
"dasar Wanita tidak tahu malu, beraninya dia tidur di situ, apakah dia tidak takut akan hewan buas yang akan memakannya nanti." ucap seseorang itu
"sudahlah, dia keliahatan aman, lebih baik aku kembali ke kerajaan sekarang juga." ucap seseorang itu kemudian pergi dari sana
......................
keesokan harinya…
"hoam…apakah sudah pagi?" ucap Kia dengan menguap
"sudah mau malam, sudah tau sudah pagi masih Bilang'apakah sudah pagi?'kau ini Wanita apa sih?" ucap Bai ruo chen pada Kia
"dan lagi, apa kau tidak menyadari sesuatu ada di dekatmu kemarin malam? dia adalah orang itu dan sepertinya dia sedikit peduli pada dirimu itu karena dia menjagamu sedikit lebih lama dan pergi." ucap Bai ruo chen pada Kia
"aku tidak peduli." ucap Kia kemudian pergi ke danau itu lagi
"kau ingin pergi ke mana?" ucap Bai ruo chen pada Kia
"aku ingin pergi mandi di danau itu." ucap Kia pada Bai ruo chen
"hah? apa kau ingin mati? ada naga air di situ dan kau juga melihatnya kemarin kan?" ucap Bai ruo chen pada Kia
"tidak akan ada apa apa kalau kita meminta izin sebentar padanya." ucap Kia pada Bai ruo chen seraya pergi ke danau tersebut
sedangkan Bai ruo chen yang melihat kekerasan kepala Kia pasrah dan hanya menghela napas pasrahnya
kini terlihat Kia yang sampai di depan danau itu dan kelihatan naga air itu juga ada di sana dan menjaga danau tersebut
"permisi tuan naga air, bisakah saya mandi sebentar di sini?" ucap Kia pada naga air tersebut
__ADS_1
"boleh tapi sebentar saja, jangan mengambil apa apa di danau ini apapun yang kau lihat." ucap naga air tersebut pada Kia
"baik, Terima ksih Tuan naga air." ucap Kia langsung terjun ke dalam air dan berenang kesana kemari dengan semangat
"ah…setelah sekian lama akhirnya aku mandi juga, hahaha…rasanya segar sekali…" ucap Kia sambil berenang
sedangkan Bai ruo chen yang mendengar Kia berenang dengan semangat terdiam dan tak berbicara
"hei kau, kenapa kau tidak melarangnya mandi di sini?" ucap Bai ruo chen yang menggunakan kekuatan telepati pada naga air tersebut
[ee…aku gk tau ya apa namanya itu yang saling Bicara dengan orang lain menggunakan pikiran]
"hah? Tuan naga yang Agung? apakah itu anda? anda ada di mana?" ucap naga air tersebut yang balas dengan kekuatan telepati ke Bai ruo chen
"ck! aku terikat di dalam jiwa wanita yang ada di depanmu itu dan tidak bisa keluar sekarang." u ucap Bai ruo chen pada naga air tersebut
"apa? jadi anda di segel di situ, jadi apa yang harus saya lakukan sekarang Tuan naga yang Agung." ucap naga air tersebut pada Bai ruo chen
"baik Tuan naga yang Agung." ucap naga air tersebut pada Bai ruo chen
sedangkan di sisi lain terlihat Kia yang sangat menikmati air dari danau tersebut
"hahaha…aku bisa berenang sesuka hati di sini…" ucap Kia dengan senang
setengah jam telah berlalu dan terlihat Kia yang masih belum selesai berenang
"hei hei, kapan kau selesai berenang dan naik?" ucap Bai ruo chen pada Kia
"hm…sebentar lagi." ucap Kia pada Bai ruo chen
__ADS_1
"sebentar lagi sebentar lagi, sedari tadi kau selalu bilang sebentar lagi, ini sudah berlalu dengan sangat lama, cepat naik sekarang!" ucap Bai ruo chen pada Kia
"iya iya…tapi aku tidak bawa baju ganti…gimana dong…" ucap Kia pada Bai ruo chen
"uh…kau ini sangat menyusahkan, kau Naiklah aku akan membantumu mengeringkan badanmu." ucap Bai ruo chen pada Kia
Kia mengangguk anggukkan kepalanya dan naik ke daratan
Bai ruo chen mulai membaca mantranya dan pakaian yang Kia pakai berenang perlahan lahan kering dan tidak basah lagi
"baiklah…kita lanjutkan perjalanan?" ucap Bai ruo chen pada Kia
"tentu saja." ucap Kia pada Bai ruo chen
"tuan naga air, Terima kasih telah membiarkanku berenang selama beberapa saat di danaumu." u ucap Kia kemudian pergi dari sana
"wanita itu kelihatan lemah." ucap naga air tersebut kemudian beristirahat dan tidur di sebuah batu besar
kini terlihat kia yang mengambil barangnya dan pergi dari sana dan mulai berjalan lagi menyusuri hutan
Sore hari telah tiba dan terlihat Kia yang telah keluar dari hutan
"wah…sudah malam ruo chen, kita menginap di mana malam ini?" ucap Kia pada Bai ruo chen
"kita cari dulu tempat menginap, di sana keliahatan ada sebuah kota kecil, kita kesana, siapa tahu ada penginapan di sana." ucap Bai ruo chen pada Kia
"tapi…kota di sana kelihatannya sedikit menyeramkan, kita tidak usah lewat kota itu, boleh kan?" ucap Kia pada Bai ruo chen dengan sedikit ketakutan
"tidak bisa, jika ingin mengasah kekuatanmu nakal kau harus melewati semua percobaan, hanya dengan itu kau bisa tumbuh kuat tanpa perlindungan siapa pun." ucap Bai ruo chen pada Kia
__ADS_1
Kia yang mendengar apa yang Bai ruo chen katakan padanya terkejut dan mengumpulkan keberaniannya dan menuju ke kota yang menyeramkan itu
see you