
Sedangkan di sisi lain kini terlihat claude yang sedang menerima hadiah dari negeri tetangga yang berupa penari yang sangat seksi dan cantik
claude yang melihatnya seketika tergoda dan berusaha menahan api keinginannya
'tidak bisa, aku tidak bisa menahannya lagi.' gumam claude dalam hatinya dengan wajah merona merah
......................
"baiklah, aku Terima hadiahnya, seseorang tolong bawa nona ini ke kamarku sebentar." ucap claude pada seorang kasim yang ada di sampingnya
"baik yang mulia, nona silahkan lewat sini." ucap kasim tersebut sambil menuntun penari tersebut ke kamar claude
dan terlihat claude yang telah menyusul di belakang
di saat yang bersamaan claude berpapasan dengan kia
kia melihat penari tersebut cukup cantik dan seksi
kemudian melihat claude yang sepertinya tidak memperhatikan dirinya dan hanya memperhatikan penari tersebut saja
kia mulai curiga dan mengikuti diam diam di belakang
dan benar saja penari tersebut masuk ke kamar claude bersama dengan claude
kia yang melihatnya sangat tidak percaya dak akhrinya menguping
"baiklah nona penari, bisakah kau mengatakan siapa namamu?" ucap claude yang masih dingin pada penari Tersebut
"izinkan hamba memperkenalkan diri yang mulia, nama saya jelita, saya dari Kerajaan sebelah." ucap jelita dengan sangat menggoda di hadapan claude
claude yang melihat godaan dari sang penari tak tahan lagi dan meminta penari tersebut melayaninya di atas ranjangnya
__ADS_1
kia yang mendengar apa yang baru saja claude katakan terkejut dan lanjut menguping
"ah…aku saja yang di atas, kau sangat lemah lembut." ucap claude
"baiklah yang mulia, pelan pelan…ah…yang mulia sakit…ah…hm…ah, cukup yang mulia ah." ucap penari tersebut yang sambil berdesahan
"ah…aku ingin merasakan gunung gandamu jelita." ucap claude seraya memegang kedua gudung ganda jelita dan menjilatnya kemudian menghisapnya silih berganti
sedangkan kia yang mendengar ******* ******* tersebut terkejut dan tak tahan lagi kemudian pergi dari sana
"claude…beraninya dia…" ucap kia dengan sedikit sakit hati terhadap claude
"sudah aku katakan kan, dia itu playboy, lebih baik kau menjauh darinya."ucap seseorang itu pada kia
"yang kau katakan benar, sebaiknya kita segera pergi dari sini, mendengar perlakuannya terhadap penari itu saja membuatku kesal setengah mati."ucap kia dengan kesal kemudian mengambil barang barangnya dan pergi secara diam diam dari sana
claude yang merasakan kepergian kia terkhusus dan behenti melakukan aktivitas ranjangnya bersama dengan sang penari dan langsung pergi mencari kia
"gawat yang mulia! nona kia telah melarikan diri dan pergi ke hutan kematian." ucap seorang prajurit yang berlari mendekati claude
"dasar wanita itu…apakah mungkin dia mendengar aku melakukan itu dengan penari itu?" ucap claude yang menerka nerka apa yang membuat kia melarikan diri ke hutan kematian
"sebaiknya aku pergi mencarinya dulu, dia masih berguna untuk saat ini." ucap claude kemudian menggunakan sihir portal dan ke hutan kematian
di sana terlihat banyak sekali hewan hewan ganas yang menjaga hutan kematian
hal tersebut membuat claude terkejut, "ini baru pertama kalinya aku menemukan hutan kematian dikelilingi banyak binatang buas dan ganas dengan tingkatan tinggi, kalau begini terus aku tidak akan menemukan wanita itu dalam kurung waktu sehari." ucap claude kemudian kembali ke
kerajaannya lagi
sedangkan di sisi lain terlihat kia yang sedang bersama dengan seseorang yang berjubah hitam dan bertopeng
__ADS_1
"huff…Terima kasih Tuan…sudah membantu saya." ucap kia pada seseorang yang bertopeng
"nona tidak perlu berterima kasih, sudah seharusnya saya menolong nona." ucap seseorang itu pada kia
"kalau begitu saya pamit sebentar." ucap seseorang itu kemudian pergi dari sana meninggalkan kia sendiri di tengah hutan kematian
kia yang melihat kepergian seseorang itu sedikit deg degan
"apakah kau jatuh cinta pada pandangan pertama padanya?" tanya seseorang itu pada kia
"hei kau, siapa namamu?" ucap kia pada seseorang itu
"namaku? biar ku ingat ingat dulu…namaku…Bai ruo Chen, panggil saja aku ruo chen." ucap seseorang itu pada kia
"oh, ruo Chen, dimana jalan keluar dari hutan kematian selain yang di sana tadi?"ucap kia pada Bai ruo Chen
"oh iya, namamu itu dari bahasa china kan? jadi kau tidak berasal dari daerah ini kan?" ucap kia pada Bai ruo Chen
"Benar, aku dari dunia yang sangat jauh dari dunia sihir ini." ucap Bai ruo Chen pada kia
"ooh…ternyata begitu ya…" ucap kia pada Bai ruo Chen
"ngomong ngomong…rasanya ada kekuatan ilahi di dalam tubuhmu juga ada sesuatu yang sangat kuat mengalir bersama darahmu." ucap Bai ruo Chen pada kia
"kira kira apa ya? aku tidak ma urus itu, yang penting keluar dulu dari hutan kematian ini, dimana jalan keluarnya?" ucap kia pada Bai ruo Chen
"jalan lurus saja kedepan hingga keluar dari hutan kematian." ucap Bai ruo Chen pada kia
kia mengangguk anggukkan kepalanya kemudian mulai berjalan menyusuri hutan kematian bersama dengan Bai ruo Chen yang ada di dalam tubuhnya
see you
__ADS_1