Masuk Ketubuh ANTAGONIS (Tahap Revisi)

Masuk Ketubuh ANTAGONIS (Tahap Revisi)
episode 16


__ADS_3

lanjut


"yaengalah mommy cuma ngeprank kamu doang bayi gede.."ucap Clarissa mencubit pipi Xavier gemes


"😑(😳)"Xavier


"Napa tuh muka pengen di tabok.."ucap melisa


"ya enggak lah.."ucap Xavier ketus


setelah telfon berdering


"iya oke tunggu"ucap melisa Clarissa dan Xavier hanya menatap nya


"tunggu disini dulu ya.."ucap melisa kepada Clarissa dan iapun berlalu pergi mengambil baju yang sudah ia suruh antarkan untuk Clarissa


"oiya mom baju mommy basah gara-gara j***** itu.."ucap Xavier kesal


"aku akan membalas kalian.."batin Xavier marah


"udah ga papa kok nanti juga kering sendiri.."ucap Clarissa menenangkan Xavier


"tidak bisa kamu harus ganti baju!, nih.."ucap melisa yang menyerahkan paper bag.


Clarissa kelihatan bingung


""cepat pergi ganti baju, nanti kamu kedinginan.."ucap melisa lagi dan langsung menyerahkan paper bag itu dan menarik Clarissa pergi ke arah toilet, dan Xavier hanya melihat nya


"iya iya.."balas Clarissa setelah ia sudah sampai di depan toilet


setelah beberapa menit akhirnya Clarissa keluar menggunakan baju yang sudah melisa berikan


"makasih.."ucap Clarissa tersenyum manis


"iya yaudah Ayuk kekelas sebentar lagi bel.."ucap melisa membalas senyuman melisa


"oiya btw bajunya cantik terimakasih sekali lagi, setelah aku cuci baru aku akan kembali kan ya.."ucap Clarissa


"iya gapapa kok.."jawab melisa


sesampainya di kelas semua murid sudah berada di kursi mereka dan pas mereka berdua duduk bel nya pun berbunyi, mereka pun memulai pelajaran nya.


bel pulang sekolah pun berbunyi semua murid murid berhamburan untuk pulang, dan Clarissa Xavier dan melisa masih berada dikelas karena menunggu anak-anak pergi duluan


"kamu sudah selesai?.."tanya melisa kepada Clarissa yang sedang memasukkan bukunya kedalam tas


"iya tunggu sebentar.."jawab Clarissa dan memakai tas nya


"yuk kita keluar bareng.."ucap Xavier langsung memeluk lengan Clarissa


"iya.."


setelah keluar didepan gerbang


"aku duluan yah karena ada sedikit yang harus dikerjakan.."pamit Xavier duluan


"iya ga papa hati-hati di jalan.."jawab Clarissa dan Melisa bersamaan


"iya Babay.."lambai Xavier


"kamu pulang bareng siapa?.."tanya melisa


"itu aku dijemput sama ayah.."jawab Clarissa


"oh yasudah ga papa kan aku duluan soalnya masih mau les.."ucap melisa


"oh yasudah tidak apa-apa, hati hati dijalan.."ucap Clarissa


"iya, jangan rindu ya.."teriak melisa


"ya enggaklah.."balas teriak Clarissa, terkikik


dan tinggal lah Clarissa yang menunggu ayahnya, setelah beberapa menit sekolah pun sudah Tampak sepi


"lama banget sih jemput nya.."keluh Clarissa


15 menit


30 menit


1 jam


"ini sudah satu jam aku menunggu ayah menjemputku, mungkin macet kali malah batere ponsel aku tinggal 5 persen lagi.."gumannya lelah tapi masih positif thinking


"aku ngechat ayah dulu abis itu aku matiin ponselnya"gumannya


isi pesan


💌"ayah aku sudah menunggu mu didepan sekolah,cepat datang ya😙.."


"aku matiin aja deh hapenya daripada lowbet total.."putus Clarissa

__ADS_1


1 setengah jam


2 jam


"ayah masih belum ada huuff...."helaan nafas lelah


"kalau tahu begini aku ga akan ngelarang pak mamang menjemput ku tadi"kesel Clarissa


"oke tunggu 10 menit lagi kalau dia ga datang aku pulang sendiri.."putus Clarissa


setelah 10 menit berlalu ayahnya masih belum datang iapun berjalan di halte bus


iapun memutuskan untuk mengaktifkannya hapenya guna menanyakan ayahnya jadi ga menjemput nya, tapi setelah mengaktifkan nya Ayahnya mengirim pesan


isi pesan


💌"maaf nak ayah ga jadi menjemput mu ayah ada urusan yang penting, kamu pulang saja sendiri nak"


setelah membaca itu


"Aaaaakh apa sih yang gue harapkan.."teriak Clarissa menahan air mata nya


"aku kira dia sudah berubah karena dua hari kemarin ini perhatian kepada ku rupanya ayah tidak berubah.."ucap lirih Clarissa


"baterai nya tinggal 2 persen lagi aku akan menelfon pak mamang deh.."ucapnya setelah tenang


iapun cepat ² menelfon pak mamang


"halo non.."ucap pak mamang diseberang sana


"halo"


Tut Tut Tut


pak mamang pun menelepon Clarissa kembali dan nomor nya tidak aktif


"oh mungkin non Clarissa salah telpon kalik.."ucap pak mamang


sementara Clarissa


"sial baterai nya habis lagi.."umpatnya kesal


"huuff... tenang Clarissa.."ucapnya menenangkan diri nya


"aku tunggu bus saja deh.."ucapnya setelah tenang


"huuff... aku sudah bahagia karena ayah perhatian kepada ku malah dia mengingkari ucapannya.."gumannya lirih


lanjut


******


Clarissa menoleh ke arah mobil itu dan terkejut melihat siapa yang berada di mobil tersebut, dan orang itu turun dari mobil dan menuju ke arah Clarissa.


