
Sebelum tidur, Rianoir dan Elara sering membacakan cerita kepada anak-anak mereka. Mereka memilih buku-buku petualangan atau cerita tentang dunia Hunter, menginspirasi anak-anak mereka dan memperluas imajinasi mereka tentang keadaan dan situasi petualang.
"Jadi, ayah dan ibu bertemu saat dalam keadaan bertarung?" tanya Reimon penasaran dengan kisah cinta kedua orang tuanya.
"Iya, sayang. Oh ya, besok kamu dan Reina mulai latihan ya." Elara memperingatkan anaknya dengan jadwal latihan yang sudah dibuat oleh suaminya.
Rianoir dan Elara, sudah memberikan jadwal untuk tetap melatih kemampuan bertarung anak-anak mereka. Selain anak-anak, mereka berdua juga ikut serta dalam latihan. Mereka akan bermain-main dengan senjata palsu atau menggunakan sihir simulasi untuk melatih keterampilan mereka.
"Asyik, Bu. Aku akan mengasah kemampuan sihirku." Reimon tampak antusias.
Rianoir dan Elara memang melibatkan anak-anak mereka dalam diskusi tentang dunia Hunter, monster, dan peran mereka dalam menjaga kedamaian. Ini mereka lakukan setelah menyadari kekuatan anaknya.
Mereka juga sering berbagi cerita serta pengalaman-pengalaman yang mereka miliki, dengan memberikan pengajaran tentang nilai-nilai penting seperti keberanian, keadilan, dan persatuan.
Kegiatan sehari-hari mereka mencerminkan hubungan mereka yang hangat, dukungan, dan kebahagiaan yang ada dalam keluarga Rianoir dan Elara. Mereka tidak hanya menjalani rutinitas sehari-hari, tetapi juga melibatkan anak-anak mereka dalam kegiatan yang membantu mereka tumbuh dan berkembang secara pribadi dan emosional.
Apalagi pada akhir pekan, keluarga ini sering pergi piknik ke tempat-tempat indah seperti pantai atau pegunungan. Mereka membawa bekal dan bersantai sambil menikmati alam bersama.
Makan malam juga selalu diusahakan menjadi waktu keluarga yang penting bagi mereka. Mereka berbagi pengalaman sehari-hari, membahas proyek sekolah, dan saling mendukung. Ini adalah waktu untuk saling terhubung dan merayakan kebersamaan mereka sebagai satu keluarga yang bahagia.
Dalam perjalanan latihan dan eksplorasi kemampuan anak-anak, Rianoir dan Elara menyadari bahwa setiap anak memiliki kekuatan uniknya sendiri.
Misalnya, Reimon. Sebagai anak laki-laki, dia bisa memiliki kemampuan mengendalikan elemen air, sementara kembarannya, Reina yang merupakan anak perempuan bisa memiliki kekuatan penyembuhan yang luar biasa. Rianoir dan Elara mengamati perkembangan kedua anaknya dengan bangga, dan siap mendukung anak-anak mereka dalam mengembangkan potensi mereka.
__ADS_1
Seiring berjalannya waktu, anak-anak mulai menguasai kekuatan mereka dan menjadi Hunter yang berbakat. Keluarga ini merayakan momen keberhasilan anak-anak dan mengapresiasi prestasi mereka. Mereka bekerja sama dalam misi melawan monster di dungeon, saling melindungi dan mendukung satu sama lain.
Situasi ini memberikan kesempatan bagi keluarga Rianoir dan Elara untuk semakin erat dan bersatu. Mereka belajar bagaimana menghormati dan mengelola kekuatan mereka, serta bagaimana menggunakan kemampuan mereka untuk kebaikan dan perlindungan orang lain.
Keluarga ini menjadi tim yang tangguh dan saling mendukung dalam perjalanan mereka sebagai Hunter.
"Itu yang kami harapkan darimu, Sayang. Kami sangat bangga dengan kalian dan kekuatan yang kalian miliki. Tetapi ingat, kekuatan datang dengan tanggung jawab besar. Gunakan kekuatan kalian dengan bijaksana dan selalu ingat nilai-nilai penting seperti keadilan, belas kasih, dan perlindungan terhadap mereka yang lemah."
Elara kembali memberikan nasihat kepada kedua anaknya yang sekarang ini sudah semakin mahir menggunakan keahlian yang mereka miliki.
"Itu benar, anak-anak. Kami akan selalu ada di sini untuk mendukung dan membimbing kalian dalam menggunakan kekuatan kalian dengan benar. Kita adalah keluarga, dan bersama-sama kita akan menjaga kedamaian dan kebahagiaan dalam dunia kita."
