Masuk Ketubuh ANTAGONIS (Tahap Revisi)

Masuk Ketubuh ANTAGONIS (Tahap Revisi)
episode 32


__ADS_3

"jangan menyentuh adikku, biar aku saja yang membawanya.."ucap dingin Jakson


*****


"t tapi-.."ujar ayah Clarissa


Jakson menghiraukan ayah Clarissa ia langsung mengangkat tubuh Clarissa dengan hati-hati


"aku akan mempersiapkan mobilnya dulu.."ujar Afgan


"baiklah, Bryan tolong kau mengemas pakaian Clarissa.."ujar Jakson


"dan untuk Lo pria tua, aku pastikan kau tidak akan pernah bisa lagi bertemu dengan adikku.."ucap Jakson menatap tajam ayah Clarissa


"dia juga anakku.."ujar ayah Clarissa


"siap.."ujar Bryan


"kau mau apakan Pakaian anakku.."cegah ayah Clarissa menghalangi Bryan yang ingin mengambil pakaian Clarissa di lemari


"minggir.."ucap tajam Bryan


"tidak jangan pernah berniat mengambil anakku.."cegah ayah Clarissa


"kau bisa membawa nya kerumah sakit, tapi tidak untuk mengambil nya dariku.."ujar ayah Clarissa


"aku tidak peduli, kau bicara lah dengan xxxxx.."ucap Jakson bodoh amat


Jakson pun buru-buru membawa Clarissa keluar dari kamar


"Jangan membawa nya kumohon.."mohon ayah Clarissa


"oiya tidak usah mengambil baju, cari saja yang sekiranya barang penting bagi Clarissa.."teriak Jakson


"oke.."jawab Bryan


iapun mencari-cari apapun itu barang yang sekiranya penting bagi Clarissa, seperti handphone.


itu doang, AHAHAH


sementara Jakson sudah berada di depan mobil


"lama amat sih.."ucap Afgan


"dan dimana Bryan?.."tanya Afgan


"kita pergi duluan saja, secepatnya bawa Clarissa ke rumah sakit gan, badannya tambah panas ini.."ucap Jakson cemas yang sudah didalam mobil


**tok


tok


tok


tok**


"kumohon jangan membawa anakku.."mohon ayah Clarissa mengetuk ngetuk kaca mobil Jakson


"hiraukan saja,. cepatlah tancap gas Afgan.."ujar Jakson


"maaf paman Clarissa harus secepatnya dibawa kerumah sakit.."ucap Afgan tidak enak


setelah itu iapun menjalankan mobil nya dengan kecepatan tinggi


sedangkan Jakson sangat khawatir dan terus menerus mengajak bicara Clarissa


"kamu jangan tidur riri, apa kamu tidak rindu dengan Jeje mu ini.."ujar lirih Jakson


"ini aku jeje nya Riri, coklat kamu ada di mansion sudah Jeje belikan masa kamu sakit sih.."Jakson


Afgan dibelakang nya pun turut prihatin Karna Jakson sudah menceritakan semuanya tentang adik kesayangannya nya itu.


Jakson selama ini bercerita jika tirinya itu tumbuh Dengan cepat anu lah itu lah setiap mereka ngumpul itu pasti Jakson selalu menceritakan tentang rasa sayang nya dengan adiknya itu.


sampai-sampai mereka bosan mendengar cerita Jakson


______


(flashback)


masalalu disaat ia masih berumur sepuluh tahun sementara Clarissa berumur tujuh tahun.


sekarang mereka berada di bandara

__ADS_1


"Jeje jangan pergi yah, riri nanti nya tidak memiliki teman bermain dong.."ucap Clarissa kecil dengan mata berkaca-kaca


disitu Jakson tidak tega meninggalkan jauh-jauh adiknya.


Jakson harus bersekolah jadi dia akan pergi ke Amerika


mereka dari kecil sangat dekat dan saling menyayangi dan tidak pernah berpisah sedikit pun.


jadi Jakson sangat enggan untuk meninggalkan adiknya ini, tapi ada alasan xxxxxx


"Riri kan Jeje mau sekolah setelah Jeje lulus nanti, Jeje janji akan datang lagi dan membawa banyak coklat deh.."bujuk Jakson kecil


"benarkah, baiklah cepatlah pergi supaya kau cepat kembali.."ucap berbinar-binar Clarissa kecil


"giliran coklat Langsung berbinar gini.."ucap Jakson mengacak-acak rambut Clarissa gemes


"isss rambut Riri jadi berantakan.."cemberut Clarissa kecil


sementara empat orang dewasa yang melihat mereka menjadi gemas dan terkekeh melihat intraksi bmereka berdua


"apakah sudah berpamitan nya?.."tanya xxxxx mencubit hidung Clarissa kecil


"sudah xxxx.."jawab Jakson sedih


"baiklah kita harus segera pergi karena pesawat nya sudah ingin lepas landas.."ucap xxxxx melihat jam nya


"jangan lupa mengabari yah, dan jaga si manis ini.."ucap xxxx mencubit pipi tembem Clarissa


"issh.. , xxxxx.."cemberut Clarissa kecil


"jaga kesehatan yah, nanti xxxxx akan membawa mu kalau kau sudah lulus sekolah.."ujar xxxx memeluk Clarissa kecil


"hus hus cepatlah pergi, dan jangan lupakan coklat ku yah.."ucap Clarissa kecil


"ngusir nih.."goda Jakson kecil


"iya.."jawab jujur Clarissa kecil


"tadi nangis-nangis.."ejek Jakson


"nyenyenye.."Clarissa


mereka semua pun terkekeh


setelah sampai di Amerika dan beberapa hari disana ia mendapat kabar bahwa Riri nya jatuh sakit sebab merindukan nya.


betapa cemasnya ia tapi tidak bisa melakukan apapun.


