
lanjut
ku kan menunggu, tapi tak selamanya 🎤
ku kan menanti tapi tak selamanya 🎤
*judulnya adalah usai disini raisa*
hiks hiks
"Lo kok gue nangis sih"menghapus air mata di pipinya
dan aku ga tau kalau sedari tadi ada 4 orang yang melihatku dengan tatapan yang berbeda-beda
(POV Leo)
"tumben banget Clarissa tidak datang menemui ku"batinnya
"apa sih yang aku pikirkan, kan bagus kalau Clarissa tidak menempeli"batinnya lagi menghilangkan rasa penasarannya
"tapi kok kayak ada yang hilang"pikirnya
belum sempat menemukan jawaban dari pemikiran nya, dia mendengar siswa sedang bergosip.
awalnya Leo tidak ingin mendengarkan pembicaraan mereka tapi setelah mengetahui bahwa bahan gosip mereka adalah Clarissa Leo pun penasaran
👩"eh ada gosip terbaru nih guys masih hangat-hangatnya"ucapnya
🙎"gosip apa woi cepatlah bagi tau"ucapnya semangat (logat medan)
👩"itu si Clarissa Lo tau kan?"tanyanya
🙎"ya Taulah siapa sih yang ga kenal queen bully disekolah ini"jawabnya
🙎"Clarissa rupanya kenapa?"tanyanya
👩"itu dikelas daritadi dia diem mulu, kami pikir kan dia caper tapi waktu dia dihukum sama guru loh tau apa yang dia perbuat"ucapnya
🙍"pasti menggertak guru nya kan"ucap salah satu siswa
👩"salah"ucapnya
🙍"Terus dia melakukan apa?"tanyanya penasaran
👩"dia meminta maaf lalu pergi kelapangan, dan dia acuh tak acuh dengan hukuman dari guru"ucapnya
🙎"ah iya kah?"tanyanya tak percaya
👩"iya kami semua pun heran, dan tumben dia ga ngebully anak orang "ucapnya
🙎"ya mana gue taulah sayakan ikan"canda ikan
👩"\=_\=" pengen nendang nih orang tapi takut dosa(batinnya)
#krik krik krik krik#
"apa dia sudah berubah yah"pikir Leo
"bro ngantin yok"ucap Kenzo membuyarkan pikiran ku
(btw Leo punya sahabat yah guys namanya Kenzo dan Adam)
akupun langsung berjalan duluan seperti biasanya sesampainya di kantin, sama seperti hari biasa semuanya pada ribut Karna kedatangan kami bertiga
kulihat Clarissa Dudu sendirian di pojok,
aku langsung duduk di kursi
"kalian pesan apaan"tanya Adam
__ADS_1
"mie"ucapan Kenzo terpotong
"samain"ucap Leo datar plus dingin+
"bi mie ayam nya tiga jus jeruk juga tidak"pesan Adam
"tapi.. gue belum bilang mau makan apa"Ucapnya kesal tapi melihat tatapan Leo menjadi diam
setelah beberapa saat datanglah makanan yang dipesan Adam, dan Kenzo pun kembali berucap
"eh tumben Clarissa tidak menemui mu?"tanya Kenzo pada Leo
Leo hanya mengangkat bahu acuh sambil memakan mie ayam
Adam menabok Kenzo dan berucap
"ya Bagus lah bodoh kan tidak ada lagi yang ngeganggu Leo"ucap Adam emosi
"kok gue ga terima ya dengan ucapan Adam"batin Leo mengepalkan tangan
"ada apa dengan ku kenapa bereaksi begini, kan memang benar kata Adam tapi kok gue ga terima"batinnya
"ya santuy lah Jan erosi"ucap Kenzo
"emosi"ucap Adam
"iya typo dikit"ucap Kenzo
dan tak lama kemudian datanglah Wiliam obelio, dan menuju ke arah Clarissa duduk, kulihat mereka (Clarissa dan Wiliam) berbincang dan setelah itu William pun duduk didepan Clarissa
"kelihatan nya mereka akrab?"batin Leo
lanjut
masih POV Leo
"kok gue merasa ga terima sih kalo ada yang deket-deket sama Clarissa padahal gue biasanya ga peduli"batinku
"apa aku udah jatuh hati kepada Clarissa"pikir ku
"tapi mana mungkin gue cuma suka sama Karin, ga ada yang lain"batinku meyakinkan diri sendiri
"bro Napa tuh Si William duduk di kursi Clarissa"tanya Adam kepada ku
"mana gue tahu orang gue bukan emaknya"jawab ku ketus
"ya juga sih tumben dia ga kesini biasanya juga selalu kesini walau cuma bawa bekal untuk Leo "ucapnya Adam
"mungkin dia udah nyerah kali Karna setiap dia memberikan Leo bekal, pasti dibuang mulu sama si Leo"ucap Kenzo
"kalau gue jadi Clarissa sih, udah dari lama gue nyerah"ucap Kenzo lagi
"iya sih sama pendapat kita sama tentang Clarissa"jawab Adam
(aku hanya melamun memikirkan apa bener Clarissa udah nyerah yah, tapi Clarissa yang aku kenal ga akan pernah nyerah)??..
