Menemukan Cahaya Di Dunia Yang Gelap

Menemukan Cahaya Di Dunia Yang Gelap
Memperdalam pertemanan dan Petualangan di awan sore Bandung


__ADS_3

Raka terus memutar-mutar kejadian semalam dalam pikirannya. Ia terkejut saat Maya mendekatinya dan menciumnya lembut di bibir. Tapi, meski merasa sedikit bingung, ia juga merasa bahagia dan terharu. Ini adalah momen yang tidak akan pernah terlupakan dalam hidupnya.


Apa lagi saat ini Raka sedang berada di rumah maya ini adalah keberuntungan buat Raka .


Raka merasa bingung dan takut, bagaimana jika orang-orang mengetahui bahwa ia telah memiliki hubungan dengan seseorang yang lebih tua darinya. Ia tahu bahwa perbuatan itu salah dan melanggar hukum. Namun, ia tak bisa menahan perasaannya terhadap Maya yang telah membuat hatinya berdebar-debar sejak pertama kali bertemu. Raka berjuang dengan dilema batinnya, antara ingin bersama Maya tetapi juga merasa takut dan tidak pantas untuk melanjutkan hubungan mereka.


Dalam hati, Raka berjanji untuk berbicara dengan Maya tentang perasaannya. Ia ingin memastikan bahwa mereka berada pada halaman yang sama dan memiliki pandangan yang sama tentang hubungan mereka. Dengan tekad bulat, Raka bangkit dari tempat tidurnya dan bersiap untuk menghadapi hari yang baru. Ia siap untuk mengambil langkah selanjutnya dan mengejar cinta yang sebenarnya.


Walau terdengar ambigu dan seperti Cinta monyet , tetapi raka mempercayai kalau itu yang membuat dia berubah


Setelah mandi, Raka pergi ke ruang makan dimana ia melihat Maya sedang mempersiapkan sarapan. Mamah Maya juga sudah menyiapkan makanan untuk Raka. Meskipun hatinya masih berat, Raka mencoba untuk tersenyum dan berbicara dengan Maya seperti biasa.


"Mamah Maya sudah menyiapkan makanan untuk saya, terima kasih ya," ujar Raka


Setelah sarapan, Maya dan Raka pergi berjalan-jalan di sekitar Bandung. Maya membawa sepedanya, sementara Raka berjalan di sampingnya. Mereka melewati taman-taman yang indah dan menikmati pemandangan kota Bandung yang ramai.


Raka dan Maya saling berjalan sambil merenungkan keheningan di antara mereka, terus memikirkan momen yang terjadi semalam. Raka merasa gugup dan tidak tahu harus berkata apa, sementara Maya tampaknya merasa canggung dan ragu-ragu. Dalam keheningan tersebut, mereka mencoba untuk mengekspresikan perasaan mereka secara tidak langsung melalui tatapan dan senyuman.


Akhirnya, Maya memecahkan keheningan tersebut dengan lembut menepuk lengan Raka dan berkata, "Kita bisa menjadi teman baik, kan?" Raka tersenyum lega, merasa kegelisahan di dadanya hilang dan percaya bahwa mereka bisa membangun hubungan persahabatan yang kuat dari pada harus memikirkan cinta monyet.


Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan kembali setelah awalnya mereka cangung tetapi sekarang mereka kembali normal , banyak yang di lakukan oleh mereka dari melihat gua belanda , berkeliling gedung sate dengan sepeda dan makan jajanan yang khas dari bandung . tak terasa mentari mulai terbenam dan raka ingin berpamitan karena tas dia masih ada di penginapan


Maya terlihat sedih mendengar Raka berpamitan tetapi mau gimana lagiĀ  , sebelum pulang Raka berpelukan sejenak dengan maya


Raka merasakan kehangatan yang tidak pernah dia temukan , setelah berpelukan cukup lama akhirnya Raka berpisah dengan Maya dan mulai mencari trasportasi untuk menuju ke Penginapan yang raka pesaan waktu itu , dan Raka hanya memesan selama 2 hari saja karena dia tak mau lama lama memesan penginapan.


Setelah mencari cukup lama akhirnya raka mendapatkan transportasi ojek ,

__ADS_1


"Tuan, kembali ke penginapan dulu?" tanya tukang ojek tersebut.


"Tidak, bisa kita keliling sebentar lagi? Saya ingin menikmati sore Bandung," jawab Raka.


Tukang ojek itu tampak sedikit terkejut dengan permintaan Raka. Namun, akhirnya ia menyetujui permintaan tersebut.


"Baiklah, tuan. Ayo kita jalan-jalan sebentar lagi," ujar tukang ojek tersebut.


Raka merasa senang mendapat kesempatan untuk mengeksplorasi kota lagi. Mereka melintasi jalan-jalan kecil yang ramai dengan pengunjung dan kendaraan. Raka merasakan keindahan kota Bandung saat matahari mulai terbenam. Ia melihat bagaimana warna-warni cahaya matahari memantulkan keindahan kota ini.


