
Raka merasa bahwa ujian kali ini sangat penting, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk membanggakan keluarganya. karena beberapa minggu kemarin raka telah mengecewakan orangtuanya , Ia pun memutuskan untuk belajar dengan tekun dan rajin. Setiap hari setelah pulang sekolah, Raka menghabiskan waktu berjam-jam belajar di kamar. Ia memperdalam materi-materi pelajaran yang diajarkan di sekolah, dan mencari referensi tambahan dari internet.
Meskipun kadang-kadang Raka merasa lelah dan frustrasi karena tidak bisa memahami beberapa konsep pelajaran, namun tekadnya untuk berhasil tetap terus menyala. Ia juga senantiasa meminta dukungan dan doa dari temen temen online game nya , termasuk Maya.
Dalam setiap pesan yang dia kirimkan kepada Maya, Raka selalu mengatakan tentang perjuangannya untuk belajar dan ujian yang akan segera dihadapinya. Maya selalu memberikan semangat dan dukungan untuk Raka, dan hal itu membuat Raka semakin yakin dan percaya diri.
Akhirnya, hari ujian pun tiba. Raka menatap kertas soal di depannya dengan serius. Hari ini adalah hari ujian sekolah dan ia harus menunjukkan prestasinya. Ia merasa tegang dan fokusnya terarah pada soal-soal yang ada di depan matanya. Setiap kali ia menemukan jawaban yang tepat, hatinya berdegup kencang. Ini adalah saat yang ditunggu-tunggu, saat untuk membuktikan dirinya kepada orang-orang di sekelilingnya.
Namun, pikiran Raka masih sempat terlintas ke sosok Maya. Ia memikirkan apakah Maya sedang melakukan ujian juga di sana , . Atau mungkin ia sedang bersantai di rumahnya dengan bermain game online ? Raka menggelengkan kepala untuk mengusir pikiran-pikiran tersebut dan fokus kembali pada soal-soal di depannya.
Tiba-tiba, bel sekolah berbunyi, mengindikasikan waktu ujian pertama telah habis.
Raka mengumpulkan kertas jawabannya dan keluar dari ruangan ujian dengan perasaan lega. Ia melihat ke atas dan tersenyum ketika melihat sinar matahari yang terang bersinar di langit.
Dia pun memutuskan untuk pulang kerumah , sebelum ia pulang kerumah dia memberi kabar dengan maya bahwa dia sudah melakukan ujian pertama , lalu maya membalas dengan kata selamat semoga besok bisa mengerjakan yang lain .
Ujian di adakan selama 3 hari , Raka harus belajar 3 hari penuh untuk mendapatkan nilai yang bagus , setidakny tidak turun dari kkm .
Setelah sampai rumah Raka langsung fokus dengan ujian besok. tanpa sadar dia tertidur karena merasa lelah .
__ADS_1
Pagi pun tiba , Alaram dari seluler nya membangunkan dia , dia sangat terkejut bahwa dia tidur saat belajar . dia bergegas mandi dan berangkat sekolah .
Setelah berjalan menuju ke sekolah , dia masuk keruangan untuk melaksanakan ujian hari kedua ,Saat bel masuk berbunyi, Raka menarik napas dalam-dalam dan menghela napas panjang. Dia mengepalkan tangan dan menghampiri meja ujian. Dengan tenang, dia membuka kertas soal dan mulai menjawabnya satu per satu.
Saat ia membuka soal nomor 10, ia terkejut melihat soal tersebut cukup sulit dan memerlukan konsentrasi yang tinggi untuk bisa menjawabnya dengan benar. Raka menarik napas dalam-dalam dan mencoba untuk tenang. Dia membaca soal tersebut secara perlahan dan berusaha untuk mencari solusinya.
Setelah beberapa menit, Raka berhasil menyelesaikan soal nomor 10. Dia merasa lega dan bersemangat untuk menjawab soal-soal berikutnya. Saat ia menyelesaikan ujian hari kedua dan meninggalkan ruangan, ia merasa puas dengan apa yang ia kerjakan.