skip pulang sekolah
"yok keluar bareng"ajak Adam
(kamipun berjalan bersama sampai pintu gerbang kami mendengar suara orang yang lagi menyanyi)
{ lebih baik kita usai disini sebelum cerita indah tergantikan pahitnya sakit hati 🎶
bukannya aku mudah menyerap tapi bijaksana mengerti kapan harus berhenti 🎶
ku kan menunggu tapi tak selamanya 🎶 }
(dan kami mencari asal suara itu dan melihat wanita duduk di bawah pohon dan bernyanyi)
__ADS_1
author : yah itu adalah Clarissa
(setelah menyelesaikan nyanyian nya kulihat dia mengusap air mata nya)
"terhura gue"ucap Kenzo
"terharu ogeh"ucap Adam
"iya iya tapi gila sih gue baru tau kalau Clarissa Pintar banget nyanyi, plus suaranya bagus banget"untuk Kenzo terkagum kagum
"hmm ya"balas Adam
"aku baru tahu kalau Clarissa Pintar menyanyi, berarti selama ini aku belum mengenalnya dengan baik"batin leo
(setelah beberapa saat, aku melihat dia berdiri dan melihat kearah mobil yang baru datang akupun mengikuti pandangan nya dan melihat pak mamang supir yang selalu mengantar jemput Clarissa)
"gila dia tersenyum guys, meleleh hati Abang dek"ucap Kenzo heboh
"yaiyalah ogeh dia juga manusia kali"ucap Adam lagi menjentik kepada Kenzo
"ya senyum nya memang manis"guman Leo tanpa sadar
"apa kamu bilang"tanya Adam
"a-ah tidak tidak aku tidak ngomong apa-apa"ucap Leo setelah sadar
"ih bodoh banget sih mulut gue ini untung Adam percaya"batin leo
"aneh tapi tadi aku mendengar gumaman nya"batin Adam
"dia memang manis"batin Adam
(felona pun naik ke mobil nya dan pergi)
sedangkan Kenzo sedang senyum-senyum sendiri
"eh kesambek jin bencong baru tau rasa Lo"tegur Adam pada Kenzo
"apaan sih Lo gue itu lagi ngebayangin kalau dimasa depan gue nikah sama Clarissa, pasti diabetes gue setiap hari lihat senyum Clarissa"ucap Kenzo senyum-senyum membayangkan C
clarissa tersenyum
"idih bangun woi, emang situ pikir Clarissa mau sama elo"ucap Adam pedes
"sirik aja Lo, iri bilang bos"ucap Kenzo
(sedangkan Leo sudah meninggal kan mereka berdua)
"woi kalian tidak ingin pulang kah?"teriak Leo yang sudah berada di motor nya
aku meninggalkan mereka dan pulang
_
_
_
_
_
_
lanjutnya di episode berikutnya ya guys
jangan lupa di like
*tak ada yang salah Hanya aku yang menutup mata dengan luka yang ada*~Clarissa~
__ADS_1