Mengapa Aku...?

Mengapa Aku...?
Bab. 12


__ADS_3

Kayla terkejut mendengar tuduhan Arsy,Rendra juga terkejut Arsy menuduhnya menghamili Kayla


Rendra "kamu apaan sih yang nuduh aku kaya gituh, mana mungkin aku kaya gituh, kita berdua aja ga pernah melakukan hubungan kaya gituh..! "


Arsy "tapi siapa yang tau, kalian bareng-bareng terus kamu jadi tergoda"


Rendra "ya Allah... Kamu...


Kayla " Stop.... Berhenti.... Kalian jangan berantem gara-gara aku"


Arsy dan Rendra langsung diam


Kayla " Rendra bukan bapak dari anak ini" Ucap Kayla sambil terisak


Rendra " Lalu siapa Kay, kita harus minta pertanggungjawaban dia, dia harus nikahin kamu"


Kayla "gue ga cinta sama dia, gue ga mau nikah sama dia"


Arsy "kalo kamu ga cinta,gimana caranya kamu bisa hamil Kay... "


Kayla "waktu pulang dari puncak malem-malem aku di sekap di salah satu vila di puncak, dan aku di perkosa lebih dari sekali" Lalu Kayla menangis sejadi-jadinya


Rendra dan Arsy langsung lemas mendengar nya, Rendra juga marah...


Rendra "aku inget Kay, jadi waktu itu kamu ngilang, waktu kamu bilang kamu sakit itu boong, dan sebenernya kamu di sekap orang itu...? " Ucap Rendra dengan penuh amarah


Kayla mengangguk sambil menangis


Arsy "kenapa kamu ga lapor polisi Kay... "


Kayla "aku ga mau orang-orang tau, terutama ibu... Ibu pasti terluka, ibu pasti sedih...!

__ADS_1


Rendra kesal dan mengacak-acak rambutnya


Arsy " Maafin gue yah Kay, gue udah nuduh loh...!


Kayla cuma mengangguk sambil menangis, lalu Arsy memeluknya


Rendra " Kita harus gimana Kay, gimana caranya ngasih tau ibu Kay...? "


Kayla "jangan kasih tau ibu Dra... Gue mohon"


Arsy " Tapi nanti semakin lama perut mu akan semakin membesar Kay... "


Kayla "gugurin aja" Ucap Kayla datar


Arsy dan Rendra terkejut mendengar nya


Rendra "ya Allah Kay dosa.... Kay...ga boleh Kay... "


Kayla kembali menangis


Arsy "iyah Kay... Maafin kita... "


Kayla "udah lah, ini semua bukan salah kalian"


Rendra " Kay.... Mendingan sekarang kamu sama Arsy tidur aja di kamar aku tidur di sofa, dan ingat kamu jadi ngelakuin macem-macem, jangan berpikir buat gugurin kandungan kamu..."


Arsy mengantar Kayla ke kamar, tapi tidak lama kemudian Arsy keluar dari kamar dan menemui Rendra


Arsy "maafin aku yah yang, tadi udah nuduh kamu"


Rendra "udah lah... Yang"

__ADS_1


Arsy "yang aku rasa, Kayla tau siapa yang perkosa dia, maksud aku dia kenal orang itu"


Rendra "ga tau lah yang... Aku jadi pusing, Kayla itu udah aku anggap kaya sodara sendiri, dan ibunya udah kaya ibu aku sendiri", aku ga bisa ngebayangin, kalo ibu tau apa yang terjadi sama Kayla...


Arsy "Tapi yang, kita juga ga bisa ngebiarin Kayla hamil tanpa suami, dan bayi itu lahir tanpa seorang ayah"


Rendra "ya terus kita harus gimana yang... "


Arsy "aku ikhlas ko yang, kalo kamu mau nikahin Kayla, Kayla juga udah aku Anggap kaya sodara aku, aku sayang sama dia,dia juga ga bakal kaya ginih kalo waktu di puncak kita ga egois mentingin kita berdua yang asyik pacaran.. "


Rendra "tapi yang...! "


Tiba-tiba Kayla datang "aku ga mau...., aku ga mau kalian ngorbanin perasaan karena aku, aku ga mau Rendra ngorbanin dirinya demi aku"


Arsy mendekati Kayla "tapi Kay nanti kamu akan jadi bahan cemoohan orang karena hamil tanpa suami"


Kayla "terus kalian menderita harus berpisah, karena ga mau aku di cemooh orang"


Arsy dan Rendra hanya bisa diam


Kayla " Gue udah mutusin,gue bakal bakal membesarkan anak ini, walaupun tanpa suami, gue ga perduli orang mau bilang apapun sama gue...soal ibu gue nanti gue pikirin cara, buat ngomong "


Rendra "kamu yakin Kay dengan keputusan kamu...? "


Kayla "yakin dra... "


Rendra "apa kamu ga punya niat, untuk menuntut tanggung jawab pada laki-laki itu"


Kayla "ga sudi... Ga akan pernah Dra.. "


Rendra " Kalo kamu butuh apa-apa, apapun Kay... Ngomong ke gue ataw Arsy"

__ADS_1


Arsy " Iya Kay, aku siap bantu..."


Bersambung...


__ADS_2