Masalah Dengan Idol !

Masalah Dengan Idol !
episode 5


__ADS_3

" Akhirnya aku bisa menghirup udara yang selama ini aku impikan "


" Aku juga ! apalagi ini adalah kota tempat idola aku "


" Idih kami juga idola kami kali "



" BTS kami datang datang " mereka tampak bahagia karena bisa ke negeri ginseng tersebut untuk melihat penampilan sang idola mereka..



" Pe. permisi apa kalian dari Indonesia ?" Mia memberanikan diri menyapa mereka.



" Siapa ?" mereka yang terdiri empat orang menoleh bersamaan.. Dan alangkah terkejutnya mereka melihat seorang gadis yang berpenampilan lusuh dan sedikit menakutkan.



" A Anu aku bukan orang aneh . hanya saja aku bingung menjelaskan nya " Mia tergagap dan berusaha menenangkan empat orang itu



" Apa kamu kabur dari rumah ?"


" Bukan . aku di jual kemari dan aku berhasil kabur " meski sedikit berbohong tapi ada benarnya sih.


" Lalu ada apa dengan penampilan mu ini ?"



" Aku bukan orang pintar seperti kalian, dan aku juga tak pandai dalam berbagai bahasa seperti kalian "



" Astaga " mereka merasa prihatin



" Ah kalau gitu kamu duduk sini dan makan dulu "



Dengan senang hati Mia bersedia dan menerima tawaran mereka meski ia tahu ini akan berakhir beberapa detik kemudian.


Keempat orang itu merasa sedih dan menitikkan air mata melihat Mia yang kelaparan hingga makan saja tangannya gemetaran..


Mia hendak pergi setelah mengucapkan terima kasih karena sudah di undang untuk makan bersama namun keempat orang itu menahannya dan membawa nya ke hotel tempat mereka menginap.



" Nah gimana kalau kamu mandi dulu " salah seorang dari mereka mendorong Mia masuk ke dalam kamar mandi..



" Bahkan sudah di siapkan air hangat " Mia merasa hari ini ia beruntung



" Apa kamu yakin dengan keputusan mu "?


" memangnya kenapa ?"


" Apa kak Bima akan menerima dia ?"


" Tenang bestie, tadi aku sudah kirim videonya kepada kakak ku sewaktu gadis itu makan " Mereka tampak mendistribusikan sesuatu..


" Aku sudah siap " Mia keluar dari kamar mandi dan keempat orang itu tercengang karena Mia begitu sangat cantik sekali di mata mereka



" Weh Weh Weh ! aku seperti melihat bidadari "



" Kalau aku ibu peri "


" Malaikat "


" Dewi kecantikan "


Mia salah tingkah karena dirinya di puji terlalu berlebihan. " Apa aku terlihat aneh "



Semuanya menggeleng dan menarik Mia untuk berganti pakaian kemudian mereka berkenalan untuk mengetahui nama masing-masing..



" Namaku Mia , Celinena Mia adalah nama lengkap ku " Mia memperkenalkan diri dan kemudian menceritakan tentang hidupnya hingga berada di negara asing ini..

__ADS_1



" Ya ampun Mia . " mereka memeluk Mia dan ikut menangis membayangkan betapa takut nya dan ngeri nya berada di posisi Mia.



" Tapi kamu tenang aja kita sudah punya solusinya "



" Hah ?" Mia heran



" He em . besok kamu akan tahu sekarang kita tidur dulu " Mia penasaran tentang solusi yang mereka bicarakan hingga ia menyadari bahwa orang yang di jumpai nya ini adalah utusan dari Tuhan yang sangat baik bagi nya



" Kak ! Kak Bima ! Sini sini "


" Sarah kakak lagi sibuk mana teman kamu itu yang membuat pekerjaan "


" ini kak, namanya Mia "



" Saya Mia " sambil menjabat tangan dan memperkenalkan diri



" Baiklah aku sudah dengar dari adikku bahwa kamu datang ke sini dengan cara yang tidak di harapkan " Bima langsung bicara ke intinya tanpa ada embel-embel



" Iya itu benar Tuan "


" Panggil saja aku Bima "


" Baik Bima " menurut


" Ayo berangkat " Bima langsung ingin pergi


" Hah ! " Mia shock


" Kak bayarin ya " Sarah cengengesan




" Dah Mia . baik baik ya dan sampai ketemu lain kali " Mereka berempat tersenyum dan merasa bahagia karena sudah melakukan hal baik bagi mereka.



