
"baiklah, itu terserah padamu, kau mau ikut dengan kami terserah padamu." ucap Kia pada Jiu Lin Dan sambil makan setelahnya berdiri dan membersihkan pakaiannya yang sedikit kotor
"baiklah, kita berangkat sekarang." ucap Kia kemudian berangkat duluan dan meninggalkan Bai ruo chen dan Jiu Lin Dan di belakang
......................
tak berapa lama setelahnya Kia sampai di luar hutan dan langsung bisa melihat sebuah kota besar di depan matanya
"akhirnya kita sampai di kota selanjutnya, ayo kita pergi cari penginapan terdekat dulu ununtuk istirahat." ucap Kia pada Bai ruo Chen dan Jiu Lin Dan
"…" di belakang Kia tak terdengar suara apa-apa dan hanya terdengar suara sunyi saja dari hutan
Kia berbalik badan dan melihat keadaan Bai ruo Chen dan Jiu Lin Dan yang ternyata telah sekarat di belakangnya
"aku kelelahan…" ucap Bai ruo Chen dengan nada kecil
"aku juga bro…apa sebaiknya kita istirahat dulu nona kia…" ucap Jiu Lin Dan yang sama sekaratnya dengan Bai ruo Chen
Kia yang melihat kejadian tersebut sontak terkejut dan seraya tertawa kecil
"apa yang kau tertawakan?…kami sangat kelelahan." sontak keduanya secara bersamaan
"ahaha…tidak ada apa apa, aku hanya tidak menyangka kalau serpihan jiwa juga bisa kelelahan dan sekarat, juga iblis yang juga bisa kelelahan." ucap kia dengan senyuman polosndi wajahnya
__ADS_1
sedangkan kedua orang tersebut yang semakin marah langsung ambruk di hadapan Kia dengan tatapan kosong
"kenapa kau bisa memliki seorang teman yang begitu bodoh, hah." ucap Jiu Lin Dan pada Bai ruo Chen dengan meneteskan air mata karena kebodohan Kia
"aku juga tidak tahu kenapa." ucap Bai ruo Chen
Kia yang melihat keduanya benar benar kelelahan akhirnya beristirahat di sana dan mencari makanan di dekat sana
sedangkan Bai ruo Chen dan Jiu Lin Dan yang beristirahat di bawah pohon lebat sambil menunggu Kia kembali dengan makanan
Tak berselang lama kemudian Kia muncul dengan air yang ada di dalam bambu yang dia buat jadi botol minum dan beberapa buah buahan seperti apel
"akhirnya kau kembali juga, aku sangat haus dan lapar." ucap Jiu Lin Dan pada Kia
"ini, minumlah, kemudian kita lanjutkan lagi perjalanan kita, di depan sana sudah ada kota. besar, kita bisa makan sepuasnya di sana nanti asalkan kita membayar saja." ucap Kia pada. Jiu Lin Dan kemudian pergi melihat ke sekeliling kota besar tersebut dengan mengendap ngendap dan tidak ketahuan oleh seorangpun
"di sini tidak di pasang pelindung, dan ada sedikit aura kejahatan di sekeliling kota ini, mungkin di dalam sana da seekor monster yang menyamar di kerumunan." ucap Kia kemudian kembali lagi ke tempat peristirahatannya
"kalau kalian sudah cukup istirahatnya kita bisa lanjutkan perjalanan, ruo Chen masuk ke dalam dan Jiu Lin Dan gunakan jubahku ini, pastikan kau menutup tandukmu itu." ucap Kia pada kedua orang yang sedang beristirahat itu
Jiu Lin Dan mengambil jubah Kia dan memakainya juga Bai ruo Chen yang masuk ke dalam tubuh Kia dan melanjutkan istirahatnya
"di sekeliling kota itu tidak ada pelindung apapun dan aku juga menciun ada aroma monster di sekeliling kota itu, aku rasa ada seekor monster yang sedang menyamar di kerumunan kota itu." ucap Kia pada Jiu Lin Dan dan di dengar oleh Bai ruo Chen
__ADS_1
"aku juga merasakan hal yang sama." ucap Jiu Lin Dan pada Kia
"aku merasakan firasat buruk, sebaiknya kalian berhati hati ketika masuk nanti, jangan sampai membuat masalah yang mengancam nyawa kalian." ucap Bai ruo Chen pada Kia dan Jiu Lin Dan
Kia dan Jiu Lin Dan mengangguk pelan dan mendekati kota besar itu dan masuk dengan membayar kedua penjaga pintu masuk tersebut
di dalam sana terlihat sangat tenteram dan damai tapi di waktu yang bersamaan pula tercium aroma monster di sekitar orang orang itu
Kia dan Jiu Lin Dan semakin waspada dan melihat sekeliling mereka yang terdapat aroma monster
tapi mau sekeras apapun keduanya mencari tapi tidak bisa menemukan apa apa dan terus menerus meningkatkan kewaspadaannya sambil mencari penginapan terdekat
di saat yang bersamaan Bai ruo Chen mencium aroma monster yang sangat pekat di dalam sebuah penginapan kecil yang ada di depan mereka
Kia yang juga merasakan hal tersebut langsung masuk ke dalam penginapan itu dan menyewa dua kamar kosong
setelahnya Kia beristirahat di kamarnya sambil menyusun sebuah rencana agar monster itu bisa menampakkan wujud aslinya
semua waktu Kia habiskan hanya untuk membuat rencana agar sang monster bisa memunculkan wujud aslinya
hingga menjelang malam Kia dan Jiu Lin Dan baru turun ke bawah dan memesan makan malam
see you
__ADS_1