Masuk Ke Dalam Dunia Sihir

Masuk Ke Dalam Dunia Sihir
EP 45


__ADS_3

Keempat pengeran itu yang bertemu dengan seseorang yang tidak mengenali mereka berempat menganga two percaya karena di ibukota tidak ada orang yang tidak mengenali mereka berempat


dan kali ini untuk pertama kalinya mereka berempat bertemu dengan seseorang yang tidak mengenal mereka berempat dan itupun seorang perempuan yang sangat cantik


......................


"iya…kaisar yang sedang nona cari pasti adalah ayah kami karena cuma ayah kami yang merupakan seorang kaisar disini." ucap salah satu pangeran pada kia


kia sedikit terkejut dengan jawaban dari pangeran itu dan seketika malu


"ah…hahaha…maafkan saya karena tidak mengetahui bahwa anda sekalian adalah…pangeran, hahaha…" ucap kia dengan canggung


beberapa pengeringan itu terkekeh kecil melihat kia yang canggung sekaligus malu di hadapan mereka


"tidak apa apa, nona ingin. bertemu ayah jaim bukan?" tanya seorang pangeran pada kia


kia menganggukkan kepalanya secara perlahan dan menundukkan kepalanya ke bawah tida berani menatap para pangeran


"nah, kalau begitu nona tunggu saja disini, tidak lama lagi ayahanda akan keluar dari rapat paginya." ucap pangeran lain pada kia


"perkenalkan nama saya leo monister, putra mahkota kerajaan ini.", perkenalan diri Leo pada kia


"nama saya adalah Jingle monister, pangeran ke dua kerajaan ini." ucap Jingle pada kia

__ADS_1


"nama saya Ryan monister, pangeran ketiga kerajaan ini." ucap Ryan pada kia


"dan aku adalah Aaron monister, pangeran ke empat." ucap Aaron dengan tatapan dingin terhadap kia


kia yang merasakan tatapan tidak suka dan dingin dari Aaron sedikit canggung dan tersenyum paksa


"perkenalkan nama saya kia Afgan, saya seorang petualang yang singgah di desa desa dan ibukota untuk menyingkirkan monster dan iblis juga hal hal lainnya yang mengancam nyawa para penduduk." ucap kia dengan sedikit canggung


mendengar itu para pangeran sedikit kagum pada kia, karena kia masih muda tapi sudah berpetualang dengan tujuan untuk membantu rakyat rakyat untuk menyingkirkan hal hal yang mengancam nyawa


"niat nona kia dalam berpetualang ternyata sangat tinggi dan, dan sangat hebat." ucap Jingle oada kia dengan tatapan kagum dan memuji muji kia


dalam beberapa saat mereka berbincang bincang dan tertawa bersama


rasa canggung dan malu kia pun akhirnya secara perlahan menghilang tapi tidak dengan sikap dingin dan cuek Aaron terhadap kia yang masih sama


"tidak ada apa apa, hanya merasa asing dan tidak ingin berbicara saja." ketus Aaron oada Leo


kia yang mendengar hal tersebut merasa sedikit merasa bersalah dan langsung diam dan tak berbicara


"eh…sepertinya keberadaanku disini menjadi masalah buat kalian…sepertinya aku tinggal di tempat lain saja, permisi." ucap kia yang berdiri dan berniat ke tempat lain menunggu kaisar


di saat yang bersamaan kaisar keluar dari ruang rapat dan melihat kia yang sedang bersama dengan keempat pangeran

__ADS_1


"ah…ada tamu ya, kenapa kalian tidak bilang bilang kalau ada tamu?" ucap kaisar yang tiba-tiba mendekati kia dari belakang


kia yang mendengar suara kaisar berhentilah dan berbalik," ah! hamba memberi salam pada kaisar." ucap kia sambil membungkuk dan memberi salam pada kaisar


"tidak apa apa, perkenalkan nama saya adalah erland monister, dan kalau boleh tahu…apa nona kesini untuk mencari saya atau putra putri saya?" tanya ucap kaisar atau erland pada kia


"perkenalkan nama saya kia Afgan, tujuan saya kesini adalah untuk bertemu dengan kaisar, saya ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting, tapi tidak tahu apakah kaisar membiarkan saya berbicara empat mata dengan kaisar." ucap kia yang sedikit ragu ragu dalam berkata kata


sang kaisar yang mengetahui perkataan dari kia langsung menatap keempat pangeran


ke empat pangeran pun akhirnya pergi dan menyisakan kaisar dengan kia berdua di sana


"sekarang hanya tinggal kita berdua saja, apa yang ingin nona kia bicarakan dengan saya?" ucap erland pada kia


kia tidak berbicara untuk beberapa saat dan ke sebuah tempat duduk dan duduk


"kita bicarakan sambil minum teh, bagaiamana?" ucap kia pada erland


erland menghela napas dan ikut duduk seraya menuangkan teh ke cangkirnya, begitupun dengan kia


"jadi begini, aku seorang petualang yang singgah di ibukota ini, tapi setelah aku menginjakkan kaki di ibukota ini…kenapa rasanya ada sesuatu yang menjanggal di ibukota ini?" ucap kia pada erland


erland yang mendengar penuturan kata dari kia sedikit terkejut dan mengerutkan keningnya

__ADS_1


sedangkan keempat pangeran yang belum pergi dan masih di sana dan menguping pembicaraan kedua orang itu juga sedikit terkejut dan penasaran


see you


__ADS_2