Di dalam mobil Mia maupun Bima tak ada yang berbobot hingga sampai ke sebuah gedung yang bernama Hybe.



" Wah " tanpa sadar Mia mengagumi gedung besar itu.



" Mulai hari ini kami akan bekerja disini dan ini untuk kamu " Bima menyerahkan sebuah benda yang di sebut sebagai perantara kita untuk berbicara dengan lawan bicara kita jika kita tidak mengerti bahasa asing .



Ada yang tahu benda apa itu boleh komen yah.



" Apa ini Bima ?" Mia menerima benda itu



Lalu Bima teringat perkataan adiknya tentang Mia yang tak mengetahui tentanedia sosial atau apapun itu ..



" Baik aku akan mengajarkan cara pakai nya . Seperti ini kamu boleh memencet ini dan katakan apa yang kamu mau katakan "



" Kita coba ya " Bima berbicara dalam bahasa Hangeul dan Mia di minta menjawab nya .



" Maaf apa yang Tuan katakan ?" ucap Mia dan benda tersebut mengatakan sesuatu dalam bahasa Korea yang membuat Mia takjub hingga tak sadar memeluk Bima



" Bima terimakasih banyak " Mia bahagia sekali dan Bima hanya tersenyum menanggapi nya.

__ADS_1



" Lalu ini di dalam nya sudah ada nomor pribadi ku dan tersimpan di daftar darurat " Bima juga mengeluarkan sebuah hp dan menyerahkan nya pada Mia



" Tidak Bima " Tolak Mia



" Aku sudah sangat berterimakasih berkat bantuan kalian "



" Mia setelah kamu selesai bekerja aku akan menjemputmu dan kita pergi mencari tempat tinggal bagimu " Bima pergi dan menyerahkan HP tersebut kepada Mia



" Terimakasih Bima ! aku pasti akan membalas kebaikan mu " Mia berteriak dan Bima hanya tersenyum menanggapi nya.



Hingga beberapa saat Mia di bawa untuk berganti pakaian kemudian di ajari bagaimana cara bekerja dengan baik dan tidak menggangu para Idol yang lalu lalang di gedung itu..



" Syukurlah. Syukurlah aku punya pekerjaan " Mia merasa beruntung sekali meski ia bekerja Hanya sebagai cleaning servis karena tidak memiliki pendidikan apapun..



Setahun kemudian Mia kini mulai terbiasa dan mulai juga mengerti bahasa Korea, terkadang ia juga berbincang dengan sesama teman sepekerja nya tanpa bantuan benda penerjemah itu..



" Apa mereka akan pergi ke negara lain lagi " Mia selalu memperhatikan para Idol yang datang dan pergi dari Perusahaan itu.



" Hem , dia selalu tampan meski tanpa di rias " Mia selalu diam diam memperhatikan Kim Seokjin dan mengidolakan nya juga..



" Aku sangat beruntung bekerja disini "


Mendengar Mia mengagumi Kim Seokjin beberapa teman nya tak terima dan tak mau kalah


" Kami juga Mia " Mia kaget dan tertawa dengan mereka..



" Oh ya katanya beberapa hari lagi Mereka juga tampil di Seoul juga lho "



" Ina apa kamu pikir kota ini kecil "



" Tenang teman, mereka tampil nya tidak jauh kok di gedung ini "


" Apa !" Karena ini jam istirahat mereka semua bisa sangat santai mengobrol seperti sekarang..


" Benarkah ?" Mia begitu sangat bahagia karena bisa melihat sang pujaan hati secara langsung bahkan sangat dekat.



" Ehem permisi aku mau ke toilet " Karena sekarang mereka mengobrol dan menghalangi jalan menuju toilet.



" Maaf kami akan segera\_\_". Mereka tercengang karena orang yang menegur mereka adalah Kim Namjoon



" Astaga ! apa aku berhalusinasi ?" Semuanya serempak menutup mulutnya



" Apa aku sudah bisa lewat Nona ?" Kim Namjoon tersenyum kepada semuanya dan membuat mereka seperti ketiban rejeki yang berlimpah..



" Ehem silahkan " Dengan saling menyikut semuanya bergeser dan berbaris layaknya pelayan yang sedang menyambut kedatangan Tamu terhormat..



" Hahahaha aku jadi malu " Kim Namjoon bergegas lewat hingga tak terlihat lagi karena memasuki toilet pria..



" KYAAAAA " teriak mereka Mia juga tak mau kalah ..

__ADS_1


__ADS_2