
Hari itu, Raka duduk di kamarnya, menatap layar seluler yang menampilkan daftar tempat wisata di Bandung. Ia merasa senang karena liburan kelas sudah semakin dekat dan ia punya rencana untuk menghabiskan waktu liburannya di kota itu. Ia mulai menyusun rencananya, mencatat semua tempat wisata yang ingin ia kunjungi dan budget yang akan ia habiskan, karena dia sudah menyiapkan duit yang dia hasilkan dari bermain game untuk melakukan perjalan kebandung .
Setelah selesai menyusun rencana, Raka melihat ke arlojinya dan menyadari bahwa sudah waktunya untuk makan siang. Ia turun ke dapur dan melihat ibunya sedang memasak. Ibu Raka menyapa anaknya dengan senyuman.
"Kamu lagi sibuk ya, Nak?" tanya ibu Raka.
"Iya, aku lagi merencanakan liburan ke Bandung," jawab Raka.
"Ke Bandung? Kamu mau pergi sendirian?" tanya ibu Raka cemas.
"Enggak kok, aku sama orang tua teman-temanku, aku tau ibu tidak bisa kesana karena sibuk, dan aku akan menaiki mobil pribadi dari orangtua temen mah, jadi tidak usah pikirin biaya untuk kesana " jawab Raka dengan cepat, berbohong agar ibunya tidak khawatir.
Ibu Raka masih terlihat ragu, tetapi Raka berhasil meyakinkannya bahwa semuanya akan baik-baik saja. Setelah makan siang, Raka kembali ke kamarnya .
Beberapa hari kemudian, nilai ujian akhir Raka diumumkan. Ia merasa senang dan lega ketika melihat nilai-nilai yang ia dapatkan, karena nilainya membaik dari sebelumnya. Ia merasa semakin termotivasi untuk terus belajar dan meningkatkan prestasinya.
Raka pun menyiapkan segala sesuatunya dengan baik, termasuk tiket kereta dan akomodasi di Bandung. Serta mencatat semua kegiatan yang ia ingin lakukan saat di bandung dia ingin memastikan bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar.
dia menuju ke stasiun gambir untuk melakukn perjalanan kebandung , dia bersama teman onlinenya yang sudah dewasa kebetulan dia ingin kebandung juga , dan karena tidak mungkin kalau dia menaiki kereta luar daerah seorang diri
setelah sampai di stasiun bandung raka menuju tempat penginapan yang sudah di pesan oleh dirinya mengunakan atas nama teman nya itu . setelah semua di bantu oleh teman nya itu , ia berterimakasih kepada teman nya . dan temannya berkata hati hati di bandung jangan terlalu percaya dengan orang baru di kenalnya .
Dan teman nya pergi meningalkan kamar , lalu raka memberitahu kepada maya kalau dia sudah sampai di bandung , dan Maya mentanyakan kita akan bertemu dimana , raka menjawab di cafe pertama kali bertemu
Raka menyiapkan diri untuk bertemu Maya dan mencari ojek yang bisa mengantarkan dia ke cafe tersebut . setelah menemukan ojek yang mau ingin mengantarkan dia ke cafe itu raka langsung berangkat menuju cafe tersebut .
__ADS_1
Setela mereka bertemu di cafe yang telah di janjikan mereka berdua sepakat untuk menikmati indahnya kota Bandung dengan mengunakan sepeda Maya bawa dari rumahnya , mereka berkeliling di kota yang dipenuhi oleh bangunan tua dengan arsitektur khas kolonial Belanda dan juga wisata alam yang menakjubkan. Maya menunjukkan tempat-tempat favoritnya dan memberikan penjelasan sejarah singkat tentang tempat tersebut.
Raka merasa sangat nyaman berada di samping Maya, meskipun mereka baru saja bertemu beberapa waktu yang lalu. Maya terlihat sangat ceria dan energik, seakan tak kenal lelah mengajak Raka jalan-jalan.
Namun, di tengah-tengah perjalanan mereka, sepeda milik Maya tiba-tiba mengalami kerusakan. Maya terlihat khawatir dan tidak tahu harus berbuat apa.
Setelah melihat kerusakannya Raka menghela nafas ternyata rantainya yang keluar dari gear sepedanya
"Jangan khawatir, Maya. Biarkan aku yang memperbaikinya," kata Raka dengan penuh percaya diri.
Maya tersenyum dan berterima kasih. Raka segera memasang kembli rantai ke dalam gear sepeda maya Tidak butuh waktu lama, sepeda itu berhasil diperbaiki dan mereka bisa melanjutkan perjalanan.
Setelah seharian mengelilingi kota, Maya menyaran kan untuk berkunjung kerumahnya dan mungkin menginap di rumah nya
lalu raka mengjawab ajakan itu dan mereka pergi kerumah Maya dengan sangat cepat karena malam hari akan tiba , setelah 15 menit perajalan akhirnya Raka dan Maya sampai di rumah maya .