Rianoir ingin, mereka berdua bisa saling membantu dan mengkomunikasikan pentingnya penggunaan kekuatan dengan bijak kepada anak-anak. Rianoir dan Elara ingin memastikan bahwa anak-anak mereka memahami tanggung jawab yang datang dengan kekuatan mereka dan bahwa mereka harus selalu menggunakan kekuatan mereka untuk tujuan yang benar dan melindungi orang lain.
Jauh di luar jangkauan mereka, Demon King perwujudan dari Profesor Tiffalian yang telah hancur ternyata sedang berusaha untuk bermutasi menjadi salah satu makhluk hidup tak dikenal. Demon King mengumpulkan kembali Kekuatannya dengan bermeditasi untuk bisa mendapatkan kekuatannya lagi, yang kemungkinan jauh lebih besar dibandingkan yang dulu.
"Aku akan menghancurkan Hunter Rianoir! Aku bersumpah untuk anak turunnya juga!"
"Hahaha... tunggu waktu aku kembali, sedangkan kamu sudah tua dan tidak memiliki kekuatan apapun!"
Demon King tersebut bersumpah untuk menghancurkan Rianoir dan menguasai dunia manusia setelah dia berhasil kembali dengan kekuatan yang lebih besar.
Keberadaan Demon King yang bermutasi, membawa kembali ancaman yang mengkhawatirkan bagi keluarga Rianoir dan dunia manusia secara keseluruhan.
__ADS_1
Demon King sengaja mengisolasi diri dan bermeditasi di tempat yang tersembunyi, merangkul energi gelap untuk memulihkan kekuatannya yang hilang. Dia menunggu saat yang tepat untuk kembali dan melancarkan serangannya.
Setelah berhasil mengumpulkan kekuatannya, Demon King akan muncul dan memperlihatkan dirinya dengan mengumumkan maksud jahatnya kepada dunia manusia. Dia pasti akan berbicara dengan suara yang menggema dan penuh keangkuhan, menyombongkan kekuatannya yang telah kembali. Bahkan, kekuatannya jauh lebih besar dibandingkan dengan yang dulu sebelum hancur.
"Rianoir, dan para Hunter lain. Engkau dan kalian semua mungkin telah menghancurkan tubuh fisikku, tetapi kekuatanku tak terhentikan. Aku telah bermutasi menjadi makhluk yang tak dikenal, yang lebih kuat daripada sebelumnya. Kekuatanku kembali dan aku bersumpah untuk membalas dendam padamu dan menguasai dunia manusia! Hahaha..."
Demon King meyakinkan dirinya sendiri dengan melanjutkan perkataannya, yang ditujukan untuk mengancam Rianoir dan semua yang akan dia hadapi nanti.
"Tak ada yang bisa menyelamatkan kalian dari kehancuranku yang tak terelakkan. Aku akan menyebar kekacauan dan ketakutan di setiap sudut dunia manusia. Rianoir, keluargamu dan siapapun yang berani menghalangi jalanku akan dihancurkan tanpa ampun!"
"Rrrghhh... aku, Demon King Tiffalian, tidak akan terkalahkan!"
Waktu akan membawa Rianoir dan Elara dalam tantangan baru yang lebih besar dari sebelumnya. Mereka harus menghadapi kebangkitan yang tak terduga dan berusaha melindungi keluarga dan dunia manusia dari ancaman Demon King yang kembali dengan kekuatan yang lebih besar.
Meskipun Demon King telah dihancurkan sebelumnya, kemampuannya untuk bermutasi dan mengumpulkan kekuatan kembali menjadi ancaman yang nyata. Dan tanda-tanda itu sedang diteliti oleh para ahli, meskipun tidak diketahui keberadaan Demon King yang sebenarnya.
"Benarkah ada Monster yang bermutasi?" tanya Elara dengan wajah cemas.
"Ya, aku mendengarnya. Dan aku juga merasakan kekuatan besar, yang akan segera datang. Kita harus waspada." Rianoir membenarkan pertanyaan istrinya.
Ketika berita tentang reinkarnasi dan pengumpulan kekuatan Demon King mencapai pendengaran Rianoir dan Elara, mereka merasa terkejut dan khawatir. Mereka menyadari bahwa mereka harus menghadapi ancaman baru yang lebih kuat dari sebelumnya.
Tapi Rianoir dan Elara percaya, jika kekuatan mereka dengan niatan yang baik serta dukungan dari kedua anak-anak, Demon King bisa ditaklukkan oleh mereka semua.
__ADS_1
Intinya, mereka harus bersatu untuk memperjuangkan kebahagiaan dan kesejahteraan dunia dengan terus berjuang melawan para Monster-monster yang bersembunyi dibalik Dungeon.