Masuk Ke Dalam Dunia Sihir

Masuk Ke Dalam Dunia Sihir
CHAPTER 16


__ADS_3

"apakah kau memiliki hubungan yang istimewa dengan yang mulia claude?" tanya cluster pada Kia


"hubungan istimewa? tidak ada, kami hanya sebatas tuan dan bawahan saja." ucap Kia pada cluster


"ternyata hanya itu…apakah kau mau menjadi temanku?" ucap cluster pada Kia


"boleh juga, kalau begitu aku akan memanggilmu cluster saja kedepannya." ucap Kia pada cluster


"oke, setuju ya, kalau begitu aku pergi dulu." ucap cluster kemudian pergi dari sana


sedangkan Kia yang juga pergi mencari claude


di saat yang tak terduga terlihat claude yang sedang melihat matahari yang sedang memandangi matahari yang akan terbenam


"claude? apa yang kau lakukan di sini?" tanya Kia yang tiba tiba muncul di belakang claude


"tidak ada apa apa, hanya merasa sedikit kesepian saja." ucap claude pada Kia


"kalau kau kesepian panggil saja aku, aku akan dengan senang tiasa menemanimu." ucap Kia pada claude kemudian duduk di samping claude


claude yang mendengar kata kata Kia merasa terharu dan kemudian menggunakan sihirnya lalu memainkan angin


"kalau begitu aku akan mengajarimu cara menggunakan sihir pengendalian elemen elemen." ucap claude pada Kia


"baiklah, pertama sama seperti yang aku ajarkan padamu ya, setelahnya coba kendalikan elemen apa yang kau ingin kendalikan." ucap claude pada Kia


Kia mengangguk anggukkan kepalanya kemudian memulai mempraktikkan apa yang claude katakan padanya


dan benar saja dia berhasil dalam satu kali percobaan

__ADS_1


saking senangnya tanpa sengaja dia mencium pipi claude dan membuar claude tersipu malu sambil menyentuh pipi yang sudah Kia cium


"kau sungguh berani." ucap claude pada Kia sambil memegangi pipinya


Kia yang menyadari perlakuannya barusan terhadap claude terkejut dan langsung menutup mulutnya


"anu anu anu…maafkan aku, aku aku tidak sengaja." ucap Kia dengan gelagapan dan malu


claude yang melihat hal tersebut terkekeh kecil kemudian menarik Kia duduk di pangkuannya


"karena kau telah menyalakan apinya maka kau juga harus memadamkan apinya sendiri." ucap claude pada Kia


"a-apa?! bagaimana aku bisa memadamkan apimu?" ucap Kia dengan sedikit takut pada claude yang berkata kata seperti itu


"tentu saja dengan…ciuman balik…" ucap claude sambil mencium bibir Kia


tidak hanya sekejap saja claude mencium Kia dengan sangat dalam dan bahkan memasukkan lidahny dan memainkan lidahnya sendiri lidah Kia


terpaksa Kia mengikuti apa yang claude lakukan padanya


setelah beberapa saat berciuman dengan intim claude melepaskan ciumannya dari Kia


"ka-kau sungguh berani." ucap Kia pada claude dengan merona malu


"kalau kau tidak mau di cium kau bisa mendorongku, tapi kau tidak mendorongku yang berarti kau menerimanya." ucap claude pada Kia


"apa?! aku mendorongmu tapi tenagamu saja yang kuat jadi tidak mendorongmu menjauh." ucap Kia dengan merona malu


"muach." sekali lagi claude mencium bibir Kia dengan lembut

__ADS_1


"sekali lagi kau membantah perintahku, aku akan menciummu sekali juga." ucap claude pada Kia


"tapi ciuman pertamaku…harus hilang begitu saja?" ucap Kia pada claude dengan sedikit ragu ragu


"mulai sekarang kau adalah wanitaku, dan kau tidak akan selalu menjadi wanitaku selamanya, menikah juga harus menikahimu seorang." ucap claude pada Kia


sekali lagi Kia terkejut dengan apa yang claude katakan membuat Kia terkejut


dan di saat yang bersamaan cluster mendengarnya dan mulai iri dengan hubungan claude dengan Kia


dan berakhir membenci Kia dan claude, sang pasangan muda yang sedang memulai hubungan satu sama lain


sedangkan Kia merasa tersipu malu dan segera pergi dari sana dan ke kamarnya


"apakah dia akan sedikit mencintaiku." ucap claude pada dirinya sendiri


"sebenarnya apa yang telah aku lakukan tadi?! aku menciumnya dengan begitu intim." ucap claude yang langsung memerah malu


sedangkan cluster yang tidak tahan lagi pergi dari sana dengan wajah kesalnya


di sisi lain Kia yang telah tiba di kamarnya tak henti hentinya memerah malu


Mikey yang melihat hal tersebut bingung dan penasaran


"kak Kia, kenapa wajahmu merah sekali? apa kau demam?" ucap Mikey pada Kia


"tidak ada apa apa, aku hanya kepanasan saja, kau kembalilah ke kamarmu, aku tidak ingin diganggu dulu." ucap Kia pada Mikey


Mikey mengangguk anggukkan kepalanya kemudian pergi dari sana

__ADS_1


see you


__ADS_2