
" Bagaimana penampilan ku Hyung?"
" Oke sudah mantap " Jhope mengacungkan jempolnya pada Jungkook yang berpose dengan penampilannya..
" Aku selalu deg degan meski sudah sering " Jimin memegang dadanya yang berdebar
" Sudah sudah lebih baik kita semua tenang oke. sebentar lagi kita di panggil masuk " Rm tetap bersikap tenang
" Seperti biasa Hyung tertua kita akan berbanding terbalik jika seudah di hadapan kamera " Jungkook membuat semuanya tertawa terbahak-bahak.
" Professional dalam bekerja ?" Kim Seokjin memimpin jalan di depan setelah mendengar nama grup mereka di panggil untuk memasuki ruangan .
Karena pecinta K-Pop begitu mendunia apalagi dengan BTS mencapai jumlah fans terbanyak membuat mereka selalu di undang dalam berbagai acara televisi...
" **Oke. inilah bintang tamu kita , B\_T\_S** " riuh tepuk tangan penonton begitu memukau dan Mia yang sedang menonton Secara live streaming juga masih terkejut melihat perubahan yang Seokjin perlihatkanlah.
" Cih. padahal di balik kamera cueknya kelewatan " Mia terus menonton acara tersebut sampai selesai.
Dalam acara live tersebut para host bertanya kepada masing-masing member bagaimana rasanya menjadi seterkenal ini.
" Baiklah apa kalian siap ?" host bertaydan semuanya menjawab serentak " Siap !"
" Haha. oke , BTS adalah nama group kebanggaan kalian betul ?"
" Betul. " Semuanya serentak lagi
" Lebih tepatnya nama itu adalah aset kami" Suga menambah kan
" Iya , dan kami sangat menyukai nya " Jungkook juga menambahkan nya..
" Baik baik , dan sekarang saya mau bertanya lagi pada kalian tapi ini hanya pertanyaan bentuk candaan " Host berbicara lagi
" Oke sebisa mungkin kami jawab " Seokjin tersenyum..
" Apa pendapat kalian jika ada seorang lagi yang bertambah menjadi member ke delapan BTS ?" Semuanya hening sebentar dan tertawa bersamaan..
" Ha-ha-ha "
" Pertanyaan apa itu " Jimin
" Sepertinya aku akan menendang nya keluar" Jungkook
" Kalau aku akan bersikap dingin " Suga
" Aku tidak bisa menerima orang baru lagi " jhope
" Haha jika hal itu sampai terjadi maka aku akan memperbudaknya " Namjoon
" Bukannya kamar kita semuanya sudah penuh ya ?" Seokjin..
" Ha-ha-ha " All member
" Oke Oke oke " Host sampai bingung melihat semuanya menjawab sahut sahutan
" Bagaimanapun dengan wanita ?" tanya host lagi
" Maksudnya " Seokjin
" Bagaimana jika nantinya kalian menyukai satu wanita "
" Maksudnya kami semuanya " Jimin lagi
" Iya Kalian semua "
" Em... aku akan lihat wanita seperti apa itu " Namjoo
" Kalau sampai hal itu terjadi aku lebih baik mengalah saja " Jungkook
" Sudahlah itu tidak akan terjadi " Taehyung
__ADS_1
" Aku tidak yakin soal itu " Suga
Namun Seokjin hanya diam dan senyum senyum Mendengar jawaban semua nya.
Mia juga terus menatap Wajah Seokjin yang berseri-seri dalam acara tersebut .
" Padahal wajahnya kayak orang bener" Mia menontonnya sambil ngemil ..
...****************...
Sepulang bekerja Mia berjalan jalan sebentar di ibukota negara Korea Selatan itu, Dan Mia tak sengaja melihat ada anak sekolah yang di bully oleh temannya.
" Hei aku kan sudah bilang kerjakan yang benar !"
" Heh ! dasar anak miskin !"
" Karena hari ini aku kena hukuman di sekolah , kau juga harus menerima hukuman dari kami !" Kemudian tiga orang menarik tasnya dan menumpahkan isi nya lalu satu orang merekamnya seperti itu sudah biasa mereka lakukan..
" Ha-ha-ha... lihat ini hahahaha ?" Seorang gadis sekolah itu mengambil tempat bekal anak yang mereka bully lalu melemparkannya ke sana kemari..
" Ayo tangkap haha " mereka menjadi kan itu sebagai lelucon tanpa peduli yang punya sudah terisak sambil memohon..
Mia yang melihatnya langsung menghampiri semuanya dan menegurnya.
" Hei kalian . apa yang kalian lakukan dengan seorang yang tak berdaya " Mia merampas tempat bekal itu dan memungut buku buku yang berserakan di jalanan.
" Adik adik ini tidak benar ! bagaimana jika ada yang melihatnya dan melaporkan kalian ?" Mia juga menegur keempat murid lainnya..
" Orang aneh dari mana ini !" Karena tak terima di ganggu seorang dari mereka menantang Mia.
" Lihat pakaian nya Seperti nya mereka dari kalangan yang sama " Semuanya menertawakan penampilan Mia ..
" Hahahaha... Sama sama miskin ternyata "
" Aduh perutku jadi sakit tertawa terus !"
