Masuk Ke Dalam Dunia Sihir

Masuk Ke Dalam Dunia Sihir
EPISODE 27


__ADS_3

"baik pemimpin, sekarang pemimpin bisa pergi dengan tenang, serahkan saja semuanya pada saya." ucap you you pada Kia


"baiklah…besok lusa aku akan berangkat tolong semuanya kembali dan melakukan pekerjaan masing masing." ucap Kia kemudian pergi dari sana dan pergi melihat lihat perkembangan para petani


......................


perlahan lahan jam demi jam berkalu dan kini satu hari telah berlalu dan kini waktunya Kia ununtuk berangkat lagi


"nak, kau memiliki masa depan yang cemerlang." ucap Bai ruo chen pada Kia


"em…aku akan mencapai puncak dengan cepat dan kembali ke duniaku lagi." ucap Kia dengan semangat


"pemimpin, jika ada waktu kembalilah ke sini dan kunjungi kami." ucap you you pada Kia


"iya, kalian tunggu aku kembali ya, aku akan melindungi kalian semua." ucap Kia kemudian pergi dari sana


di dalam perjalanan terlihat Kia yang sangat menikmati perjalanannya bersama dengan Bai ruo chen yang terikat dengan Jiwanya


"ruo chen~, bagaimana bentuk wajahmu jika kau berhasil keluar dari jiwaku?" u ucap Kia oada Bai ruo chen


"heh! kau akan terpana melihat wajah tampanku, apa kau tahu? aku ini pria tertampan sejagat raya, dan juga yang terkuat sejagat raya." ucap Bai ruo chen pada Kia


"nanti setelah aku keluar aku akan menikahimu." ucap Bai ruo chen pada Kia


Kia yang mendengar apa yang Bai ruo chen katakan tertawa terbahak bahak

__ADS_1


"apa yang kau tertawakan? aku ini mengatakan yang sebenarnya." ucap Bai ruo chen pada Kia


"tidak ada apa apa…aku hanya merasa geli dengan apa yang baru saja kau katakan, kau ingin menikahiku? mimpi saja, kau tidak memenuhi syarat untuk menikahiku." ucap Kia pada Bai ruo chen


"oh benarkah? kalau begitu katakan apa saja syarat syaratnya." ucap Bai ruo chen pada Kia


"ini yah, pertama dia harus tampan, kedua dia harus kaya dan memiliki uang yang berlimpah, ketiga dia itu setia pada pasangannya, percuma tampan dan banyak uang kalau tidak bisa setia pada satu pasangan." ucap Kia pada Bai ruo chen


"iya iya, selanjutnya apa lagi?" ucap Bai ruo chen pada Kia


"selanjutnya…dia itu baik, rendah hati, tidak sombong dan baik hati, dia sangat kuat tiada tanding, dia juga tidak boleh dingin dan cuek." ucap Kia pada Bai ruo chen


"baiklah, aku akan mencoba menjadi seperti apa yang kau katakan itu." ucap Bai ruo chen pada Kia


"ngomong ngomong, jika desa itu dalam bahaya dan kau tidak punya waktu yang cukup untuk melindungi desa itu, apa yang akan terjadi? apa desa itu akan hancur?" ucap Bai ruo chen pada Kia


"tidak akan, kemarin malam saat pas tengah malam aku bangun lagi dan membuat pelindung berganda ganda dengan tingkat yang cukup tinggi untuk melindungi desa itu, jadi sulit untuk memecahkan pelindung tersebut, juga itu tidak bisa di lihat oleh mata telanjang."ucap Kia pada Bai ruo chen


"kau sepertinya ada peningkatan pada otakmu." ucap Bai ruo chen pada Kia


"apa maksudmu? sedari dulu aku memang pintar dan otakku selalu bekerja setiap saat." ucap Kia pada Bai ruo chen


"terserah apa yang kau katakan, aku mau beristirahat dulu, jangan ganggu aku." ucap Bai ruo chen pada Kia


kini telah menunjukkan tengah hari dan pas sekali saat ini Kia ada di hutan

__ADS_1


Kia mengambil kesempatan tersebut dan beristirahat


terlihat Kia yang meletakan barang bawaannya di sebuah pohon rindang dan kemudian pergi mencari makanan di sekitar


tak lama setelahnya kian kembali dengan berbagai buah buahan


setelahnya Kia membuat buah buah tersebut menjadi makan siang yang sangat lezat


"rasanya enak sekali…apakah kau mau juga ruo chen?" ucap Kia pada Bai ruo chen


"iya…pegang saja dan aku akan menyerapnya ke dalam jiwamu, jangan khawatir kau tidak akan kenapa napa." ucap Bai ruo chen pada Kia


"baiklah." ucap Kia seraya memegang satu makan siang lagi di tangannya dan Bai ruo chen dengan cepat lansung menyerap makan siang tersebut ke dalam jiwa Kia


Kia merasakan sesuatu yang masuk ke dalam tubuhnya dengan sangat cepat dan masuk ke dalam jiwanya


setelahnya Kia naik ke dahan pohon yang agak kuat dan bersandar di sana


"makananmu enak juga ya…" ucap Bai ruo chen pada Kia


"Terima kasih atas pujiannya tapi aku mau beristirahat sejenak, kau diamlah dan beritahu aku jika ada seseorang yang datang ke mari." ucap Kia pada Bai ruo chen seraya menutup matanya dan tidur


sedangkan Bai ruo chen yang melihat kelakuan kia hanya bisa menghela napas pasrah kemudian ikut beristirahat


see you

__ADS_1


__ADS_2