Maximal Level Newbie

Maximal Level Newbie
Terkabul


__ADS_3

Rianoir masih terdiam, tetapi sedikit-sedikit dia mulai menyadari keberadaan malaikat di hadapannya. Dia mengangkat kepalanya dan bertanya dengan ragu.


"Apakah ini benar-benar nyata? Apakah kau bisa mengembalikan dunia yang sudah hancur ini ke keadaan semula?" tanya Rianoir pada sosok yang mengaku sebagai malaikat.


Malaikat itu tersenyum dan menjawab, "Aku bisa melakukan apa saja, kecuali mengembalikan masa lalu. Tapi aku bisa membantumu memulai kehidupan yang baru. Apapun yang kau inginkan, katakan saja."


Rianoir merenung sejenak, dan akhirnya dia berkata dengan tegas, "Aku ingin memulai kehidupan yang baru. Aku ingin hidup di dunia yang damai dan penuh dengan kebahagiaan. Aku ingin teman-teman dan keluargaku kembali lagi dan hidup bahagia bersama-sama. Tapi dengan semua kekuatan yang aku miliki saat ini."


Rianoir meminta pada malaikat tersebut untuk kembali ke masa lalu, tapi dengan semua kekuatannya yang sekarang. Rianoir akan berusaha untuk mengembalikan tatanan kehidupan manusia seperti sediakala, dengan tidak adanya monster yang mengganggu.


Dengan kekuatannya, dia akan langsung membunuh demon king yang masih belum menyebrang ke bumi karena tidak mau jika para monster menguasai dunia.


Malaikat itu menatap Rianoir dengan tatapan penuh perhatian. "Jadi, kau ingin mengembalikan dunia seperti dulu, tanpa adanya monster yang mengancam?" tanyanya.


Rianoir mengangguk tegas. "Ya, saya ingin mengembalikan dunia yang damai dan aman seperti dulu. Saya ingin menghapus semua kenangan buruk yang terjadi sejak monster muncul dan menguasai dunia ini."


Malaikat itu tersenyum lembut. "Kamu sangat berani, Rianoir. Tapi kamu juga harus ingat, apapun yang kamu lakukan di masa lalu, bisa memengaruhi masa depan. Apakah kamu siap untuk menghadapi konsekuensi dari tindakanmu?"


Rianoir terdiam sejenak, mempertimbangkan kata-kata malaikat tersebut. "Saya siap, saya tidak ingin melihat dunia ini hancur dan tidak punya masa depan yang baik," jawabnya dengan mantap.


Malaikat itu tersenyum dan mengangguk. "Baiklah, saya akan mengabulkan permintaanmu. Tapi ingat, setiap tindakanmu memiliki konsekuensi. Semoga kamu bisa melakukan yang terbaik untuk dunia ini."


"Baik. Aku siap."

__ADS_1


Malaikat itu kembali tersenyum dan mengangguk, "Baiklah, permintaanmu sudah aku catat. Sekarang, tutup matamu dan konsentrasi pada apa yang kau inginkan."


Rianoir menutup matanya dan merenung sejenak. Dia memikirkan tentang kehidupan yang baru, tentang damai, kebahagiaan, dan teman-teman serta keluarganya yang ia rindukan. Dia merasakan kehangatan dan sebuah cahaya yang tiba-tiba muncul memenuhi seluruh tubuhnya.


Sluuuppp...


Seketika, Rianoir merasa seolah-olah dunia berputar sangat cepat. Dan kemudian, dia kembali ke masa lalu, di saat-saat sebelum monster muncul dan menguasai dunia.


Saat Rianoir membuka matanya, dia merasa ada yang berbeda. Dia melihat ke sekelilingnya dan kaget dengan apa yang dilihatnya. Dunia yang sebelumnya hancur kini berubah menjadi tempat yang indah dan damai. Pohon-pohon yang dulu gugur kini tumbuh subur, rumah-rumah yang dulu hancur kini berdiri kokoh, dan sungai yang dulu kering kini mengalir dengan indah.


"Ini... Ini benar?" tanyanya tidak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini.


Rianoir merasa senang dan bahagia. Dia berterima kasih pada malaikat itu dan berkata, "Terima kasih banyak, kau benar-benar pengabul keinginan. Aku sangat berterima kasih karena sudah membantuku memulai hidup yang baru."


Malaikat itu hanya tersenyum dan mengangguk. "Sekarang, kau harus memulai hidup baru dengan semangat dan tekad yang kuat. Ingatlah, hidupmu tergantung pada keputusan yang kau buat, jangan pernah menyesal karena apa yang sudah terjadi di masa lalu."