" Adik siapa namamu ?"
" Su ah "
" Baiklah Su ah , ayo sini kakak bantu " tawar Mia pada Su ah.
" Terimakasih kak , " Su ah dan Mia berjalan dan di masa depan yang mendatang Su ah akan menjadi seorang wartawan yang terkenal sekali karena kepintaran nya dalam mencari artikel berita..
" Gadis yang aneh " Kim Seokjin yang tak sengaja melihat semua dan memperhatikan nya dari kejauhan, saat hendak menolong Mia Seokjin sadar ini masih sore dan masih banyak juga manusia yang berlewatan...
" Mengapa aku tersenyum ?" Seokjin heran pada dirinya sendiri..
drrrrttt... Ponsel nya bergetar dan terlihat itu adalah panggilan dari ibunya.
" Hallo ibu . Baik aku pulang ke rumah sekarang " Seokjin memutar mobilnya dan berbalik arah menuju rumah keluarga nya.
Tampak banyak sekali orang yang berkumpul di ruang keluarga membuat Seokjin curiga . Dengan santai ia masuk kedalam dan menyapa orang tua nya.
" Nah duduk sini nak , " Ibu nya menyuruh untuk duduk di sebelah nya..
" Ibu langsung saja !"
" Astaga anak ini " Ayahnya menarik badan Jin untuk duduk.
". Hal mendesak apa yang ingin ibu sampaikan padaku ?"
" Lihatlah sifat mu ini " Sang Ayah menyiku anak semata wayangnya
" Aku sibuk Ayah !"
__ADS_1
" Baiklah Minggu depan ikutlah sekali kencan buta " Ibu Kim Seokjin langsung mengatakan nya.
" Ibu "
" Semua teman Ibu sudah memiliki cucu kecuali Ibu !" Sambil menyeruput teh
" Ibu aku ini masih muda dan belum melakukan wajib militer ku "
" Lalu kapan nak. apa kamu mau melihat Ibumu ini terkujur kaku dulu ?" Nyonya Kim itu berdiri karena marah mendengar Jawaban anaknya.
" Ibu aku ini masih dua puluh tujuh tahun dan aku masih betah sendiri " Kim Seokjin pergi meninggalkan kediaman keluarga nya itu lalu kembali ke asrama BTS
Melihat wajah Jin yang tak sedap di pandang semua adiknya hanya terdiam dan saling memandang karena tak di sapa oleh Jin ,.
" Sepertinya dia bertengkar lagi dengan Nyonya Kim " Jhope berbisik
" Sudahlah pasti dia di suruh untuk kencan buta lagi " Semua nya sudah paham
" Tsk... Apa Ibu sudah gila " Jin melemparkan hp nya ke kasur setelah membaca pesan dari Ibunya.
( **Ibu tidak mau tahu Minggu depan kamu temui gadis ini di restoran \*\*\* . Jam dua siang** )
" CK sial ! apa dulu aku ini anak pungut !"
Seokjin terlihat letih sekali karena tuntutan dari orangtuanya untuk segera menikah dan memiliki anak . " Hhhhh... Semuanya melelahkan !"
Jin berbaring dan menatap langit-langit kamar nya dan menutup mata untuk menghilangkan Semuanya.
" Hei kau !" Seokjin memanggil Mia
" Saya ?" Tunjuk Mia pada dirinya
" Iya kau ! "
" Ada apa ya Tuan ?" dengan sopan karena takut dengan wajah datar Jin.
" Pura pura lah jadi kekasih ku dan aku akan membayarmu sebanyak yang kau inginkan "
" Hahahaha 🤣🤣🤣🤣!" Mia tertawa kencang mendengar permintaan Seokjin
" Apa ! Pacar ? Hahahaha 🤣🤣"
" Berhenti lah tertawa !"
" Ehem ehem . Tuan saya ini hanya lah seorang gadis yang tidak diketahui identitasnya dan juga hanya seorang tukang bersih-bersih . " Mia berusaha menyadarkan Seokjin
" Aku juga bingung mau minta tolong ke siapa selain dirimu !" Seokjin sudah lelah
" Baiklah tapi jangan denganku ya " Mia merogoh kantong celananya dan mengeluarkan Hp nya lalu mencari sesuatu
" Nah bagaimana dengan ini " Mia menunjukkan foto seorang gadis cantik yang berprofesi sebagai artis juga..
" Tidak !" Jin menolak
" Mengapa ? Bukankah kakak ini cantik jika kalian disandingkan sepertinya serasi tuh "
" Aku hanya mencari kekasih palsu bukan sungguhan " Seokjin mendekati Mia dan Mia berjalan mundur..
" Apa kamu pikir aku tidak bisa mendapat gadis manapun ?"
" Saya paham Tuan. makanya itu saya menawarkan yang sesuai dengan wajah anda " Mia gelisah karena jarak mereka hanya tinggal beberapa centimeter.
Seokjin menatap Mia yang sudah gelisah karena mereka terlalu dekat.
__ADS_1
" Ya sudah kalau begitu sekarang lakukan tugasmu " Jin menyuruh Mia untuk membersihkan ruangan mereka lalu pergi meninggalkan Mia ..