
Meskipun Rianoir terluka dalam pertarungan, ia tidak menyerah dan terus melawan dengan gigih. Keteguhan dan tekadnya untuk menghentikan monster-monster dan mengembalikan kedamaian manusia menjadi pendorongnya untuk terus berjuang.
Sementara itu, Monster Demon King juga menunjukkan kegigihan dan keberanian, mempertahankan eksistensinya dan berusaha untuk mempertahankan kebebasannya.
"Rrrghhh..."
"Arghhh!"
SLass tug bug
Bommm
Bruakkk
Dalam pertarungannya kali ini, Rianoir memperlihatkan kemampuan bertarung yang luar biasa. Dia menggunakan serangan-serangan cepat dan akurat, menghindari serangan monster tersebut dengan lincah. Kecepatan dan ketepatan gerakannya memperlihatkan pengalaman dan keahliannya dalam bertarung.
"Aku tidak akan pernah membiarkan kamu menguasai dunia manusia!"
"Kamu hanya anak ingusan. Hahaha..."
Traakkk
Crakk
Selama pertarungan, Rianoir menunjukkan keteguhan dan tekadnya untuk mengembalikan tatanan kehidupan manusia seperti sediakala. Dia berbicara dengan percaya diri, menyampaikan keyakinannya bahwa monster-monster tidak bisa memiliki tempat dalam dunia manusia dan harus dihilangkan.
Di sisi lain, Monster Demon King mengeluarkan raungan dan serangan yang mematikan. Meskipun Rianoir terluka dalam pertarungan, dia tidak menyerah dan terus melawan dengan gigih. Selama percakapan yang terjadi selama pertarungan, Monster Demon mencoba menggoda Rianoir dengan mengungkapkan niat jahat atau alasan di balik perubahannya menjadi monster.
Mereka berdua terlibat dalam pertukaran kata-kata yang intens, di mana Rianoir menyuarakan keinginannya untuk menghentikan monster-monster dan mengembalikan kedamaian, sementara Monster Demon King mencoba mempertahankan eksistensinya dan mempertanyakan motif Rianoir. mengejeknya sebagai pecundang yang tidak pernah bisa menyalahkan dirinya.
"Sebaiknya kamu menyerah kalah, dan bergabung denganku." Demon King mencoba mengajak kerjasama.
"Cuihhh! jangan bermimpi!"
Rianoir menghadapi Monster Demon King, suasana terasa tegang dan penuh kekhawatiran. Dia tidak mau goyah dengan segala rayuan dan tipu daya Demon King.
Meskipun Monster tersebut memiliki penampilan yang menyeramkan, dengan ukuran yang besar dan kekuatan yang menghancurkan. Namun, Rianoir tidak goyah dan bersiap untuk pertarungan yang akan semakin besar.
"Kamu hanya manusia hina, yang membuat para ahli tercoreng namanya. Kamu adalah kesalahan terbesar dalam ilmu teknologi!"
"Hahaha... Rrrrghhh! Aku adalah Demon King yang kuat dan tidak bisa dikalahkan. Apalagi hanya Hunter yang tidak seberapa kuat sepertimu. Errghh..."
Rianoir mungkin berusaha meyakinkan Monster Demon King bahwa perubahan yang dilakukannya adalah kesalahan dan bahwa ia harus kembali menjadi manusia. Sementara itu, Monster Demon King mungkin mencoba meyakinkan Rianoir bahwa kekuatan dan ambisi yang dimilikinya memberinya hak untuk memilih jalan yang diinginkannya.
"Ayahmu saja yang tidak berguna karena prinsipnya yang salah. Hahaha... dia terlalu naif dan berprinsip!"
Ketika Profesor Tiffalian mengungkapkan fakta ini, ia mungkin mengucapkan kata-kata yang penuh dengan kegembiraan jahat. Dia mungkin mengejek dan meremehkan ayah Rianoir, mengaitkan kegagalan penelitian ayahnya dengan kematian yang tragis. Dia merasa senang dan puas melihat Rianoir yang terpukul oleh pengungkapan ini.
__ADS_1
Wajah Rianoir memerah marah. Dia tidak terima dengan ejekan dari Demon King mengenai ayahnya.
"Kamu yang tidak berguna!"
Professor Tiffalian justru mengungkapkan hubungan pribadi yang rumit antara mereka berdua, yang ternyata memiliki keterkaitan yang mendalam dengan ayah Rianoir. Informasi baru yang ditemukan oleh Rianoir, bahwa ayahnya adalah teman seprofesi Profesor Tiffalian, menciptakan kebingungan, kemarahan, dan kesedihan di dalam dirinya.
Perkataan Profesor Tiffalian mencerminkan keangkuhan dan kebanggaan diri. Dia bahkan merendahkan ayah Rianoir tidak kompeten atau berpikiran sempit, dengan semua kesalahan ayahnya. Ini dijadikan sebagai bukti ketidakmampuan dan kelemahan keluarga Rianoir secara keseluruhan oleh Profesor Tiffalian untuk menyerang Rianoir secara mental.
Dia juga mengejek Rianoir dan mempertanyakan kemampuannya untuk melanjutkan warisan ayahnya guna mencapai apa pun yang diharapkan untuk kemajuan dan kekuatan dari keahlian dan keterampilan teknologi.
