Masalah Dengan Idol !

Masalah Dengan Idol !
episode 2


__ADS_3

" Hye Jin , Ibuku selalu Cerita bahwa Ayah kamu itu incaran semua wanita pada jamannya " Di sekolah si kembar juga begitu terkenal karena mengalir darah dari sang Idol terkenal sedunia.



" Iya . Ibuku juga sering cerita sampai sampai ayahku cemburu Haha " Semua teman sekelasnya selalu berkerumun di meja Hye Jin.



" Oh ya , kemarin kami juga melihat Ibu kalian di wawancarai di televisi . Dan kalian tahu tidak? ekspresi ibu ku pas Hyun Jin tersorot kamera , Dia heboh banget katanya dia melihat Kim Seokjin muda kembali !"



" Cih membosankan !" Hyun Jin berkata dan matanya melihat ke luar jendela.



Para anak perempuan terdiam setiap kali Hyun Jin membuka mulut.



" Hye Jin, mengapa kakak mu seram sekali "



" Aku selalu takut jika berpapasan dengan nya "



" Aku juga / Aku juga " Mereka semua berbisik bisik karena takut dengan Hyun Jin



Hye Jin selalu menanggapi semua teman sekolah nya berbicara bahkan tak sedikit kaum laki laki ingin sekali berpacaran dengannya tapi mereka harus mengurungkan niat mereka karena takut di hajar Hyun Jin.



" Mereka kah orang nya "?



" Iya mereka adalah si kembar anak sang bintang Idol terkenal "



" Pantas saja ibuku selalu memutar lagu lagu BTS. ck ck ck "



Dimana pun kedua anak ini berada selalu saja menjadi pusat perhatian karena pengaruh sang ayah begitu besar.



" Tapi bukankah mereka juga kasihan ya?"



" Kenapa ?"


" Astaga kau ini ketinggalan berita sekali "


" Ayah mereka kan baru saja__"


. Brak.... Hyun Jin memukul meja karena masih saja mendengar ada orang yang mengungkit kematian sang Ayah.. Saat hendak menghampiri beberapa murid yang bergosip Hye Jin menahan tangannya.


" Oppa, " Hye Jin menggeleng kepada Hyun Jin.



" Hah... " Terdengar helaan nafas panjang dari Hyun Jin, Seketika kantin menjadi hening dan hanya terdengar suara sendok beriringan.



Di depan gerbang sekolah sudah banyak wartawan yang berkumpul dan menunggu Anak kembar Kim Seokjin keluar dari sekolah



Melihat banyak nya wartawan itu membuat kepala sekolah mereka merasa pusing, " Mengapa Mereka selalu berkumpul di luar ?" Kepala sekolah itu tak habis pikir



" Apa kedua anak itu baik baik saja?"



" Jangan khawatir pak , mereka berdua bukan orang biasa "



" Bagus lah " Dan benar saja akhirnya ada suara helikopter yang begitu menghema di atas udara dan kedu anak itu sudah berada di atasnya.



" Sungguh anak yang sulit di tebak " Semua guru hanya tersenyum saja .



" Heh, dasar pria aneh yang menyusahkan semua orang !" Hyun Jin komat Kamit



" Kak !" tegur Hye Jin

__ADS_1



" Hanya dia yang bahagia sewaktu terkenal dulu . Aku tidak !" Hye Jin merasa sebal pada saudara kembarnya dan memukul punggung nya



" Aduh aduh aduh " Hyun Jin merasa panas karena tamparan di punggung nya



" Berhenti mengatai Ayahku !"



" Dia juga Ayahku !" Hyun Jin tak mau kalah jika soal berebut Ayah



" Tapi aku adalah anak kesayangan " Hye Jin membanggakan diri



" Tapi aku adalah duplikat nya " Sang pengemudi helikopter mereka tersenyum mendengar anak kembar ini jika sudah berdebat...



" Dasar tak tau malu. bisanya hanya mencuri wajah Ayahku "



" Hei. ini namanya bakat "


" Tak kreatif sama sekali "


" Hei Gadis, jangan lupa kau ini juga dirinya versi perempuan " Tunjuk Hyun Jin



" Tapi aku kan perempuan. Sedangkan kau ! Cih dasar pencuri " Hyun Jin merasa gemas pada adiknya lalu menggelitik nya hingga ampu ampun.



" Nah kita sampai " Hyun Jin akhirnya menggendong sang adik karena kelelahan tertawa .



