Masuk Ketubuh ANTAGONIS (Tahap Revisi)

Masuk Ketubuh ANTAGONIS (Tahap Revisi)
episode 12


__ADS_3

lanjut


"baiklah anak-anak ini sudah jam pelajaran mari kita belajar"Ucap guru dengan semangat


"yahh"ucap mereka semua


kamipun belajar dan,


skip bel istirahat berbunyi


semua murid pun berhamburan keluar kelas untuk mengisi perutnya, aku merapihkan buku ku dan berdiri untuk keluar


akupun sudah berada di kantin dan duduk di pojok


"boleh gabung ga?"ucap seorang


akupun menoleh dan melihat Xavier berdiri di depan ku bersama Melisa cewek (kutu buku)


"ya duduklah"ucap ku


mereka pun duduk dan kami memesan bakso dengan es lemon,


HENING krik krik krik


canggung


"hey btw kita belum berkenalan, maksudnya belum tau nama Lo"ucapku menghilangkan kecanggungan


"e-eh gue"tunjuknya pada diri sendiri


"iya elo siapa lagi coba, masa si gorila"ucapnya menyindir Xavier


"gue punya nama ya,


Lo tuh si nenek lampir"ucap Xavier kagak terima


"mereka berdua seperti kucing dan tikus hihi"batin Melisa


"hust...


gue ga ngomong sama Lo"ucapku acuh


"Lo"ucap nya terpotong


Karna makanan sudah datang, dan kamipun membayar nya dan melanjutkan pembicaraan kita


"eh gue tadi nanya elo kan"tanyaku lagi


"eh iya perkenalkan nama saya Melisa"ucapnya


"oh Melisa toh"ucapku mangguk-mangguk


"iya"jawabnya sembari memakan makanan nya


kembali hening


"nih anak berdua patung apa ga bicara"batinku heran


"oiya woi Lo anak Dugong nama Lo siapa?"tanyanya pada Xavier


"Xavier"jawabnya muka memerah menahan emosi


"Napa tuh muka?"tanyanya dengan muka Watados


"dia ga peka banget ya hihi"batin Melisa cekikikan


"tidak"ucapnya datar


"oh"ucapku


"WTF dia ga tau atau pura-pura ga tau , jelas-jelas Lo yang buat gue emosi"batinnya kesal


dan tak lama setelah itu, datanglah mons wanted sekolah siapa lagi kalau bukan Leo dan kedua sahabatnya.


dan jangan lupa kan si Karin sok polos,


dan membuat seluruh kantin berisik.


"eh apaan tuh? pada berisik"ucapku terganggu


"itu gebetan Lo dengan sahabat nya"jawab Xavier santai


"Jan ngadi-ngadi Lo gue ga punya gebetan ya Dugong"ucapnya sewot

__ADS_1


"lah emang iya kok itu gebetan Lo"ucapnya lagi


"kok dia kayak ga tau sih?"batinnya Melisa melihat Clarissa tanda tanya


"semerdekanya elo aja"ucapku ngalah kembali memakan makanan ku


"aneh dia kayak berubah gitu, atau cuma caper seperti kata orang-orang?"pikir Xavier


"Melisa lo mau ga temenan sama gue?"tanyaku pada Melisa


"e-eh mau mau"ucap Melisa antusias


"sebenarnya dulu itu gue pengen sekali temenan sama kamu"batin Melisa


"yang bener Lo pengen temenan sama nenek lampir?"ejek Xavier


"diem Lo ketuban monyet"ucapku kesal pada Xavier


"aku suka sama kepribadian Xavier yang ceplas-ceplos dan pastinya tidak munafik"batinku


"Lo beneran tidak keberatan berteman sama gue, yang Lo pasti tau sikap gue?"tanyaku lagi pada Melisa terkejut


"iya sebenarnya gue penggemar elo"ucapnya Melisa malu-malu


"eh ga salah makan obat kan lo, masa Lo ngefans nya sama nenek lampir sih"ujar Xavier terkejut


"masa sih Lo bisa ngefans sama gue?"tanyaku heran mengabaikan perkataan Xavier gila


"iya beneran"ucap Melisa dengan tatapan bersungguh sungguh


"alasan?"tanyaku


"ehm..


