
"kira kira apa ya? aku tidak ma urus itu, yang penting keluar dulu dari hutan kematian ini, dimana jalan keluarnya?" ucap kia pada Bai ruo Chen
"jalan lurus saja kedepan hingga keluar dari hutan kematian." ucap Bai ruo Chen pada kia
kia mengangguk anggukkan kepalanya kemudian mulai berjalan menyusuri hutan kematian bersama dengan Bai ruo Chen yang ada di dalam tubuhnya
......................
disisi lain terlihat claude yang sedang marah besar
"kalian ini kenapa hah? mencari wanita lemah saja begitu! cepat pergi dan cari dia, jika ketemu langsung lindungi saja." ucap claude pada semua bawahannya
"baik yang mulia." ucap semuanya kemudian pergi dari sana
"kia…maafkan aku…aku tidak sengaja melakukannya, aku hanya ingin kau menjauh dariku agar kau tidak dalam bahaya lagi." ucap claude dengan sedih dan kecewa
"yang mulia sebaiknya anda beristirahat."ucap jelita pada claude
"iya…aku akan istirahat, kau berjagalah di depan pintu." ucap claude pada jelita kemudian masuk ke kamarnya dan tidur
sedangkan di sisi lain terlihat kia yang sudah berhasil keluar dari hutan kematian dan langsung menuju ke sebuah desa terdekat di sana
"setannya kita tinggal dimana ruo chen?" tanya kia pada Bai ruo chen
"kita menginap saja di desa yang ada di depan sana." ucap Bai ruo chen pada kia
__ADS_1
"oke, tapi uangnya gimana?" ucap kia oada Bai ruo chen
"soal uang kita pikirkan nanti saja, sekarang yang penting kita harus menemukan tempat tinggal dulu." ucap Bai ruo chen pada kia
kia mengangguk anggukkan kepalanya dan mengikuti arahan dari Bai ruo chen
sesampainya di desa tersebut terlihat kia yang langsung memasuki penginapan yang ada di depan mata
"permisi, aku ingin menginap beberapa bulan disini." ucap kia pada seseorang yang bertugas di penginapan tersebut
"boleh, silahkan nona pilih, mau kamar yang mana?" ucap seseorang itu pada kia
"oh, aku hanya ingin kamar biasa saja." ucap kia pada seseorang itu
"baik, harganya tiga koin emas." ucap penjaga penginapan tersebut pada kia
"baiklah, kalau begitu aku naik ke kamarku dulu." ucap kia kemudian naik ke pantai dua
"iya, kamar nona ada di bagian kiri, paling ujung." ucap penjaga penginapan tersebut pada kia
kia mendengarnya dan langsung menuju ke kamarnya yang ada di paling ujung
tak lama setelah kia beristirahat terdengar sebuah suara berisik dari bawah
karena tidak tahan lagi dengan keberisikan itu akhirnya kia turun dan memeriksa apa yang sedang terjadi
__ADS_1
"apa yang terjadi? kenapa begitu berisik?" ucap kia dengan penasaran sambil melihat ke sekelilingnya
tak di sangka sekeliling kia sekarang ini telah berantakan dan seperti telah di ombak ambik
"yo, wanita ini sangat cantik, bagaimana kalau kita mengambilnya dan menikmatinya bersama?" ucap salah satu orang yang merusak peralatan penginapan tersebut
kia yang melihat hal tersebut terkejut dan mundur beberapa langkah ke Belakang
"jangan takut adik manis, kakak akan menyayangimu dengan kelembutan." ucap laki laki mesum itu pada kia
"ka-kau jangan mendekat, aku takut sekali…" ucap kia yang gemeteran karena ketakutan
kia yang sudah terpojok mununduk dan seketika menyeringai dan cengegesan
laki laki mesum itu bingung dan langsung menatap mata tajam kia
"tapi boongk, ha!" ucap kia Seraya menusuk laki laki mesum itu dengan sangat dalam dan tepat di jantung laki-laki mesum itu
teman teman laki laki mesum itu terkejut dan langsung maju secara bersamaan dan menghadapi kia
kia tak menggubrisnya dan langsung maju menyerang semua laki laki itu hingga beberapa mati dan yang lainnya pergi kabur
"siapapun yang berani berbuat jahat di kawasanku makan jangan harap bisa pergi hidup hidup." ucap kia dengan tatapan tajam dan langsung membakar tubuh laki laki mesum itu hingga tersisa abunya
semua orang yang menyaksikan kejadian tersebut tekejut dan langsung bersorak sorak untuk kia
__ADS_1
kia yang melihat kebahagiaan di mata orang orang sekelilingnya tersenyum manis
see you