Sesampainya di luar sekolah, Raka segera menghubungi Maya dan memberitahukan bahwa ujian sudah selesai. Maya merespons dengan senang hati dan mengucapkan selamat. Raka merasa bahagia dan lega bahwa ia bisa menyelesaikan ujian dengan baik.
Tiba-tiba, Raka merasa lapar dan menginginkan sesuatu untuk dimakan. Dia pun memutuskan untuk pergi ke warung di dekat sekolah dan membeli makanan. Setelah membeli makanan, ia pun pulang ke rumah dengan perasaan lega dan senang.
Di rumah, Raka merasa lelah dan langsung menuju ke kamarnya untuk beristirahat.
Sinar matahari menyinari tepat di muka raka , raka terbangun dan bersiap untuk kesekolah , karena hari ini adalah hari terakhir dia mengerjakan ujian sekolah .
Setelah Raka selesai mempersiakan untuk berangkat sekolah , raka berangkat kesekolah bersama ayahnya karena ayah nya hari ini juga searah dengan sekolahnya raka .
tidak lupa sebelum Raka berangkat Raka memberi ucapan selamat pagi kepada maya di mesenggernya dan mengatakan kalau dia hari ini hari terakhir dia ujian . tak lama kemudian Maya membalasnya dan memberikan semangat untuk Raka .
__ADS_1
Raka setelah sampai di sekolah , raka berlari menuju ruangan ujian yang dia tempati , tak lama bel berbunyi menandakan ujian akan di mulai , lembar jawaban dan soaln telah di bagian dia terus memperhatikan soal ujian dengan sungguh-sungguh, berusaha mengingat semua materi yang telah dipelajari selama ini. Setelah selesai mengerjakan soal, dia merasa lega dan senang. Tapi tidak ada waktu untuk bersantai, karena sudah merencanakan pergi ke Bandung setelah ujian selesai.
Raka merasa lega dan bahagia setelah menyelesaikan ujian terakhirnya. Dia memeluk buku-buku pelajarannya dan tersenyum, merasakan perasaan bangga atas usaha kerasnya selama ini.
Tiba-tiba, sebuah pesan masuk ke ponselnya. Raka membuka aplikasi messenger itu dan melihat nama pengirimnya: Maya. Dia tersenyum lebar dan dengan cepat membalas pesan tersebut.
"Mau ke Bandung lagi setelah ujian?" tanya Maya.
Raka kaget gimana Maya tau kalau dia ingin ke bandung .
Raka membalas dengan semangat. "Iya, aku ingin kembali ke Bandung bersama keluarga dan menghabiskan waktu bersama kamu. Apa kamu bisa mengajakku mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah aku lihat sebelumnya?"
Tentu saja raka menjawab nya dengan berbohong karena mungkin kalau dia bicara jujur kalau dia kebandung sendiri pasti akan marah Maya .
Maya tersenyum di sisi lain layar. "Tentu saja, Raka. Aku akan membawamu ke tempat-tempat yang indah dan seru di Bandung, tetapi apa orang tua mu akan sibuk saat kamu liburan ? "
Raka membalas " tentu saja , mereka pergi ke bandung untuk menemui keluarga besar ku di dago karena ada sesuatu yang harus di bicarakan ." lagi lagi raka berbohong ...
Raka merasa senang dan semakin bersemangat untuk pergi ke Bandung setelah mendapat kabar dari Maya. Dia tahu bahwa perjalanan ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan dan dia berharap bisa membuat kenangan yang manis bersama dengan Maya.
__ADS_1
Tetapi satu sisi Raka harus membuat alasan untuk orang tuanya tidak khawatir
Raka merenung sejenak, memikirkan rencana untuk pergi ke Bandung. Ia tak ingin memberitahu ibunya tentang perjalanannya karena khawatir sang ibu akan merasa cemas dan khawatir. Akhirnya, ia memutuskan untuk berbohong dan mengatakan bahwa ia akan pergi bersama teman-temannya. Raka mempersiapkan semuanya dengan baik dan menyembunyikan fakta bahwa ia akan pergi sendirian ke Bandung. Ia tahu bahwa ia harus berhati-hati agar rencananya tidak terbongkar.