
lanjut
skip sesampainya di rumah Leo
(aku langsung naik keatas langsung masuk kamar dan membersihkan tubuhnya lalu menuju balkon kamar)
"apa aku terlalu keterlaluan kepada Clarissa"pikir Leo
"tapi Clarissa sudah terlalu keterlaluan terhadap Karin"Ucap Leo
"dulu sikapnya tidak begitu"ucap leo
flashback dulu
(kita sedang di kantin dan datanglah Karin yang meminta izin untuk duduk didekat kami, soalnya kantin udah penuh dengan semua murid dan tidak adalagi kursi kosong, tapi sikap Clarissa ketus)
"ngapain Lo disini"ucap Clarissa ketus
"maaf kak apa boleh saya duduk disini?"ucap Karin sopan
"ck ganggu aja Lo pergi sana"bentak Clarissa dingin
"maaf kalau gitu aku permisi, Sekali Lagi maaf sudah mengganggu aktivitas kalian"ucap Karin sopan dengan mata yang berkaca-kaca
"dasar Lotus ga usah dekat² Lo j*****"balas Clarissa mendorong Karin
disitu aku masih berpikir positif mungkin Clarissa lagi tidak mood, tapi setelah kejadian itulah aku mendengar semua orang mengatakan kalau Clarissa sering menindas membully siswa-siswi disekolah
akupun sudah tidak nyaman mendengar gosip itu, aku memutuskan untuk bertanya kepada Clarissa
"Clarissa apa benar kamu sering menindas siswa disini"tanyaku baik-baik
"siapa yang memberi tahu kan mu, apa si sok polos itu"ucap Clarissa dan Clarissa pun langsung menghampiri Karin dan menjambak nya
"Lo itu ga usah sok polos deh dan apa yang Lo bilang pada Leo"ucap Clarissa marah
"a aku t tidak m mengatakan apapun"ucap Karin mengeluarkan air matanya
"Clarissa lepasin tangan Lo dari rambut Karin"bentak Leo
"kamu jangan membela sih sok lugu ini Leo"ucap Clarissa mempererat jambakannya kepada karin
"Clarissa lepasin Karin"ucap Leo sekali lagi
"Lo dasar sampah jangan berharap bisa membuat Leo menyukai mu"ucap Clarissa menampar pipi Karin
Karin pun tersungkur di lantai dan bibir Karin berdarah
"a ampun C clarissa a aku t tidak m melakukan a apa-apa k kepada l leo"ucap Karin memegang pipinya dan menangis
disitu aku kasihan kepada Karin, dan tanpa sadar menampar Clarissa
__ADS_1
plak
"kamu sudah keterlaluan Clarissa"ucap Leo menampar Clarissa
dengan niat menyadarkan Clarissa kalau ia sedang menyakiti seseorang, tapi kelepasan menampar Clarissa
setelah itu bibir Clarissa berdarah, tapi Leo sudah pergi meninggalkan Clarissa dan membawa Karin ke UKS
akupun sudah tidak melihat Clarissa karena aku cepat-cepat membawa Clarissa ke UKS, dan setelah hari itu juga aku mulai menghindari nya dengan alibi dia akan berubah,
eh taunya Clarissa semakin membenci Karin dan didepan mataku dia menyiram minuman ke kepala Karin,
disitu aku langsung membantu Karin tapi Clarissa lagi-lagi marah dan mengatai Karin kata-kata kasar dan menjambak rambut Karin lagi,
disitulah aku mulai membenci sifat Clarissa dan dia malah suka menempel padaku dan melarang Karin dekat-dekat dengan ku aku ga tau alasannya tapi dia udah keterlaluan dan aku pun membentak nya keesokan harinya aku mau minta maaf atas sikap ku tapi ga sengaja aku liat dia menginjak tangan siswa disana akupun mengubur niat ku untuk meminta maaf dan dia ga berubah malahan menjadi-jadi membully orang yang aku dengar)
flashback off
(POV end)
lanjut
POV Clarissa
(setelah menyanyi akhirnya pak mamang datang aku pun tersenyum dan naik mobil)
skip sampai rumah
