
TerlihatTerlihat sangat sangat jelas bahwa seluruh anggota keluarga itu telah di hipnotis dan hanya mengikuti perintah dari seseorang saja
akan tetapi berbeda dengan wanita yang bernama Jiu Jiu itu, dia sama sekali tidak terlihat seperti di hipnotis
hal tersebut membuat kia semakin yakin bahwa wanita bernama Jiu Jiu itu aneh dan dari auranya bahkan hampir tidak mirip seperti manusia
......................
"baiklah, kami pamit dulu Xavina, jaga dirimu baik baik." ucap kia pada Xavina
kia berjongkok dan memeluk Xavina Seraya memberikan sesuatu pada Xavina,"bawa ini bersamamu, jika ada bahaya ataupun sesuatu yang aneh sebut saja namaku." bisik kia oads Xavina kemudian berhenti memeluknya
kia tersenyum pads Xavina dan melambaikan tangannya kemudian pergi bersama erland dan Jiu Lin Dan
di tengah perjalanan seseorang itu muncul lagi dan terlihat masuk ke dalam sebuah paviliun kecil yang sekelilingnya terdapat aura jahat
"itu seseorang yang tadi, cepat kita ke sana." ucap Jiu Lin Dan kemudian mendekati paviliun kecil itu
di sana mereka membuka sedikit pintu paviliun itu dan melihat di dalamnya terdapat sebuah pola sihir berwarna hitam dan seseorang yang terus melafalkan mantra
kia mengerutkan keningnya dan menyadari apa yang sedang seseorang itu lakukan
"sepertinya Xavina sebenarnya dijadikan tumbal oleh seseorang itu, wanita bernama Jiu Jiu itu juga aneh, dia terlihat cantik dan muda sedangkan suaminya tua bangka dan kurus, auranya saja terasa aneh dan tidak mirip manusia." ucap kia dengan suara kecil
"yang kau katakan ada benarnya, jika aku tidak salah mendeteksi…sepertinya wanita itu benar benar rubah, sama seperti yang anak perempuan itu katakan terhadap wanita itu." ucap Jiu Lin Dan pada kia
"sebaiknya kita segera pulang dan membuat rencana untuk segera menyelesaikan masalah ini dan memasukkan seseorang itu ke dalam sel tahanan." ucap erland pada kia dan Jiu Lin Dan
keduanya mengangguk pelan dan pergi dari sana menuju ke istana Kekaisaran
__ADS_1
di sana mereka beristirahat sejenak dan makan Malam
setelah makan malam erland menyiapkan dua kamar terpisah untuk kiandsn Jiu Lin Dan tinggali untuk sementara waktu
kia dan Jiu Lin Dan tidak bisa menolak dan akhirnya setuju untuk menginap di istana selama beberapa hari
keesokan harinya kia bangun pagi dan latihan di halaman depan paviliun tempat dia tinggal sementara
di sana dia sedang latihan menggunakan pedang bai ruo chen dan melatih ketangkasannya dalam menggunakan pedang dan sihir secara bersamaan
"aku harus memperkuat diriku, sebelum melawan seseorang itu aku harus menjadi lebih kuat dirinya." ucap kia sambil latihan
kia untuk beberapa saat berhenti menggunakan sihir dan hanya menggunakan kekuatan fisik dan memainkan pedang bai ruo chen
di saat yang sama keempat pangeran datang dan melihat kia yang sedang latihan
mereka tidak mengganggu kia dan terus memperhatikan kia yang sedang latihan
kia yang menyadari keberadaan mereka terus latihan dan mengabaikannya
beberapa menit berlalu dan kia sudah tidak tahan dengan tatapan ke empat pangeran itu dan akhirnya kia berhenti latihan dan mendekati tempat ke empat pangeran itu bersembunyi
"mohon maaf bila saya lancang, tapi…sampai kapan pangeran pangeran sekalian berhenti membuntutiku seperti itu?" ucap kia pada ke empat pangeran itu
Aaron berdiri dan menatap kosong kia,"bukan aku yang ingin membuntutimu, tapi mereka, mereka yang mengajakku membuntutimu." ucap Aaron sambil menunjuk ke arah ketiga pangeran yang masih berjongkok
kia menghela napas pasrah dan pergi duduk beristirahat sejenak sambil minum teh
"ada apa kalian kesini? apa kaisar memanggilku?" tanya kia pada ke empat pangeran itu
__ADS_1
"tidak, kaisar sama sekali tidak memanggilmu, kami hanya ingin pergi mencarimu dan niatnya mau mengajakmu keluar istana jalan jalan bersama kami." ucap Leo pada kia
kia mengangguk pelan kemudian berdiri," baiklah, kalau begitu tunggu aku ganti pakaian, kemudian kita pergi." ucap kia kemudian masuk ke dalam paviliunnya dan ganti baju
setelah beberapa menit berlalu kia keluar lagi dan memperlihatkan sisi cantik dirinya ketika mengenakan pakaian sederhana ala seorang rakyat biasa
mereka akhirnya pergi bersama ke pasar ibukota dan jalan jalan
dan tentunya Jiu Lin Dan juga ikut bersama mereka
kia yang tidak terlalu dekat dengan ke empat pangeran hanya bisa berada di samping Jiu Lin Dan dan melihat sekelilingnya yang agak aneh
beberapa pembeli dan penjual menatap ke arahnya dengan tatapan aneh dan seperti penuh dengan pertanyaan
kia mengabaikannya dan terus jalan dan menemukan tempat penjual aksesoris di depannya
kia singgah sebentar dan melihat lihat apakah ada yang bisa dia beli di sana
Jiu Lin Dan dan ke empat pangeran juga mencari sebuah aksesoris
Aaron menemukan sebuah gelang sederhana dengan warna yang cerah
Aaron membeli gelang tersebut dan menarik tangan kia
"eh? ada apa?" bingung kia ketika ditarik oleh Aaron
Aaron tak berbicara dan langsung memasangkan gelang tersebut ke tangan kia
"sempurna." ucap Aaron dengan singkat kemudian melepaskan tangan kia
__ADS_1
see you