Maximal Level Newbie

Maximal Level Newbie
Kehidupan Baru


__ADS_3

Rianoir merasa terpanggil untuk melindungi dunia dan melawan kekuatan jahat. Dia memutuskan untuk memanfaatkan kekuatannya untuk membunuh demon king sebelum mereka menyebar ke seluruh dunia.


"Dunia ini perlu dilindungi dari kekuatan jahat. Saya akan mengambil tanggung jawab ini dan memastikan bahwa dunia ini aman dari monster yang menakutkan. Saya akan melindungi mereka yang tidak mampu melindungi diri mereka sendiri," kata Rianoir dengan tekad.


Dia berlatih dan mempersiapkan dirinya untuk pertempuran besar yang akan datang. Dia akan menggunakan semua yang dia pelajari selama perjalanannya untuk melawan kejahatan dan melindungi dunia.


Bersama dengan temannya, Rianoir menjalani kehidupan remaja yang sehat. Dia sudah mengetahui sendiri secara langsung bagaimana keadaan manusia jika tidak memperhatikan pendidikan sehingga mudah di setir oleh orang-orang yang pintar tapi tidak memikirkan keadaan orang lain seperti profesor Tiffalian yang egois.


"Oh iya, monster hybrid pasti ada banyak yang belum musnah. Aku harus tetap berhati-hati."


Rianoir dan teman-temannya berusaha menjalani kehidupan remaja dengan sehat dan baik. Mereka rajin belajar dan berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Rianoir juga memanfaatkan kekuatannya untuk membantu orang lain, seperti membantu temannya menyelesaikan tugas rumah atau membantu warga sekitar yang membutuhkan pertolongan.


"Rian, terima kasih banyak ya atas bantuannya. Kalau bukan kamu, aku pasti akan gagal dalam pelajaran matematika ini," ucap Amir, teman satu kelas.


Rianoir menganggukkan kepalanya. "Sama-sama, Mir. Aku senang bisa membantu kamu. Jangan ragu untuk bertanya lagi jika kamu masih kesulitan."


Amir mengacungkan jari jempolnya. "Kamu benar-benar luar biasa, Rian. Kamu selalu peduli dengan orang lain dan selalu berusaha membantu. Aku belajar banyak dari sikapmu itu. Thanks, ya!"


"Haha, nggak lah. Aku juga belajar banyak dari teman-teman semua, termasuk dari kamu. Kita harus saling membantu dan mendukung satu sama lain, kan?" Rianoir tidak mau bersikap sombong.


Dalam keadaan apapun, Rianoir berjanji untuk menjaga dunia manusia karena rasa sayangnya pada Jenny, ibunya. Dia tidak mau jika ibunya sedih melihat bagaimana keadaan dirinya yang menjadi anak pembangkang dan susah diatur. Bahkan suka mencari keributan dan akhirnya menyusahkan ibunya.


Sesaat Rianoir merenung, memikirkan semua yang telah terjadi dalam hidupnya. Ia merasa bersyukur karena memiliki seorang ibu yang sangat mencintainya, yaitu Jenny. Oleh karena itu, ia berjanji untuk tidak lagi membuat ibunya sedih dan berusaha untuk menjadi anak yang baik.

__ADS_1


"Ibu, aku tahu aku sering membuatmu sedih dengan sikapku yang susah diatur. Tapi mulai sekarang, aku akan berusaha untuk menjadi anak yang lebih baik. Aku tidak ingin membuatmu sedih lagi. Aku akan menjaga dunia manusia dengan kekuatan yang aku miliki. Aku akan melindungi dunia agar tetap damai dan tenang," ucap Rianoir dengan tegas, saat mengucapkan tekadnya.


Saat dia bertemu langsung dengan ibunya, Ia kemudian memeluk ibunya dengan erat, menunjukkan rasa cintanya yang dalam.


Jenny merasa haru dan senang karena anaknya telah berubah menjadi lebih baik. Ia berharap Rianoir bisa terus menjaga dunia dan tidak melupakan janjinya.


Dalam kehidupan keduanya ini, Jenny dalam keadaan sehat tidak koma seperti keadaannya kemarin bersama militer. Hal yang disyukuri oleh Rianoir.