Raka mempercepat langkahnya menuju rumah Maya, hatinya berdegup kencang. Ini pertemuan kedua mereka setelah beberapa bulan yang lalu Raka ke Bandung untuk bertemu pertama kali dengan Maya . Tapi hari ini akan berbeda, hari ini dia akan bertemu dengan ibu Maya.
Tak lama kemudian, Raka tiba di depan rumah Maya, raka melihat bahwa maya sedang memasukan sepeda nya , raka ingin mengetuk pintu rumah nya , Tetapi tiba tiba pintu terbuka dan di hadapannya terlihat seorang wanita yang cantik dan tersenyum ramah, ibu Maya.
"Mama, ini Raka,dia dari jakarta , orang tuanya sedang sibuk di bandung jadi dia akan menginap disini , boleh kan ya mah ?" Maya memperkenalkan Raka pada ibunya serta bertanya izin nya untuk menerima Raka untuk menginap di sertai dengan senyum lebar.
Raka memberi hormat pada ibu Maya dan tersenyum. dan ibu maya mengizinkan nya dan bilang untuk tidur di kamar tamu yang tersedia di rumah nya . Mereka masuk dan kemudian duduk dan mulai mengobrol santai.
Saat ibu Maya pergi ke dapur untuk menyiapkan minuman untuk mereka, Maya mendekati Raka dan bilang untuk menutup matanya , Raka bingung kenapa dia harus menutup matanya tetapi dia melakukan apa yang maya suru , tiba-tiba menciumnya. Raka terkejut, tapi juga senang dan membalas ciuman itu dengan lembut.
__ADS_1
"Ini untuk menghentikan perasaanmu yang khawatir, dan sebagai terimakasih karena udah kebandung untuk kedua kalinya" ujar Maya seraya tersenyum manis.
"Ini untuk menghentikan perasaanmu yang khawatir," ujar Maya seraya tersenyum manis.
Raka tersenyum bahagia karena dia tak menyangka bahwa dia akan di cium oleh Maya , tak lama ibu raka kembali dengan membawa makanan dan sebuah baju , dan mengatakan bahwa setelah makan Raka harus mandi dan tidur , karena pasti capai seharian , lalu Raka makan bersama dengan mama nya Maya , Setelah mereka mengobrol , dan raka menceritakan bagaimana dia ketemu maya .
Setelah mengobrol cukup lama ternyata hari ini ayahnya maya tidak di rumah untuk beberapa hari karena perkejaan di luar kota , dan maya adalah anak kedua . kakanya sudah tidak di bandung karena sudah berkerja di luar bandung . dan banyak obrolan yang lainnya , ibu maya melihat jam sudah menujukan pukul 8 malam , dan menyuruh raka mandi dan bergegas tidur .
Raka segera menuju kamar mandi untuk madi , setelah mandi Raka menuju kamar yang di berikan kepada ibu Maya . setelah sampai di kamar dia duduk di kasur dan memikirkan kejadian tadi , Raka tidak percaya bahwa maya berani menyium dia saat ibunya tidak ada .
Tiba tiba ada ketukan pelan dari luar pintu , dan mengatakan kalau dia maya dan ingin masuk untuk mengobrol dengan raka . lalu raka menjawab "silahkan masuk maya tidak di konci kok " dengan suara patah patah . lalu Maya masuk , Maya sangat cantik mengunakan baju tidur
Raka mendengar itu deg deg an , karena Raka takut bahwa ibu maya datang dan memarahi dia jika berdua bersama nya .
setelah maya masuk dan duduk di kasur di samping raka , tak lama maya membuka percakapan nya , "jujur , kamu kesini tidak sama orang tua kan raka ? " ucap maya dengan sedikit menujukan expresi marah .
Raka kaget dia mengetahui bahwa dia pergi sendirian lalu ia menjawab "iya , Maya maaf ya karena aku pengen ketemu kamu sehabis ujian kenaikan sekolah dan orang tua ku sibuk sekali "
lalu Maya mencubit idung Raka dan berkata "ih , kok kamu berani banget . kalo waktu pertama kali kalau itu bukan perempuan beneran gimana , atau mungkin aku orang jahat yang bisa aja menculik kamu "
"ya aku percaya kalau kamu itu baik dan tidak berbohong , makanya aku berani datang kebandung untuk ketemu pertama kali nya " ucap raka dengan malu malu...
Setelah jawaban itu Maya memeluk Raka , Raka tau apa yang harus di lakukan karena insting, ia menutup matanya lalu Maya mencium bibir Raka . lalu Raka tak sadar membalas ciuman itu . cukup lama kira kira 3 mnit mereka berciuman .
Setelah itu maya menghentikan ciuman itu dan berkata dengan lembut " itu hadiah kedua buat kamu Raka , karena kamu percaya sama aku dan kamu juga berubah menjadi anak yang baik " dan perlahan berjalan menuju pintu keluar ...
__ADS_1