Tiba-tiba, tukang ojek mengajak Raka ke sebuah kafe kecil di pinggir jalan. Kafe itu terlihat unik dengan suasana yang nyaman dan tenang.


"Bagaimana kalau kita mampir sebentar ke kafe ini, tuan? Tempat ini cukup terkenal dengan makanan mereka," ujar tukang ojek itu.


Raka setuju dan mereka masuk ke kafe tersebut. Di dalamnya terlihat ramai dengan pengunjung yang menikmati kopi dan makanan ringan. Mereka memesan makanan yang terkenal di cafe ini dan duduk di salah satu meja. Raka merasa senang bisa menikmati suasana kafe yang berbeda dari penginapannya.


Namun, di tengah keasyikan menikmati kopi, Raka melihat seorang gadis cantik yang duduk di meja di sebelahnya. Ia merasa familiar dengan gadis itu. Tiba-tiba, gadis itu melihat ke arah Raka dan tersenyum.


Raka merasa kaget. Ia tidak menyangka bisa bertemu dengan Maya lagi di kafe ini. Ia tidak tahu apa yang harus ia katakan.


"Hai, Maya. Ya, aku kembali karena ojek yang membawa ku ke penginapan menyarankan cafe ini ," jawab Raka.


Maya tertawa. "Kamu selalu terlihat kaget ketika bertemu denganku, hahaha , aku di cafe ini juga ingin memesan makanan untuk mamah ku karena hari ini dia tidak membuat makanan untuk aku."


Raka tersenyum


Maya mengajak Raka untuk duduk bersama. Mereka melanjutkan obrolan seperti biasa. Namun, kali ini, suasana terasa lebih canggung setelah apa yang terjadi malam sebelumnya.

__ADS_1


Raka merasa tidak nyaman dan tidak tahu apa yang harus ia katakan. Ia berusaha mengalihkan pembicaraan ke topik-topik lain, tetapi pikirannya selalu kembali


Detelah cukup lama mengobrol tukang ojek yang raka pesan untuk segera menuju penginapan karena hari semakin gelap .


akhirnya Raka berpamitan dengan Maya kembali dan melanjutkan perjalanan , Raka berpikir bahwa kota bandung semakin malam semakin ramai , dan melamun tentang gimana dia setelah lulus sd pindah kebandung saja biar dekat dengan maya .


Lamunan Raka pecah ketika tukang ojek yang mengantarkan raka memberitahu kalau kita sudah sampai di penginapan . lalu raka memberi uang 70 ribu untuk biaya ojek nya karena dia sempat berputar putar terlebih dahulu dan istirahat sejenak di cafe .


raka memasuki penginapan dan mencari kamar yang ia pesan . setelah sampai lalu raka rebahan di kasur dan membuka seluler untuk memeriksa messenger , setelah ia membuka messenger dia memberitahukan kepada maya bahwa dia sudah sampai di penginapan .


Tak lama menunggu tiba tiba terdengar suara notifikasi ternyata buka dari maya melainkan dari Vhionita , dia mentanyakan apakah hari ini Raka bisa online atau tidak karena team Vhionita membutuhkan bantuan untuk melakukan penaklukan boss dan reward nya di bagi dengan rata .


Raka membalas dengan cepat bahwa dia bisa online tetapi dia butuh waktu untuk pergi kewarnet karena dia tidak mempunyai laptop atau komputer saat ini .


Lalu Vhionita mengsetujui , tidak lama Maya membalas pesan nya rasa syukur kalau Raka sudah di penginapan , dan memberitahu ke Raka hari ini dia akan ada acara keluarga dan ayah nya sudah pulang dari luar kota .


Raka menghela nafas karena kalau dia masih di sana mungkin akan di tanyakan kepada bapaknya Maya .


Setelah Raka mempersiapkan diri untuk menuju ke warnet , dia membawa tas nya karena takut nanti dia akan tidur di warnet dan bangun rada siang , sehingga akan di mintai duit tambahan karena kita akan menambah waktu penginapan .


Raka mulai mencari transportasi ke warnet yang ia ketahui di sekitar terminal dago , setelah berjalan cukup jauh dari hotel ternyata dia menemukan warnet yang jauh lebih baik dari warnet yang ia temukan di sekitaran teriminal dago .


walau pun harga nya jauh lebih mahal dari sebelum nya tertapi tidak apa karena kualitas warnet disini bagus dan ber ac .


setelah raka menyalakan pc tersebut lalu dia membuka messenger terlebih dahulu raka beritahu Maya kalau malam ini dia akan bermain game semalaman .


Raka di omeli habis habisan karena takut barang berharga hilang karena Raka kelelahan dan tertidur saat bermain game .

__ADS_1


Saat Raka meyakinkan kepada Maya dan dia membutuhkan uang untuk alasan pulang akhirnya Raka di izinkan bermain semalaman .


Raka sangat senang dengan izin yang di berikan oleh Maya . Raka tau kalau dia itu dengan Maya itu hanyalah teman tetapi raka memiliki persaaan aneh bersama Maya..


__ADS_2