"non langsung mandi gih nona bau"ucap bi Diana sambil menutup hidung
"enak aja, aku itu gadis yang paling wangi ya bi"ucapku narsis
"iyain"ucap bi Diana memutar bola matanya
(aku liat bi Diana terkekeh)
"yaudah deh Clarissa naik keatas dulu, mau mandi abis itu tidur"ucap ku
"papay bibiku sayang"ucapku berlari naik tangga
(bi Diana Hanya bisa geleng-geleng kepala)
(sampai kamar aku langsung mandi setelah selesai mandi langsung naik keranjang tapi Karna ga bisa tidur akhirnya memilih membaca saja)
"kok aku ga bisa tidur sih
lebih baik baca buku deh"ucapku beranjak keruangan buku
(akupun berjalan diruang buku dikamar Clarissa, dan akuberbinar-binar melihat banyak nya buku diruangan ituš¤©)
author : btw dikamar Clarissa ada ruangan buku yah guys
__ADS_1
lanjut
(akupun mencari-cari buku novel siapa tau ada, tapi ga sengaja menjatuhkan buku diary)
"buku siapa ini?"pikirku
"oh ternyata Buku diary, tapi diary siapa?"ucapku penasaran
(akhirnya aku buka dihalaman pertama ada nama)
"owh buku diary Clarissa rupanya"ucapku terus aku membacanya karena penasaran
( halaman pertama adalah menceritakan pertemuan pertama Clarissa dan Leo dan disitu menceritakan Clarissa pergi ke taman dan melihat ada seorang anak kecil bersama kedua orangtuanya tertawa bahagia Clarissa pun tersenyum kecut dan setelah itu tidak terasa air mata nya jatuh mengingat orangtuanya ga punya waktu untuk meluangkan sedikit saja untuk nya)
"loh ini ga ada tuh di novel"ucapku heran
(akhirnya aku melanjutkan membaca nya, habis itu datanglah Leo yang langsung bilang)
"kalau mau nangis nangis aja kali mau minjam bahuku untuk bersandar"ucap
leo
Tampa Ba bi Bu lagi Clarissa langsung menangis di pelukan Leo, setelah 15 menit Clarissa mulai merasa lega dan dia pun berterimakasih dan meminta maaf kepada Leo, dan mereka berkenalan di hari berikutnya Clarissa selalu bertemu, dan menjalin pertemanan bersama Leo.
kalau Clarissa lagi merasa kesepian dia mengajak Leo bertemu sekedar menenangkan diri dan Leo tidak pernah menolak jadi Clarissa merasa kalau mempunyai seorang kakak yang menyayangi nya.
"lah jadi Clarissa cuma nganggep Leo sebagai seorang kakak?"ucapku terkejut
"lah terus ngapain dia tidak menyukai Karin, aku pikir Clarissa berbuat begitu karena cemburu kepada Karin??"batinku
"ah yasudah lanjut baca aja dulu"ucap ku
merasa ingin dilindungi jadinya mereka sering bertemu sekedar menceritakan seharian mereka melakukan apa)
"sumpah demi ayam yang kakinya cuma tiga, aneh bat dah!!"ucapku
"jadi penasaran gue tentang keluarganya ada ga ya?"ucapku
akupun mencari-cari, dan ya disitu dituliskan kalau dahulu keluarga nya itu cukup harmonis ayah ibu nya tidak pernah bertengkar karena komunikasi mereka bagus walaupun mereka dijodohkan dahulu nya tapi mereka tetap harmonis, ibunya yang hanya ibu rumah tangga seperti kebanyakan ibu-ibu yang lain hangat dan nyaman kalau berkeluh kesah, ayahnya yang pekerja keras dan juga hangat.
tapi suatu hari setelah Clarissa pulang dari sekolah, disitu dia baru melihat kedua orangtuanya berdebat entah apa yang mereka perdebatkan, Clarissa disitu masih belum mengetahui apa-apa karena ia baru berusia 8 tahun jadi dia hanya berlalu pergi ke kamar nya dan menangis
_
_
_
lanjutnya di episode berikutnya ya guys
Jangan lupa di like ya guys
__ADS_1