"Pejamkan matamu. Sekarang aku akan mengirim dirimu ke masa lalu. Di mana semua yang kamu inginkan berada.


Rianoir mematuhi permintaan malaikat tersebut. Dia memejamkan mata dengan berkonsentrasi penuh sesuai dengan keinginan dari semua ucapannya yang tadi.


Sluuuttt...


Saat membuka matanya, tiba-tiba saja Rianoir masih berada di dalam kelas sama seperti pada waktu jam kosong dan terjadi kekacauan di kelasnya karena banyak anak-anak yang bermain game termasuk dirinya pada waktu itu. Tapi karena dia sudah mengalami banyak hal akhirnya dia duduk merenungkan segala sesuatu yang terjadi pada dirinya yang seperti sebuah mimpi.

__ADS_1


Rianoir mengucek matanya beberapa kali, dan benar, tiba-tiba ia kembali berada di dalam kelasnya. Suasana kelas sangat berbeda dengan yang ia alami sebelumnya, sekarang tidak ada anak-anak yang asyik bermain game di dalam kelas. Rianoir merasa sedikit kaget dan bingung dengan apa yang terjadi.


Puk puk puk


"Ini benar?"


Rianoir menepuk-nepuk pipinya beberapa kali, menginginkan kesadarannya sendiri.


Sekali lagi Rianoir melihat ke sekeliling dan menyadari bahwa kelas ini adalah kelas yang sama dengan yang ia kenal. Namun, semuanya tampak berbeda. Kursi dan meja diatur dengan rapi, papan tulis bersih tanpa ada coretan apapun, dan ruangan sangat sepi. Tidak ada tanda-tanda kekacauan seperti yang ia alami sebelumnya.


Rianoir mulai merenungkan kembali semua yang telah terjadi pada dirinya. Semua itu terasa seperti mimpi, tapi ia merasa bahwa pengalaman itu benar-benar terjadi. Ia teringat pertarungan sengit melawan monster dan demon king, kehilangan teman-temannya, serta berbicara dengan malaikat yang memberinya satu keinginan. Semuanya terasa begitu nyata.


Namun, setelah merenung sejenak, Rianoir menyadari bahwa apapun yang terjadi pada dirinya, dia kini kembali ke dunia nyata. Rianoir menatap ke arah jendela dan melihat sinar matahari yang bersinar terang. Ia merasa lega karena kini dia kembali ke dunia nyata yang aman dan damai.


Rianoir duduk di kursinya, memandangi ruangan kelas yang sepi setelah semua teman sekelasnya pergi. Dia terus memikirkan segala sesuatu yang baru saja dialaminya, hingga merasa bingung.


"Apakah semua itu hanya mimpi? Tidak, rasanya terlalu nyata untuk menjadi mimpi," gumam Rianoir sambil menggaruk kepala. "Tapi bagaimana mungkin aku bisa kembali ke masa lalu? Itu mustahil."


Rianoir terus merenungkan kejadian-kejadian yang baru saja terjadi. Dia mulai bertanya-tanya apakah dia sebenarnya hanya kelelahan dan terlalu banyak bermain game sehingga menyebabkan semua itu terjadi hanya dalam imajinasi dan mimpinya. Namun, ada sesuatu yang tidak bisa ia terima tentang semua itu, seperti pengalaman yang terasa nyata, membuatnya sulit untuk mengabaikannya sebagai mimpi biasa.


"Kurasa, aku perlu mencari tahu lebih banyak tentang ini," pikir Rianoir sambil mengambil buku catatannya. "Mungkin ada jawaban di sini atau di buku-buku lain."


Rianoir kemudian mulai mencari tahu lebih banyak tentang sejarah dunia dan makhluk-makhluk supernatural, serta membandingkannya dengan pengalaman yang baru saja ia alami. Meskipun masih bingung, ia tetap berusaha untuk mencari jawaban dan mengumpulkan lebih banyak informasi untuk memahami apa yang terjadi padanya.

__ADS_1


Sambil terus merenung, Rianoir merasa bahwa pengalaman yang telah ia alami memberinya banyak pelajaran tentang keberanian, kesetiaan, dan pentingnya untuk terus berjuang meski dalam keadaan yang sulit. Dia berjanji akan selalu menghargai kehidupan dan berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik.


"Terima kasih malaikat pengabul permintaan."


__ADS_2