Jakson hanya berharap semoga ia cepat tumbuh dewasa supaya bisa bertemu lagi dengan adik kesayangannya nya itu


(flashback off)


Jakson hanya berharap semoga ia cepat dewasa supaya bisa bertemu dengan adik kesayangannya lagi..


______


lanjut


*****


POV clarissa


"sewaktu aku berbaring di tempat tidur itu aku emang ngerasa agak dingin sih, jadi aku ngebungkus badan aku dengan selimut..


entah jam berapa kah itu aku mendengar di luar suara berisik, aku ingin melihat nya tapi aku tidak bisa membuka mataku.


aku mendengar ada seseorang mengetuk-ngetuk pintu berulang kali, mataku hanya ingin beristirahat saja jadi aku hiraukan, lagi-lagi aku berusaha untuk tertidur tapi suara pintu di ketuk sangat berisik


"bodoh tuh orang udah tahu gue di kunciin malah ngetuk mulu.."kesal Clarissa tapi ia hanya berbicara dari dalam hati saja


entah apa yang terjadi aku mendengar suara pintu terbuka dan suara-suara orang itu memanggil ku, dan lampu menyala aku sama sekali tidak bisa membuka mata ku tapi aku masih bisa mendengar mereka.


aku mendengar ada yang memanggil namaku, itu terdengar sangat cemas, aku mengenali suara itu tapi hanya suara ayah saja.


yang lainnya aku tidak mengetahui siapa pemilik suara itu tapi setelah itu aku merasa ada tangan yang memegang dahiku


"dia deman tinggi.."


itu yang aku dengar.


setelah itu aku mendengar suara perkelahian


"ngapain sih mereka berkelahi kenapa tidak membawa aku kerumah sakit saja.."ucapnya dalam hati kesal

__ADS_1


aku ingin bersuara tapi yang hanya terdengar suara lirih doang, "dingin", dan untungnya orang yang disampingnya mendengar nya.


sebelum ada yang mengangkat tubuhku aku mendengar lagi


"dan untuk Lo pria tua, aku pastikan kau tidak akan pernah bisa lagi bertemu dengan adikku.."


aku mendengar suara itu


"siapa sih pemilik suara itu??, "batin Clarissa


dan lagi-lagi aku mendengar suara ayah yang sedang memohon.


"aku tidak peduli kau bicara lah dengan bunda.."ucap pria tersebut


"siapa lagi bunda yang dimaksud ini?."pikir Clarissa


"aaaaaa aku tidak peduli, aku pusing.."teriaknya dalam batinnya


setelah itu aku merasa matanya sangat berat, tapi aku sempat mendengar pria itu berkata.


"kamu jangan tidur riri, apa kamu tidak rindu dengan Jeje mu ini.."


"ini Jeje nya riri, coklat kamu ada di mansion sudah Jeje belikan masa kamu sakit sih.."suara itu terdengar menyayat hati.


setelah itu aku tidak mendengar suara lagi


"egh.." aku membuka mataku


(POV end)


"Clarissa kamu sudah bangun, aku akan memanggil dokter.."ucap Afgan heboh


"aku dimana?.."tanya Clarissa yang ingin bangun


"jangan banyak gerak dulu kamu baru bangun.."ucap Bryan


"e-eh kamu teman kak Jakson yah?.."tanya Clarissa 🤨


"iya.."jawabn Bryan


"kok aku bisa disini, dan kamu juga kenapa bisa disini?.."tanya Clarissa lagi


"CLARISSA apa kamu sudah bangun, apa ada yang sakit?, apa kamu lapar?, apa kamu butuh sesuatu?.."tanya Jakson berturut-turut


"--.....--?"Clarissa


"eh bambank Clarissa baru saja sadar Lo jangan nanya-nanya dulu.."ucap Bryan menoyor kepala Jakson


"e-ehh sorry aku hanya khawatir saja.."ucap Jakson


"aku baik-baik saja kok kak.."jawab Clarissa yang masih bingung itu


"syukurlah.."ucap Jakson lega


dokter pun datang dengan Afgan


"aku periksa dulu yah.."ucap dokter itu


dan memeriksa kondisi Clarissa


"syukurlah demam nona sudah turun, keadaan nya sudah membaik tuan.."ucap dokter itu kepada Jakson


"terimakasih dok.."ucap Clarissa tersenyum ramah


"sudah tugas saya nona.."jawab dokter itu


"kalau begitu aku permisi dulu, masih banyak pasien yang lain.."ucap dokter itu


"iya silahkan terimakasih dok.."ucap Bryan dan Afgan


setelah dokter itu pergi, Clarissa langsung bertanya


"siapa yang membawa ku kesini?.."tanyanya penasaran


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2