" Selamat datang di rumah sayang ku " Setiap pulang dari mana pun kedua nya selalu di sambut hangat Ibu mereka.elihat Hye Jin yang tak menggubris lagi ia sudah bisa menebak apa yang baru saja terjadi



" Turun " Hye Jin tetap memeluk leher saudaranya ketika ingin di turunkan.




" Aku tidak mau "


" Bu lihat lah anakmu " Hyun Jin mengadu


" Bukankah itu di sebabkan oleh mu ?" Ibu hanya tersenyum.



" Oke . kalau begitu ayo kita berenang " Hyun Jin kembali menjahili adiknya



" Ibu tolong ..!" Teriak Hye Jin



" Mereka ini " hanya bisa geleng-geleng.



" Apa Nyonya Kim belum memberikan jawaban ?" Seorang CEO bertanya kepada bawahan nya.



" Belum Bu, sepertinya sedikit sulit " berusaha menerangkan.



" Apa bocah tengik itu tahu dari mana sumber kekayaan nya ?" Geram karena seorang anak .



" Bu.. mereka juga dari kalangan berada " Berusaha mengingat kan.



" Tapi itu berbeda. Mereka terkenal berkat bantuan dari kita juga ?" masih tetap keras



" Cepat usahakan apapun resikonya !"



" Baik Bu " lalu pergi keluar untuk memberi tahu semua karyawan.

__ADS_1



" Apa ibu yakin ?" Hyun Jin menatap kearah ibunya.



" Sayang, kamu tenang dulu ya " dengan wajah lembut ..



" Tapi aku tidak mau Ibu berurusan dengan yang namanya media Bu "



" Hyun Jin, "


" Ibu. berikan kami waktu untuk berpikir. Karena ini juga menyangkut kehidupan kami "


" Baik . Karena itu Ibu mendiskusikan ini bersama mu "



" Hm "



" Dasar persis sekali Ayahmu " Hyun Jin hanya diam saat Ibunya mengatakan bahwa dia sangat mirip dengan ayahnya.



Hyun Jin terus mondar-mandir dalam kamar nya karena kepikiran terus dengan keputusan Ibunya.



" Hallo paman, apa kita bisa bertemu ? Baik sampai jumpa besok sepulang aku sekolah "


...----------------...


" Kamu persis sekali dengan Jin Hyung "


" Terimakasih paman tapi aku mau mendiskusikan tentang__"


" Soal Ayah dan Ibumu mau di angkat jadi drama ?"



" Paman sudah tahu rupanya "



" Hyun Jin, jangan lupa aku ini adalah adik ayahmu. "



" Aku bingung paman. bahkan saat terakhir hidup nya pun kami belum berbaikan " Dengan wajah sendu Hyun Jin curhat kepada Suga member kedua BTS



" Apa yang membuat mu bingung anakku ?" Hyun Jin mulai menangis mengingat dirinya bertengkar dengan Ayahnya.



" Jin kecil , kamu ini memang tidak ada bedanya dengan nya " Suga hanya mengelus pundak Hyun Jin karena tak mendengar apapun dan hanya melihat tangisan persis Kim Seokjin.



" Kamu tahu tidak, sewaktu kamu lahir Ayahmu begitu heboh " Suga tertawa mengingat masa lalu...



" Paman aku hanya bingung mau bercerita dari mana " Hyun Jin menghapuskan air mata nya dan memeluk Suga.



" Aku merasa rindu ku padanya terobati dengan melihat dirimu " Suga membalas pelukan anak itu.



" Sudahlah yang penting hatimu sedikit lega . Menangis lah jika itu membuat mu merasa lega " Suga menepuk pelan punggung anak itu.



" Aku hanya merindukan nya paman, Aku Rindu Ayahku " Hyun Jin menangis hingga sesenggukan di pelukan Suga.



" Tidak apa-apa nak, Tidak apa apa " Suga terus menenangkan Hyun Jin.



"' Kamu sudah besar ternyata " Suga membelai kepala Hyun Jin



" ***Hei aku akan menjadi seorang Ayah ! " ***


" Hahahaha aku akan Menjadi Ayah !"


" Lakukan sesuatu untuk membuat mereka tidur !" Suga terus tersenyum mengingat Kim Seokjin heboh karena mendapat kado yang begitu indah dalam hidup nya.


"

__ADS_1


__ADS_2