"Hay apa kabar?.."tanya orang itu


"b baik iya baik.."jawab Clarissa


"ngapain sih aku harus ketemu sekarang dengan dia!.."guman Clarissa


"Clarissa kamu belum pulang.."tanyanya


"i iya s saya menunggu jemputan.."jawab Clarissa


"om sendiri?.."basa basi Clarissa


"aku baru pulang dari kantor ga sengaja ngeliat kamu duduk disini sendirian.."jawabnya


"apa kita bisa bicara sebentar?.."tanyanya


"ya ya silahkan bicara.."ucap Clarissa was was


"mungkin ini waktu yang tepat untuk memutuskan hubungan Clarissa dengan om Alexander.."ucapnya dalam hati mantap


"duduklah aku juga ingin berbicara sesuatu.."ucap Clarissa mencoba tidak gugup


"kamu mau bilang apa?.."tanyanya


"tidak Om dulu deh yang bicara.."jawab Clarissa


"huuff...


aku hanya ingin meminta maaf karena aku ingin memutuskan hubungan kita.."Ucapnya


"yes aku tidak capek-capek lagi untuk mencari alasan memutuskan nya.."ucap Clarissa didalam hati nya senang


"begini maaf tapi setelah kedatangan ibu Leo entah bagaimana aku masih mencintainya.


maafkan aku Clarissa.."ucapnya memegang tangan Clarissa


"e-eh itu tidak perlu, sebenarnya setelah melihat mu dengan ibu Leo aku juga memutuskan untuk mengakhiri hubungan kita Karna aku melihat Leo yang sangat bahagia dengan kedatangan ibunya, jadi tidak perlu meminta maaf.."ucapku entah kenapa meneteskan air mata

__ADS_1


"air mata sialan ngapain sih harus sekarang jatuhnya.."ucap Clarissa dalam hati


"jadi kama ga marah.."tanya Alexander


"hm iya aku tidak marah, sebenarnya dari dulu itu aku mengetahui kalau kamu masih cinta dengan ibu Leo.."ucap Clarissa lagi


"dan hanya butuh tempat untuk sandaran dan kebetulan nya kamu nyaman nya dengan aku hahaha.."ucap Clarissa lagi tertawa


"maaf.."ucapnya


"e-eh ga papa kok sebenarnya kalau boleh jujur aku juga hanya butuh kasih sayang jadinya aku menerima mu dahulu kamu tahukan tentang keluargaku dan maaf.."ucap sendu dan jujur Clarissa


"sebenarnya tidak ada yang salah disini, kita hanya saling nyaman aja dan itu tidak berarti kan kita jatuh cinta iyakan.."ucap Alexander menghibur Clarissa


"iya.."ucap Clarissa berubah senyum


"apa aku boleh memeluk mu sebagai tanda terimakasih sudah setia, walaupun hanya sebatas kita yang saling membutuhkan.


tapi kamu tidak pernah memiliki hubungan dengan orang lain.."ucap Alexander


"tentu, apa aku boleh menganggap mu sebagai ayahnya.."ucap Clarissa takut takut


"boleh dong, sini sayang.."ucap Alexander lembut dan Clarissa pun langsung memeluk


"aku berharap ayah akan menyayangi ibu Leo, dan lembut memperlakukan nya dan jangan pernah menduakan nya.."ucap Clarissa dipelukan Alexander


"aku mengerti.."ucap Alexander mengusap lembut kepada Clarissa


"inikah yang dirasakan pelukan hangat dari seorang ayah.."batinnya meneteskan air mata bahagia


setelah melepas kan pelukan nya ayah Leo pun izin pamit dia sempat ingin mengantar Clarissa Tapi Clarissa menolak nya dengan alasan sebentar lagi pak mamang akan menjemput nya


"kau ternyata benar yang dikatakan oleh Karin bahwa kau menggoda ayahku.."ucapnya dingin kepada Clarissa


"Lo ngomong apaan sih?.."tanya Clarissa


"mau mengelak, itu tidak akan bisa Karna gue sudah melihat apa yang kau lakukan dengan ayahku tadi.."ucap Leo menatap tajam Clarissa


"Lo salah paham.."ucap Clarissa ingin menjelaskan kepada Leo


"alasan apa yang mau Lo omong ha'h.."ucap Leo mencengkram erat wajah Clarissa


"ternyata Lo murahan juga ya, gue kira Lo itu sudah berubah tapi Lo malah deketin bokap gue cih murahan.."ucap Leo


deg


-


-


-


-


-


-


PLAK


"Lo sudah keterlaluan Leo.."ucap Clarissa menampar Leo


"m maaf a aku tidak bermaksud.."ucap Clarissa menyesal sudah menampar Leo


"jangan sentuh gue j*****.."bentak Leo


"Leo gue bisa jelasin antara gue dan ayah Lo.."ucap Clarissa yang menahan air mata nya


"gue tidak ingin mendengar alasan apapun darimu, gue hanya memperingati mu jangan pernah kau merusak hubungan ayahku dengan ibuku.."ucap dingin Leo


dan Leo pun pergi setelah mendorong Clarissa


"aakh.."pekik Clarissa


dan petir pun bergema air hujan pun turun membasahi seluruh alam semesta


"hujan pun seakan membenci ku.."ucap lirih Clarissa





(visual Alexander)


jangan lupa di like guys


.


.


.


.

__ADS_1


Clarissa terkejut


__ADS_2