelah matang.



" Bukan hanya saja dia salah satu staf kami " Jin menjawab namun tangan dan wajahnya melihat makanan dan menyantapnya.



" Dasar anak muda ini , jika berbicara lihat lawan bicara mu " Mia tersenyum karena ibu penjual itu juga kesal pada sikap acuh Seokjin.



" Silahkan nak di makan "


" Terimakasih Bu " Mia tersenyum manis dan ibu penjual itu merasa tersihir karena senyum yang manis Mia berikan.


" Pak... sepertinya aku menemukan calon menantu untuk kita " Seokjin langsung terbatuk mendengar nya..



" Uhuk.. "



" Mengapa lagi anak ini " Masih dengan raut kesal ibu penjual menatap Jin yang terbatuk.



" Aigo ... " Suami ibu itu menghampiri mereka dan ia juga merasa tertarik pada Mia



" Apa kamu sudah punya kekasih nak ?"



Suami istri itu berlutut di samping Mia menunggu jawaban dan Seokjin juga menebalkan pendengaran nya.



" Belum pak " Mia tersenyum lagi menjawab nya.



" Kalau begitu kamu jadi menantu saya saja bagaimana ?" dengan sorak pasangan itu berpelukan karena bahagia.



" Tapi saya punya seseorang yang saya sukai , maaf " Mia menunduk



" Yah... mau bagaimana lagi " Ibu dan bapak penjual itu kecewa dengan jawaban Mia. Tapi Seokjin tersenyum mendengar Jawaban yang Mia berikan.



" Terimakasih sudah mengantar saya ," Setelah selesai makan Seokjin mengantar Mia sampai ke depan kost nya.



" Siapa orang yang kamu sukai itu ?" Entah mengapa Jin tetiba bertanya membuat Mia merasa aneh



" Bukan urusanmu huh !" Mia pergi dan masuk ke kamar nya.

__ADS_1



" Apa pria yang Wak itu ya " Jin bergumam sendiri mengingat Mia pernah tertawa bersama seorang pria...


__ADS_2