Apa yang dikatakan oleh Profesor Tiffalian ini menciptakan suasana tegang dan emosional antara mereka berdua. Rianoir terdorong oleh rasa amarah dan keinginan untuk membalas dendam atas kematian ayahnya, sementara Profesor Tiffalian tampak menikmati kekuasaan dan pengaruhnya atas Rianoir.
Pertukaran kata-kata mereka berdua menjadi puncak pertarungan antara kedua karakter dengan emosi yang terpancar dari kedua belah pihak.
Bagi Rianoir, situasi ini juga bisa menciptakan dilema moral. Dia harus memutuskan, apakah akan mempertahankan sikap pembalasan dendam atau mengendalikan emosinya untuk melanjutkan misinya dalam mengembalikan tatanan kehidupan manusia?
Apakah dia akan menghancurkan Profesor Tiffalian dan mengakhiri hidupnya sebagai monster, atau mungkin mencoba untuk menghadapi dirinya sendiri dan menemukan jalan yang lebih baik dalam menyelesaikan konflik ini?
Situasi ini menimbulkan banyak pertanyaan dan membutuhkan langkah-langkah lanjutan untuk memahami lebih dalam motif Profesor Tiffalian dan mengembalikan tatanan kehidupan manusia yang diinginkan oleh Rianoir sebagai seorang Hunter.
Apakah Rianoir akan melanjutkan perjuangannya untuk menghilangkan ancaman monster lainnya?
Bagaimana ia akan mengatasi rasa bersalah atau penyesalan yang mungkin timbul dari kematian Profesor Tiffalian nantinya?
Semua ini akan menjadi tantangan dan pilihan yang sulit bagi Rianoir saat ia melanjutkan perjalanan penuh aksi dan petualangan.
Akhirnya, Rianoir memutuskan untuk menyelamatkan kehidupan manusia dari berbagai ancaman yang ada pada Monster. Dia ingin memiliki kehidupan yang aman dan nyaman seperti dulu.
Crakk srakkk classs
Nguiinggg...
"Rasakan ini!"
Tag bug slasss
Krekkk craattt
"Errghh... Hahaha..."
Pertarungan yang panjang dan sengit, Rianoir tetap bersemangat dan mencari cara supaya berhasil menemukan kelemahan dari Demon King penjelmaan tersebut. Dia akhirnya mengambil kesempatan dan melancarkan serangan terakhir yang mematikan, menghancurkan monster tersebut dan mengakhiri ancamannya.
Slupppp
Srettt Slass
"Ahhhh.... Arghhh... Kauu..."
__ADS_1
Tarrr bommm
Dalam akhir pertarungan, Rianoir akhirnya mampu mengalahkan Monster Demon King, mengakhiri ancaman yang ditimbulkannya untuk tatanan kehidupan manusia.
Setelah berhasil mengalahkan Demon King, Rianoir memperoleh beberapa hadiah, kekayaan, dan kekuatan baru sebagai imbalan atas kemenangannya.
Warisan Keluarga
Setelah mengalahkan Demon King, Rianoir mendapatkan akses ke warisan keluarga yang terkait dengan ayahnya dan Profesor Tiffalian. Warisan ini bisa berupa pengetahuan, artefak, atau sumber daya yang berguna dalam perjalanan selanjutnya, termasuk laboratorium milik Profesor Tiffalian.
Ilmu dan Pengetahuan Baru
Dengan mengalahkan Demon King yang merupakan penjelmaan Profesor Tiffalian, Rianoir mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kekuatan magis, ilmu pengetahuan terlarang, atau penemuan yang dilakukan oleh ayahnya dan Profesor Tiffalian. Pengetahuan ini akan memperluas pemahaman dan keterampilan Rianoir dalam perjalanan berikutnya.
Kekuatan Spiritus
Kemenangan atas Demon King memberikan Rianoir akses ke kekuatan spiritus yang lebih dalam. Dia bisa mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi dengan roh-roh, memanipulasi energi spiritual, dan menguasai teknik-teknik yang terkait dengan spiritualitas yang lebih tinggi.
Peningkatan Kekuatan Fisik
Setelah melawan dan mengalahkan Demon King, Rianoir mengalami peningkatan kekuatan fisik dan ketahanan. Dia bisa mendapatkan kekuatan superhuman yang lebih besar, kecepatan yang lebih tinggi, dan daya tahan yang lebih baik, memungkinkannya untuk menghadapi ancaman yang lebih besar di masa depan.
Kekayaan dan Harta Karun
Demon King telah mengumpulkan kekayaan dan harta karun selama pemerintahannya yang jahat. Setelah mengalahkannya, Rianoir mendapatkan akses ke harta karun tersebut, seperti permata langka, artefak magis, dan sumber daya alam yang berharga. Kekayaan ini dapat digunakan untuk mendukung perjuangan Rianoir dalam mengembalikan tatanan kehidupan manusia.
Semua hadiah, kekayaan, dan kekuatan baru ini akan memberikan Rianoir sumber daya dan kekuatan yang lebih besar dalam perjalanan selanjutnya.
__ADS_1
"Aku akan menggunakan kekuatan dan kekayaan untuk perdamaian dan keamanan dunia manusia."