Rianoir yang merupakan seorang petualang yang sangat handal dan terampil dalam menjelajahi Dungeon. Ia memiliki kemampuan fisik dan intelektual yang luar biasa serta disiplin dan terorganisir dalam melakukan petualangannya. Meskipun ia sering melakukan petualangan sendirian, ia juga memiliki banyak teman dan sekutu yang siap membantunya dalam petualangan yang lebih besar dan berbahaya.


Ternyata semua pengalamannya yang seperti mimpi memang ada dan nyata. Jadi dia harus bisa memanfaatkan segala pengalamannya dalam kehidupan yang sekarang.


***


Profesor Tiffalian adalah seorang ilmuwan jenius dan sangat terobsesi dengan eksperimen genetika. Dia memiliki laboratorium canggih yang dilengkapi dengan peralatan terbaru dan teknologi mutakhir yang memungkinkannya untuk melakukan eksperimen genetika dengan cepat dan mudah. Di laboratorium ini, dia menghabiskan sebagian besar waktunya menciptakan monster hybrid yang kuat dan tangguh.


Pada suatu hari, Profesor Tiffalian sedang sibuk mengkombinasikan DNA beberapa spesies binatang yang berbeda untuk menciptakan monster hybrid baru. Dia memilih DNA kadal komodo, singa, dan burung rajawali sebagai dasar untuk menciptakan monster baru yang memiliki kemampuan bertarung yang luar biasa dan daya tahan yang kuat.


Dia bekerja di dalam laboratoriumnya dengan sangat cermat, menempatkan setiap bahan dan instrumen dengan hati-hati. Setelah beberapa jam, ia mulai melihat hasil eksperimennya. Monster hybrid yang baru berhasil diciptakannya.


"Wow, ini luar biasa," ujarnya sambil tersenyum puas melihat monster hybrid barunya. "Ini akan menjadi senjata rahasia saya untuk mengalahkan para Hunter!"


Ia lalu menguji kekuatan monster hybrid tersebut dengan menggunakan berbagai jenis senjata dan peralatan yang dimilikinya. Monster hybrid itu berhasil melewati semua tes yang dilakukan Profesor Tiffalian dengan sangat baik.

__ADS_1


Dengan senang hati, Profesor Tiffalian mulai merencanakan strategi untuk mengirim monster hybrid barunya untuk menghadapi Rianoir. Dia yakin bahwa monster tersebut dapat mengalahkan Hunter dan membuatnya menjadi pahlawan yang disegani di dunia Hunter.


Dia terus mengembangkan dan menciptakan monster hybrid baru dengan berbagai kemampuan dan kekuatan yang berbeda untuk memastikan bahwa dia selalu siap menghadapi para Hunter yang berusaha mengalahkannya. Meskipun begitu, Profesor Tiffalian tidak pernah lupa untuk selalu berhati-hati dalam melakukan eksperimennya, karena ia tahu bahwa konsekuensi dari kesalahannya dapat sangat berbahaya bagi dirinya sendiri.


Profesor Tiffalian sedang bekerja di laboratoriumnya ketika beberapa tim asistennya datang mengunjunginya.


"Selamat pagi, profesor. Apa yang sedang anda kerjakan hari ini?" tanya asisten satu.


Profesor Tiffalian menganggukkan kepalanya. "Halo, selamat pagi. Hari ini saya sedang mencoba mengkombinasikan DNA beberapa spesies binatang untuk menciptakan monster hybrid yang lebih kuat. Ada yang ingin membantu saya?"


Asisten dua memberikan tawaran. "Saya ingin membantu, profesor. Apa yang harus saya lakukan?" tanya asisten kedua.


"Sangat baik. Anda bisa membantu saya dalam mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan dan menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan."


Dengan senang hati, Profesor Tiffalian memberikan penjelasan kepada asistennya apa satria dibutuhkan saat ini.


Asisten ketiga mulai bertanya. "Apakah ada risiko dalam menciptakan monster hybrid ini, Profesor?"


"Tentu saja ada risiko. Kita harus berhati-hati dalam melakukan eksperimen ini karena kita tidak tahu bagaimana reaksi DNA binatang yang berbeda-beda akan bertemu. Oleh karena itu, kita harus mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menghindari kemungkinan kegagalan."


Asisten satu menggangguk. "Saya melihat bahwa monster hybrid yang terakhir yang anda buat sangat kuat dan tangguh. Apa strategi anda untuk mengirimnya untuk menghadapi Hunter terkuat?"


Profesor Tiffalian terdiam sejenak mendengar pertanyaan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2