sebenernya Lo pernah nyelamatin gue saat sedang dibully sama genk princess"jelasnya


lanjut


"sebenarnya Lo pernah nyelamatin gue saat di bully Genk rik"ucap Melisa


"dan Karna aku melihat Lo itu ga jahat, cuma kalau Lo ga suka sama seseorang Lo langsung bilang.


ga munafik sama seperti orang-orang yang lain"sambung nya tapi ngebatin


"kapan, dan siapa Genk rik itu?"tanyanya heran


"eh itu waktu di WC aku di palakin sama Rika iska Kiran"ucapnya sedikit sedih karena Clarissa tidak mengingat nya


"pura-pura tau ajalah"batinku dongkol


"oh itu, jadi gara-gara itu Lo ngefans sama gue"ucapku pura-pura tau


"i iya"jawabnya


"oh yasudah berarti kita sekarang adalah teman"ucapku tersenyum manis kearah nya


"eh buset senyum Lo ternyata manis banget Mak"ucap Xavier


"yaiyalah gue gituloh"Ucap ku bangga


"gue tarik ucapan gue tadi"ucap Xavier


"lah kenapa, tunggu tadi Lo bilang apa?"tanyaku


"manis"


"bukan"


"buset"


"bukan"


"terus apa dong"tanya Xavier


"itu setelah Lo muji gue Lo tadi panggil gue apa?"tanyaku


"oh Mak"ucap Xavier santai


"eh gue bukan emak loh ye"ucap ku kesal


sedangkan Melisa menahan tawanya


"tertawa aja kali"ucap Xavier

__ADS_1


hahahahaha tawa Melisa


kamipun terpesona dengan tawa melisa yang ternyata manis kalau dia tertawa, diapun berhenti tertawa


"puas"tanyaku


"hehe maaf"ucapnya


"eh ga kok Lo itu manis kalau tertawa"ucapku jujur


"iya mak bener"ucap Xavier juga


muka Melisa merah kek tomat Karna malu, tapi kelihatan lucu


"kamu lucu banget sih"ucapku mencubit pipi Melisa gemes


tambah merah lagi tuh muka si Melisa, dan si gorila mimisan


"woi Napa Lo mimisan, ih jorok banget"ucap ku pada Xavier


Xavier pun segera mengelap mimisan nya


"Lo ga kenapa-kenapa kan"tanya Melisa khawatir melihat mimisan Xavier


"anu itu anu tidak, aku tidak apa-apa"ucap Xavier salah tingkah


"hahahah jijik gue lihat Lo"ucap ku disela tawa ku


setelah berhenti tertawa akupun melihat ekspresi wajah Xavier yang terlihat kesal


"cup cup cup bayi gue kesal yah sini² Sama mommy"ucapku pada Xavier yang terlihat lucu


"apaan si"ucapnya malu pipi merah


"yasudah sekarang kita bertiga teman kan"ucapnya Karna ga tahan melihat Xavier yang ngambek


"oiya?"tanya Melisa tersenyum senang


"eh lah kenapa bawa bawa gue, gue itu ga mau berteman sama Mak lampir"ucapnya sewot


"bukan urusan ku lah"jawabku acuh dan memeluk Melisa sebagai tanda persahabatan


"gue kok ngerasa kalau Melisa ini bukan orang sembarangan"batinku


"tapi tidak apa-apa lah, Karna dia kelihatan tulus jadi biarkan dia bersahabat sama gue.


selagi dia tidak keberatan"batin ku lagi


"iis..


Xavier dilupain"ucapnya merajut


"oh jadi Xavier juga mau dipeluk sama mommy"godaku


"boleh"tanyanya berbinar-binar 🤩


"sini"ucapku merentangkan tangan ku


diapun langsung memeluk ku, kami pun tertawa bersama setelah melepas kan pelukan kami aku melihat Xavier mengeluarkan air mata


"kenapa menangis vier"tanyaku lembut


"tidak, hanya bahagia saja"elaknya dengan senyuman


"bicara pada kami jika ada masalah yah"ucap ku


"iya"ucap Melisa juga


"siap bos"ucap Xavier


sebenarnya Xavier itu memang ceria, dan manja tapi itu dulu


_


_


_


_


_


_

__ADS_1


jangan lupa di like guys


tungguin ya guys episode yang belum ke upload soalnya masih aku perbaiki 🙏☺️


__ADS_2